Saya sependapat dgn rekan harnanto klo software adalah "sekedar" alat bantu saja. Masalah apa merk dagang software tersebut adalah masalah "selera" si pemakai; juga tergantung pada metode recovery. Saya pernah melakukan apa yg dikatakan oleh rekan harnanto dibawah yaitu dgn menjadikan slave hard disk yg sudah terformat/terhapus, tingkat keberhasilannya cukup tinggi dibandingkan dengan menjalankan s/w recovery tsb di hard disk yg bermasalah.
Saya memakai ontrack easyrecovery professional edition cukup bagus, pernah ada pengalaman saya memformat hard disk yg didalamnya terdapat file2 penting: .doc, .xls, .mp3, .pst(yg ini hampir 1.8gb) semuanya dapat ter-cover dengan baik tuh... Jadi kita nggak bisa bilang klo produk A lebih bagus dari B, tergantung "selera" kita dan yg pas buat kebutuhan kita... Nggak ada s/w yg 99,99% bagus u/ me-recover apalagi... FREE!! Pasti ada suatu "resiko" yg harus kita tanggung Semoga membantu -----Original Message----- From: Harnanto [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Wed, 22 Sep 2004 09:04:19 +0700, Wishnu Prasasti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > jadi ogut tuh > rada kurang percaya ama kehandalan si Ontrack punya software ini, abis > masa' file yg baru aja kedelete langsung rusak padahal belon ngapa2in, > gw belon kopi file apapun, gw belom restart tu kompie tapi hasilnya > koq rusak, bayangin itu baru text file, gimana kalo yg direcover tu > file mp3, avi, jpg, dll apa ngga labih bapuk lagi tuh hasil > recovernya, kesel banget ane ama tuh software bapet! nah rekan2 > sekalian ada yang bisa kasi masukan gak software Recovery/disaster > yang terbaik dari yang pernah ada didunia IT ini? yang kalo merecover > data bisa 99,99% datanya bagus nggak rusak gitu, ada nggak?? tulungin > dunk please!! Thank u Biarpun baru saja anda copy file tersebut tapi apakah kita bisa jamin sector tempat data tersebut tidak ditempati oleh data lain yang mungkin dipakai oleh sistem untuk flushing saat anda men-shutdown komputer tersebut ?. Metode yang menurut saya keberhasilannya tinggi setelah anda menyadari telah secara tidak sengaja menghapus file adalah segera mematikan paksa komputer tersebut tanpa melalui proses shutdown normal. Setelah itu copot harddisk tempat data yang akan di-recovery dan pasang sebagai slave di sistem komputer/harddisk lain baru jalankan software recovery-nya. Cara lain yang lebih gampang adalah tetap dengan mematikan paksa komputer, setelah itu boot pakai disket dan jalankan software recovery dari disket juga. Setahu saya Easy Recovery yang versi 5 bisa bikin disket untuk keperluan ini. Nggak tahu apakah yang versi 6 bisa juga sebab ukuran installer-nya saja saya lihat besar sekali. Dengan kata lain, keberhasilan recovery data lebih tergantung pada metode. Software cuma sebagai alat bantu saja. -- www.ITCENTER.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia Info, Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED] ::: Hapus bagian yang tidak perlu (footer, dst) saat reply! ::: ## Forum: ITCENTER.or.id/forum ## Jobs: ITCENTER.or.id/jobs ## Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
