sebenernya masalah 2 / 3 tier adalah bergantung daripada skalabilitas dari 
design / rancang bangun yang disepakati untuk pengembangan suatu aplikasi 
berbasis database. mengapa? karena bila databasenya sangat besar, maka beban 
pengolahan data tersebut akan menjadi besar juga di sisi aplikasinya akibatnya 
memory yang tersedia atau harus tersedia juga akan besar. aplikasi bisa jadi 
sangat lambat meskipun sudah menggunakan teknologi baik hardware maupun system 
software yang hebat.

untuk praktisnya dapat didefinisikan sbb:

1 tier adalah keadaan dimana baik database maupun aplikasi diletakkan pada satu 
komputer. dan aplikasi mengolah (memiliki akses) secara langsung terhadap 
data-data yang tersimpan didalam database. ini seperti aplikasi-aplikasi lama 
yang dibangun dengan clipper atau foxpro.

2 tier adalah keadaan dimana aplikasi tidak memiliki akses secara langsung 
terhadap data-data yang tersimpan didalam database. jadi ada semacam perantara 
antara aplikasi dengan databasenya. inilah peranan dari SQL Server (SQL 
Listener), listener akan mendengarkan segala permintaan olahan data yang 
tersimpan didalam databasenya. model permintaan akses dari suatu aplikasi 
dilakukan berdasarkan query-query tertentu dan dapat ditentukan haknya pada 
server SQL nya. oleh karena itu ada bahasa pengolahan data yang disebut SQL 
Language.

aplication(client)---->SQL SERVER ----> Database

konsep 2 tier memungkinkan untuk dipisahkannya antara komputer database dengan 
komputer-komputer pengguna database melalui aplikasinya. mereka dapat mengakses 
melalui jaringan LAN tanpa terlalu membebani jaringan LAN.

jadi penggunaan memory komputer akan lebih hemat bagi tiap tiap kepentingan.


3 tier menambahkan peranan aplication server sebagai perantara antara aplikasi 
dengan SQL Servernya.sehingga beban memory disisi aplikasi akan lebih hemat 
lagi, demikian pula pada sisi SQL Server.

aplication(client)---->aplication Server ---->SQL Server(Database)

dengan cara ini maka beragam aplikasi (client) dengan beragam fungsi dan 
keperluan dapat ditempatkan pada aplication server. dan client cukup melakukan 
akses secara virtual (remote) saja ia tidak akan secara langsung berhadapan 
dengan SQL Servernya. client hanya melihat hasil yang diberikan oleh aplication 
server saja.

dengan adanya splication server ini juga memudahkan distribusi akses data - 
data keberbagai SQL Server (one to many). sehingga membentuk pola request "many 
to many to many" akses.

contoh implementasi :

(1)
client1 --->
client2 ---> Web Server ---> SQL Server ---> DataBase
client3 --->

(2)
client1 --->          ---> SQL Server(a) ---> DataBase
client2 ---> SOAP/SOA ---> SQL Server(b) ---> DataBase
client3 --->          ---> SQL Server(c) ---> DataBase

jadi pilihan tersebut akan bergantung kepada pertimbangan:
Skalabilitas
Realibilitas
security

dari pengembangan aplikasi itu sendiri.

* Note

Semua konsep tier tersebut tidak musti diterapkan dengan menggunakan satu 
komputer khusus untuk setiap tier. tapi banyak juga yang hanya menggunakan satu 
server untuk ketiga tier tersebut. 

biasanya model 2 tier cukup untuk pengembangan aplikasi database yang umum 
saja. pun demikian dalam 2 tier pun dapat di jadikan sarana untuk 3 tier dengan 
memberi peranan tambahan service aplication pada sisi servernya sekalipun 
server juga bertugas sebagai SQL Server.

jadi itu cuman masalah konsep aja dech... hehehehe....

==================================================
Agoes Boedi Poerwanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote :

> Saat ini saya bekerja dengan SAP. Mengenai 3 tier bisa saya jelaskan sebagai 
> berikut:
> - DB (single). --&gt; Database untuk menyimpan data, program, user master dll.
> 
> - Application (many). --&gt; Tempat di mana suatu job (proses) berjalan. Di 
> SAP 
> dikenal dengan DVEBMGS (Dialog Update(V) Enqueue Batchjob(background job) 
> Message_server Gateway Spool). Jumlah tiap komponen variatif. Konfigurasi 
> lengkap DVEBMGS terdapat pada Central Instance, yaitu main application 
> server. Kalau kita menginstall application server yang lain, bisa saja hanya 
> mengkonfigur D, DS, etc. Tapi minimal harus ada 1 D dalam tiap application 
> server.
> 
> - Presentation (many). --&gt; User interface, berupa SAPGUI atau Internet 
> Explorer (kalau menggunakan Enterprise Portal atau Internet Transaction 
> Server).
> 
> Regards,
> 
> Agoes BP
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: &quot;jmzboy&quot; &lt;
>     
>     
>                 
>     
>               
> 
> 
>         -- 
> www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia 
> Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED] 
> ## Jobs: itcenter.or.id/jobs ## Bursa: itcenter.or.id/bursa ##
> 
> ## Jaket ITCENTER tersedia di 
>     
>     
>       
>     
>     
>     
>               Recent Activity
>         
>                 
>       &nbsp;67
>       
>   .
>   
> 



___________________________________
NOCC, http://nocc.sourceforge.net




-- 
www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia 
Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED] 
## Jobs: itcenter.or.id/jobs ## Bursa: itcenter.or.id/bursa ##

## Jaket ITCENTER tersedia di http://shop.itcenter.or.id 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke