Ya secara teoritis sih memang benar, tapi apakah kita sudah siap dengan konsep Open Source? Fakta di lapangan mengatakan OS Open Source sulit untuk dikuasai. Ini bukti yang nyata lho pak. Karena pada dasarnya kita dibiasakan dengan kemudahan os M$, ketika dihadapkan pada OS Linux, hampir semua bingung melihatnya. Memang secara tampilan hampir mirip windows, tapi cara kerjanya dan fungsinya berbeda dengan aplikasi untuk M$. Yang menguasainya hanya tenaga2 IT terlatih, minimal melek IT bertahun2. Dan untuk menguasainya butuh waktu yang lama. Belum lagi orang bingung dengan banyaknya "merk" OS ini, dan kadang saling tidak kompatibel, dan kebanyakan perusahaan maupun institusi lainnya berinteraksi dengan format office dari M$. Kadang yang bikin saya heran, banyak yang berteriak-teriak galakkan Open Source, sedangkan mereka sendiri tidak melihat keadaan sekelilingnya yang kebingungan dengan konsep Open Source itu sendiri, tanpa disertai bimbingan, tutorial, maupun panduan yang jelas. Walaupun ada, biasanya hanya diselenggarakan dan dipahami kalangan tertentu saja (dan ini pun hanya segelintir). Sumbangan saran dari saya, kalau kita benar2 mau menggalakkan Open Source, hendaknya buat aplikasi maupun OS yang mudah dan benar2 dimengerti, dengan Kernel yang diseragamkan, sehingga saling kompatibel. jangan menggampangkan begitu saja, yang penting mirip w****ws.
No offense ya pak, ini cuma masukan dari seseorang yang pernah beralih, belajar,memahami Aplikasi Open Source dan gagal hehehehe.. --- In [email protected], "Abulya" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Tidak Pak, kalo kalau bajakan dihapuskan, maka pekerja-pekerja IT handal > Indonesia bisa aja akan memburu opensource atau di hire oleh raksasa2 > software license. > > Cara pandangnya dilebarin Pak, IT bukan hanya software license, tapi > opensource juga. Rental-rental dgn linux bisa mendominasi. Tenaga IT > opensource yg handal akan terlihat giginya. > > Kualitas lulusan jus-teru tambah bagus, krn kreatifitas pekerja IT bukan > untuk merusak/membajak software lain, tapi untuk membuat software. Bersaing > dgn M$ bukan bersaing dgn crackers. > > Kalau pekerja IT diminta membajak software, itu hanya akan menguntungkan > pemakai jasa IT saja, gitu menurut sy. Ini cerita perkembangan IT lho ya, > bukan perkembangan perush masing-masing. > > Pekerja IT vs Pengguna IT secara bisnis jelas beda. Kalau peduli bisnis maka > pakai bajakan aja, tapi kalo peduli IT maka jangan pakai bajakan. > > > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf > Of handono_warih_id > Sent: Thursday, June 08, 2006 3:31 PM > To: [email protected] > Subject: [ITCENTER] Re: Software Ilegal Rugikan Negara Triliunan Rupiah > > Sepertinya sulit untuk menghilangkan yang namanya bajakan dari bumi > kita ini, terutama software. Jangankan software, jumlah pengguna PC > di negara kita aja nggak sampai 1/2 jumlah penduduknya. Belum lagi di > kebanyakan kampus banyak yang belum mengupdate teknologi perangkat > lunaknya, sehingga mahasiswa yang notabene berkantung tipis mencari > ilmu tambahan lewat mengutak-atik software yang illegal tersebut. Lah > sekarang, kalau bajakan dihapuskan ?? apa yang terjadi ??? Rental2 > komputer tutup, tenaga IT handal semakin menghilang, kalitas lulusan > IT semakin melempem, ditambah makin menurunnya tingkat pemahaman IT > di Indonesia. > > > --- In [email protected], noor romy <nromy_sap@> wrote: > > > > berapa rakyat indo yang sekarang bisa belajar computer DG BAIK? > > > > kemudian setelah ada peratutran pelarangn illegal software... > > > > berapa rakyat indo yang bisa belajar computer? > > bukan kah rate-nya akan decrease dramatically..?? > > > > kalkulasi aja deh berapa harga2 software dalam 1 pc. yg mampu > sebagian besar rakyat indo membelinya? > > > > jangan2 didalamnya cuman ada microsoft office? nah...emang cuman > untuk ngetik doang? > > gimana dg aplikasi citra-video, bhs pemrogramanan, berbagai macam > e-book, utility, dan banyak yang lain2. > > > > wah jadi tambah payah ilmu IT orang indo donk. > > > > ntar bila GDP kita udah seperti mereka yang udah maju. Baru kita > akan berkoar2 tentang hak cipata yang satu ini. > > > > kita bukannya tidak mau tapi tidak mampu... > > > > kecuali 1 cd licensenya dirasiokan dg GDP per negara.. nah > mungkin perlu dipertimbangkan... ;) > > > > Abulya <dss15@> wrote: > > Dilihat dari sisi manapun tetap merugikan Pak, TERUTAMA > bagi org-org yg > > bermain IT (perusahaan IT). Tp kalo perusahaan lain yg memanfaatkan > jasa IT > > spt. Manufaktur lain, property dan lain sebagainya; kl itu tidak > merugikan > > (malah menguntungkan). > > > > PEMBAJAKAN MERUGIKAN SOFTWARE LICENSE - jelas > > > > PEMBAJAKAN MERUGIKAN OPENSOURCE; Dengan kemudahan pembajakan, maka > industri > > lain yg menggunakan jasa IT tdk akan pakai opensource (ngapain > > susah-susah..), krn software license yg lebih bagus dan ada > supportnya itu > > mudah dibajak. Akhirnya Pekerja IT opensource nganggur deh..., > perusahaan > > software license