-----BEGIN PGP SIGNED MESSAGE----- Hash: SHA1 On Saturday 09 June 2007 09:15, ademayem.damai wrote: > wah, tawaran pertama kenapa langsung ke tender? > > kapan saya bisa pinternya nih? > > kalau ndak salah forum ini tujuan utamanya untuk sharing ilmu antar > anggota ... rasanya saya lebih memilih untuk berusaha dulu dengan > bertanya kepada para pakar IT yang ada di sini. > > ada yang bisa kasih saran ndak, kalau mau pakai linux, distro apa yang > sebaiknya saya gunakan untuk fungsi server? dengan client yang campur- > campur, sebagian besar masih pakai windows ( XP ), sebagian fedora, > sebagian lagi ubuntu. > > regards > > adem ayem
Kembali ke CLI AND GUI hehehehe, Biasanya kalau Linux dijadikan sebagai server, GUI nya tidak diinstall, jadi kebanyakan server linux jalan tanpa GUI. Administrator server Linux biasanya melakukan admistrasi server dengan CLI secara remote pakai SSH. Sehingga kalau punya server colocation di US, Eropa, gitu uenak benar adminnya, dgn bandwidth yang pas2an saja udah cukup buat nge-remote. Apalagi kalau punya bw gede. Nah karena perbedaan satu distro dengan distro lainnya kebanyakan di GUI nya, mau pakai distro linux apa saja utk server bisa dibilang sama saja. Jadi yang perlu dipelajari bukan distronya tapi mau dijadiin server apa? Email? PDC? File Server? Firewall? Web server? Kalau email ya pelajari Qmail atau Postfix nya mungkin, Web server ya pelajari cara konfigurasi Apache nya misalnya. (Konfigurasi semua aplikasi linux biasanya hanya mengedit text file, jadi hanya dibutuhkan text editor seperti vi) Mungkin belajar cara compile kernel linuxnya supaya benar2 sesuai kebutuhan untuk dijadikan server apa gitu sehingga se-ringan mungkin. Googling dengan keyword HOWTO xxxxx biasanya banyak mendapat petunjuk. Jadi kalau mau jadi admin server linux yang happy, ya belajar lah CLI nya. Langkah pertama coba install linux tanpa GUI nya. :-) Oh ya, ati2 ya ngak semua distro linux itu bisa dipakai seenak kita, baca lisensinya, ada distro "kelas" enterprise (ini sebenarnya cuman bahasa marketing doang) yang kita harus bayar per server per tahun, tahun ke dua ngak bayar bisa ilegal. Ilegal bukan karena melanggar lisensi GPL tapi ilegal karena melanggar trade mark orang. Jadi membayar setiap tahun untuk mempergunakan trademark dan mendapat support, bukan membayar untuk memakai software GPL. Contohnya Binari Redhat Enterprise mengandung software GPL dan Trademark Redhat. Kalau terpesona sama distro dgn embel2 enterprise, bisa coba pakai CentOS (www.centos.org), CentOS itu mengambil source code GPL dari Redhat Enterprise yang di compile lagi menjadi binari yang bebas dari trademark Redhat tentu saja tanpa support dari Redhat juga. salam, Ase - -- Linuxindo Total Solusi, PT. www.linuxindo.com -----BEGIN PGP SIGNATURE----- Version: GnuPG v1.2.4 (GNU/Linux) iD8DBQFGaupCR8UQ90iPYOIRAr6jAJ9XSdJD2ExL6vw8mKDjEjdDGCCgWACdHzzv 0EmXCPvIjBSnLiOEkKvDsBI= =sspc -----END PGP SIGNATURE----- -- www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED] ## Jobs: itcenter.or.id/jobs ## Bursa: itcenter.or.id/bursa ## ## Jaket ITCENTER tersedia di http://shop.itcenter.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
