Andi F. wrote: > Nah, ini juga sepertinya cukup berpengaruh thd performance server, yaitu HDD > nya masih SATA.
SATA (I) masih belum punya NCQ, sehingga tidak bagus dipakai untuk kondisi multi user. SATA II, sudah punya kemampuan ini. Dengan adanya NCQ, head positioning jadi lebih efficient, karena pergerakannya akan di-reorder. Tapi tentu saja, ultimate storage system itu adalah hardware RAID yg punya write-back cache besar, sehingga semua I/O adalah ke cache, urusan de-staging cache ke disk urusan RAID controller. > Untuk database SQL Server saya sudah pisahkan antara Data File dan Log File > di HDD yang terpisah. Good move. Memang melihat service anda, paling tidak sebaiknya punya 4 platter. DB file, DB log, file server dan system disk+swap. > Masih cukup banyak aplikasi yang databasenya belum RDBMS, seperti paradox > dan foxpro (dbf), dan aplikasi-aplikasi inilah yang memakai banyak mapping > yang saya lihat sangat tidak efisien. Ahem, sebetulnya mereka juga RDBMS, hanya saja sifatnya masih single tier database. > > Sebetulnya untuk keperluan user dan departemen sudah cukup dengan 1 mapping, > dan itu sudah saya buat, dimana di dalam mapping itu terdapat folder-folder > berdasarkan departemen dan user yang sudah diatur permissionnya. Yang ingin > saya lakukan adalah membuat mapping utk aplikasi-aplikasi yang file based > itu sesedikit mungkin, kalo bisa ya cukup 1 mapping. Saya tidak cukup punya banyak pengalaman di Windows server, tapi kalau di *nix, saya menggunaan NFS services. Mounting dilakukan secaya dynamic, on-demand basis menggunakan mount point utama, misalkan /export/home, lalu dibawahnya dimount sesuai kebutuhan, dan di-dismount ketika 5 menit tidak ada I/O lagi. Dengan cara itu mengurangi kebutuhan resource untuk lockd dan statd. Automounternya sendiri bisa menggunakan amd ataupun yg lebih modern autofs. Saya lihat Distributed File System di Windows mengambil prinsip yang sama dengan ini. Rada susah mengukur penghematannya seberapa, soalnya saya tidak tahu bagaimana mengukur sampai detail di Windows. Walau kalau di *nix dengan mudah bisa dilihat pakai kstat, vmstat, mpstat etc :D > Paling tidak, kalo memang tidak perlu mapping sebanyak ini kenapa harus > dipertahankan? Kadang kadang stability dari legacy system sukar dilawan. Kalau sudah stabil kenapa kudu diubah? Kira kira begitu pemikirannya. Mungkin anda bisa approach dari sudut lain, misalkan dengan DFS anda bisa deploy multi server single namespace, atau kemudahan berubah mapping sesuai policy untuk tiap user. Itu ide awal saya untuk mengangkat masalah pengaruh mapping > drive ini terlepas dari masalah menurunnya performa server. Jadi dengan > argumen yang lebih beralasan, kemungkinannya tentu akan lebih besar supaya > boss saya mau menerima ide ini dan melakukan perubahan. Sedikit perubahan > mungkin tidak langsung berefek banyak, tapi kalo yang sedikit ini banyak, > tentunya banyak juga efeknya. :) At least, kepuasan intelektual, menggunakan feature yang sudah dibayar dalam server :D Send instant messages to your online friends http://asia.messenger.yahoo.com -- www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia Info, Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED] :: Hapus bagian yang tidak perlu (footer, dst) saat reply! :: ## Jobs: itcenter.or.id/jobs ## Bursa: itcenter.or.id/bursa ## $$ Iklan/promosi : www.itcenter.or.id/sponsorship $$ [@@] Jaket ITCENTER tersedia di http://shop.itcenter.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
