> -----Original Message-----
> From: [email protected] 
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Marto
> Sent: Thursday, February 01, 2007 5:20 PM
> To: [email protected]
> Subject: [ITCENTER] Tanya Komputer Server
> 
> saya lagi berencana untuk mengganti server lama.
> Menurut rekan2 it kira2 kalo saya merakit sendiri PC untuk 
> server dengan spek pakai procesor xeon atau opteron , apakah 
> akan berkurang kinerjanya dibanding dengan beli server 
> branded yang sudah dijual dipasaran seperti merk HP, Dell Dll 
> sebagai catatan aplikasi yg akan dipakai diserver ini adalah 
> windows server 2003 , MS SQL server dan Crystal Report Serta 
> Program Web Based yg digunakan dikantor  . Client yg akan 
> konek keserver tersebut sekitar 40client Mohon Petunjuk dari 
> rekan2 it semua terima kasih
> 
> marto
> 



Server untuk 40 client tidak butuh Xeon/Opteron, dengan asumsi database
server anda 'light load'. Gunakan saja kombinasi prosesor desktop biasa, dan
mainboard yang bagus.


Saya juga mau implementasi Server rakitan, dengan menggunakan konsep
Virtualiasi, yaitu dengan produk VMWare Virtual Server.

Install OS dan VMWare Virtual Server sebagai dasarnya.

Diatas VMWare Virtual Server ini, dipasang lagi OS-OS dan aplikasi yang
sesuai kebutuhan, seperti database server, mail server, proxy server, Domain
server, dsb.

Untuk backup Virtual Server, tinggal buat batch file untuk shutdown server
malam hari, lakukan backup file Virtual Server, dan restart server.

Kalau Server rakitan rusak, tinggal setup VMWare Server di PC lain, dan
pindahkan file Virtual Server, langsung up-and-running.

Budget kurang dari 10 juta sudah bisa dapat Server rakitan dengan spek
bagus. 

Tidak perlu prosesor kelas Opteron/Xeon dan HDD SCSI untuk server murmer dan
user tidak banyak.

Ada beberapa kunci untuk bikin Server rakitan yang bagus:
1. Gunakan mainboard "PC" kelas atas. Asumsinya adalah, mainboard jenis ini
sering digunakan overclocker, sehingga menggunakan komponen kualitas bagus.
Jika kita menggunakan mainboard kelas ini sebagai server, tanpa overclock,
tentu lebih tahan lama dibandingkan mainboard "PC" biasa.

2. Gunakan mainboard yang memiliki port SATA dengan fungsi NCQ (Native
Command Queueing). Misalnya untuk Intel, cari chipset ICH8R. NCQ adalah satu
fitur yang dulunya hanya ada di HDD SCSI, dan sangat berguna untuk
multi-user. 

3. Gunakan HDD SATA yang memiliki fitur NCQ. Tidak semua HDD SATA ada fitur
ini.

4. Tentu saja menggunakan casing dan PSU yang lebih bagus, minimal Enlight.
Tidak perlu PSU yang terlalu mahal, cukup beli unit PSU cadangan. Kalaupun
rusak, paling server down 10 menit untuk penggantian PSU.

5. Gunakan UPS yang bagus, seperti APC. Gunanya UPS yang bagus adalah,
memisahkan fungsinya. Biarkan UPS tersebut yang memfilter arus listrik yang
"jelek", agar output selalu "bersih" dan "stabil". Setelah ini selesai, maka
PSU yang tidak terlalu mahal seperti Enlight, sudah cukup untuk supporting
Server rakitan.


Contoh Server rakitan kelas 10 jutaan yang bagus:

Mainboard: Gigabyte GA-965P-DQ6

Processor: Intel Core 2 Duo 2.13GHz (E6400)

RAM: 4 X 1 GB PC5300 (667 MHz)

HDD: 2 x 320GB SATA II 7200 RPM untuk Windows (HDD 1) dan aplikasi/data (HDD
2). Juga tambahan HDD external untuk backup 

VGA: NVIDIA PCI-E

Casing & PSU: Enlight EN-4111 (420 Watt)


Prosesor Intel Core 2 Duo ini penting untuk VMWare Virtual Server, karena
prosesor ini sudah memiliki beberapa fungsi Virtualiasi built-in. VMWare
Virtual Server juga sudah support fitur Virtualiasi dari C2D, jadi keduanya
adalah pasangan ideal.

Kalau ada budget tambahan, rakit Server serupa, tapi spek agak rendah, untuk
off-line backup. Kalau ngga bisa rakit Server cadangan, minimal sediakan
beberapa sparepart penting, seperti HDD dan PSU.

Alasan saya pakai server rakitan adalah, dari beberapa spek Server built-up
yang menggunakan HDD SATA, masih ngga jelas apakah mainboard dan HDD mereka
sudah ada fitur NCQ atau belum. Hal ini karena, menurut benchmarker
professional yang menggunakan software benchmark standard (bukan AlbertMark
ya...hehehe...), dengan HDD SATA + NCQ, performa multi-user jauh diatas HDD
SATA biasa, tapi tetap dibawah SCSI. Jadi untuk Server multi-user murmer,
SATA NCQ ini penting. Alasan lainnya, saya kira di Indo masih belum ada
Server branded yang pakai C2D, masih Dual Core biasa yang belum ada fitur
built-in Virtualisasi.

Salam
Albert



-- 
www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia 
Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED] 
## Jobs: itcenter.or.id/jobs ## Bursa: itcenter.or.id/bursa ##

## Jaket ITCENTER tersedia di http://shop.itcenter.or.id 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke