Just fyi,
(gue heran, yang gini aza dipermasalahin :p)
http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=239720
<http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=239720>
Situs Dotcom Menhan Dikritik
JAKARTA - Tidak banyak, pejabat pemerintah yang memanfaatkan teknologi
informasi untuk sarana sosialisasi dan publikasi. Di antara yang sedikit
itu, ada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Pertahanan
(Menhan) Juwono Sudarsono. Kedua pejabat tersebut memiliki website di
internet.
Berbeda dengan website khusus milik presiden -www.presidensby.info- yang
didesain tim khusus di bawah biro media rumah tangga kepresidenan, situs
Juwono itu ditangani sendiri dengan menggunakan model blog. Formatnya
seperti catatan harian yang ditulis di internet.
Dengan domain www.juwonosudarsono.com, situs itu berisi tulisan pribadi
Juwono. Terbagi menjadi empat kategori besar, yakni isu defense
(pertahanan), development (pembangunan), family ( keluarga), dan nation
(kebangsaan). Di dalamnya juga disediakan fasilitas bagi pembaca yang
ingin memberikan komentar.
Hal-hal pribadi seperti kelahiran cucunya yang bernama Lavanya Eliana
dapat dibaca di situs tersebut. "Pak Menhan mengelola dan menulis
sendiri situs itu, kadang-kadang dibantu putranya," kata Kepala Biro
Humas Departemen Pertahanan Brigjen Edy Butar Butar kepada Jawa Pos
kemarin.
Menurut Edy, secara institusi, website itu tidak terkait dengan Biro
Humas Dephan. "Namun, isinya juga ada hal-hal yang berhubungan dengan
kebijakan strategis pertahanan Indonesia. Sebab, beliau kan punya
pemahaman yang sangat baik tentang isu-isu itu," jelasnya.
Pakar telematika Roy Suryo mengkritik pemilihan domain (nama) website
Menhan tersebut. "Kalau belakangnya pakai com, itu perusahaan, ada
kepentingan bisnis atau komersialnya. Karena itulah, kita tidak
menggunakan ekstensi com untuk website presiden," ujar anggota tim
khusus pengelola website kepresidenan itu.
Lebih lanjut, Roy meminta Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil
untuk mengingatkan koleganya. "Itu tugas Pak Sofyan untuk segera
mengingatkan beliau," katanya.
Menurut Roy, dalam dunia maya, sudah ada klasifikasi di balik pemilihan
domain. Dijelaskan, jika website didesain resmi untuk informasi
kenegaraan, menggunakan ekstensi domain go.id, misalnya www. deplu.go.id
yang dipakai Departemen Luar Negeri. Untuk kepentingan pendidikan,
lazimnya menggunakan ekstensi domain edu di belakang nama situs. "Jangan
salah kaprah," tegasnya.
Pria bergelar Kanjeng Raden Mas Tumenggung itu juga mengkritik model
blog yang digunakan dalam situs Menhan. "Itu kan tidak resmi, sepatutnya
sebagai pejabat publik harus menampilkan citra yang baik, termasuk dalam
berkomunikasi melalui internet," ujarnya. (rdl)
___________________________________________________________
Try the all-new Yahoo! Mail. "The New Version is radically easier to use" The
Wall Street Journal
http://uk.docs.yahoo.com/nowyoucan.html
--
www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia
Info, Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED]
:: Hapus bagian yang tidak perlu (footer, dst) saat reply! ::
## Jobs: itcenter.or.id/jobs ## Bursa: itcenter.or.id/bursa ##
$$ Iklan/promosi : www.itcenter.or.id/sponsorship $$
[@@] Jaket ITCENTER tersedia di http://shop.itcenter.or.id
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/