jadi bangkrut; Pekerja IT yg bermain di software > license jg > > nganggur ayoo... > > > > TDK ADA PEMBAJAKAN MENGUNTUNGKAN SOFTWARE LICENSE - jelas donk, > bayar mahal. > > > > TDK ADA PEMBAJAKAN JUGA MENGUNTUNGKAN OPENSOURCE; Dengan kesulitan > membajak, > > maka perusahaan mempunyai 2 pilihan mau pake license atau > opensource, > > tinggal pilih aja. Kalau memilih opensource, maka permintaan > pekerja IT yg > > bermain di Opensource jadi banyak, tul ngga. Kalo mau gampang bayar > mahal > > aja software license. > > > > Jadi belum tentu-nya itu kurang tepat. Spt kata Pak Triyono > > > > Rgds, > > > > -----Original Message----- > > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On > Behalf > > Of Novi Irawan > > Sent: Wednesday, June 07, 2006 5:34 PM > > To: [email protected] > > Subject: RE: [ITCENTER] Software Ilegal Rugikan Negara Triliunan > Rupiah > > > > Merugikan industri IT? belum tentu juga. > > Coba bayangkan, dengan di bajak, s/w tersebut dipakai dimana- mana, > banyak > > tercipta tenaga kerja yang siap menggunakan s/w tsb dan ujung- > ujungnya > > menciptakan ketergantungan terhadap s/w tersebut. > > > > Dengan dibajak sebenernya produsen (yang terbajak) secara tidak > langsung > > mendapatkan keuntungan yaitu ketergantungan user terhadap produk > mereka. > > Sebenarnya yang bakalan sial adalah user pembajak. Ketika sistem > yang > > dibangun dengan s/w bajakan sudah "terlanjur" masuk tahap dimana > tidak > > mungkin diganti dengan s/w alternatif (karena justru akan lebih > mahal), > > tinggal tunggu waktu untuk membayar semuanya. > > > > -ech- > > http://ech.blogspot.com > > > > On Wed, 7 Jun 2006, Abulya wrote: > > > > > Tul pak, Intinya pembajakan merugikan kedua industri IT > (opensource ato > > > license) > > > > > > > > > -----Original Message----- > > > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] > On Behalf > > > Of Dony Isnandi > > > Sent: Wednesday, June 07, 2006 4:01 PM > > > To: [email protected] > > > Subject: Re: [ITCENTER] Software Ilegal Rugikan Negara Triliunan > Rupiah > > > > > > Pada Wednesday, June 7, 2006, 7:05:36 AM, Hasta menulis: > > > > mungkin para ttm bisa membantu menjelaskan, darimana asal > potensi > > > pemasukan > > > > bagi negara yg akhirnya hilang karena telah terjadi pembajakan > > > > software? kalau dari pajak, sepertinya hal ini adalah pemasukan > > > > tambahan / lain dari berkurangnya tingkat pembajakan software > atau > > > > bertambahnya penggunaan software legal _berbayar_. > > > > > > Asumsikan begini, bila pengguna software illegal berkurang maka > > > seharusnya pengguna software legal bertambah. Diasumsikan lagi > > > pengguna software legal tersebut bukan beralih ke "open source". > > > > > > Bila pengguna software legal bertambah berarti seharusnya industri > > > perangkat lunak indonesia akan semakin berkembang. Industri > perangkat > > > lunak berkembang berarti semakin banyak tenaga IT yang > dipekerjakan > > > untuk mensupport mereka. dan berlanjutlah efek domino-nya. > > > -- > > > Dony Isnandi (http://isnandi.net/) > > > > > > > > > > > > -- > > > www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia > > > Info, Gabung, Keluar, Mode Kirim : itcenter- [EMAIL PROTECTED] > > > :: Hapus bagian yang tidak perlu (footer, dst) saat reply! :: > > > ## Jobs: itcenter.or.id/jobs ## Bursa: itcenter.or.id/bursa ## > > > $$ Iklan/promosi : www.itcenter.or.id/sponsorship $$ > > > > > > [@@] Jaket ITCENTER tersedia di http://shop.itcenter.or.id > > > > > > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > -- > > www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia > > Info, Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED] > > :: Hapus bagian yang tidak perlu (footer, dst) saat reply! :: > > ## Jobs: itcenter.or.id/jobs ## Bursa: itcenter.or.id/bursa ## > > $$ Iklan/promosi : www.itcenter.or.id/sponsorship $$ > > > > [@@] Jaket ITCENTER tersedia di http://shop.itcenter.or.id > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > __________________________________________________ > > Do You Yahoo!? > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > > http://mail.yahoo.com > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > -- > www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia > Info, Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED] > :: Hapus bagian yang tidak perlu (footer, dst) saat reply! :: > ## Jobs: itcenter.or.id/jobs ## Bursa: itcenter.or.id/bursa ## > $$ Iklan/promosi : www.itcenter.or.id/sponsorship $$ > > [@@] Jaket ITCENTER tersedia di http://shop.itcenter.or.id > > > Yahoo! Groups Links > -- www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia Info, Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED] :: Hapus bagian yang tidak perlu (footer, dst) saat reply! :: ## Jobs: itcenter.or.id/jobs ## Bursa: itcenter.or.id/bursa ## $$ Iklan/promosi : www.itcenter.or.id/sponsorship $$ [@@] Jaket ITCENTER tersedia di http://shop.itcenter.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
