On 7/27/07, Steph <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > - Memakai alamat email falid untuk transaksi di internet dan di curi untuk > dijual ke spammer.
"valid", bukan "falid". kamu tahunya spammer ngirim ke alamat yang valid karena kamu dapet mailnya. lha bisa aja spammer ngirim ke random mail account (aaa, aab, aac dst), lalu ngirim misalnya satu juta alamat mail random tersebut (ke satu domain yang valid), 1% saja yang bener artinya sudah 10 ribu mail yang masuk. dan memang bisa saja menggunakan alamat mail yang digunakan untuk transaksi online, tapi nggak sebatas itu, semua alamat mail yang ter-ekspose di internet bisa dipakai oleh spammer. untuk bisnis spam, ada istilah mail harvester, biasanya lurking di milis2 yang trafiknya ramai. > - Mailserver kita atau mailserver tujuan terkena virus. mailserver terkena virus. menurut saya, kalau mailserver sampai terkena virus, sudah selayaknya adminnya dipecat. tapi, melanjutkan topik, sepertinya lebih sering komputer user yang kena virus, dan mengirimkan mail melalui mailserver. > Ada yang mau menambahkan :..... - pamer alamat mail ke semua orang. - mem-publish user + alamat mail di web server. - membuat form untuk mengirim mail yang bebas dipakai oleh siapapun. > Yang sangat menyesakkan pernah terjadi, saya baru saja create email untuk > komunikasi lokal. Artinya tidak ada hubungan dengan dunia luar. > Satu Minggu kemudian email ini dikirimin spam oleh spammer. Darimana dia tau > alamat email ini ? lha orang di kantor anda ada berapa? kalau cuma 1 orang, yaitu anda sendiri, dan nggak pernah dipakai untuk komunikasi ke luar, anda patut heran. tapi kalau di kantor anda itu ada belasan, puluhan atau mungkin ratusan orang, dan mengingat budaya norak main forward mail yang dikira lucu atau peringatan virus, siapa yang bisa menjamin alamat mail yang anda gunakan itu tidak ter-forward oleh salah satu orang kantor anda? kalau mau yakin sebuah alamat mail tidak bakalan kena spam, jangan pernah gunakan alamat mail tersebut untuk berkorespondensi. kalau ternyata masih kena spam juga, yang patut dicurigai adalah admin mail servernya. > Saya sudah check tidak ada Virus di Mailserver saya. lha makanya, kalau yang namanya "server" bisa kena virus, adminnya layak dipecat. > Apakah dengan memakai linux benar-benar terbebas dari spam ( Bagaimana > pandangan yang sudah memakai linux ). anda benar2 nggak tahu ya mengenai hal ini? mau pakai OS apapun, selama sistem mail yang dipakai membebaskan siapapun mengirim ke manapun, spam akan tetap ada. inti permasalahannya ada di sistem pengiriman mail, bukan di operating system. -- things left unsaid, http://ryosaeba.wordpress.com maxgain scams, http://maxgain.wordpress.com -- www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED] ## Jobs: itcenter.or.id/jobs ## Bursa: itcenter.or.id/bursa ## ## Jaket ITCENTER tersedia di http://shop.itcenter.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
