Teman saya punya cerita menarik seputer PT. GFB ini Dia melihat postingan iklan loker di Kompas u/ posisi Junior IT dengan gaji yang ditawarkan 6 - 12 juta (suatu angka fantastis u/ posisi tsb) dan dibawah loker tsb tercantum nomor hp yang bisa dihubungi. Karena memang sedang butuh kerjaan maka di teleponlah nomor tsb. Teman saya disuruh datang u/ interview keesokan harinya yang bertempat di Wisma BNI 46 - Jakarta dan bertemu dgn orang yang nomor hp-nya tercantum di loker tsb (selanjutnya disebut Mr. X) Setelah mengisi formulir loker, maka teman saya melakukan wawancara dengan Mr. X. Wawancara selesai dengan lancar dan teman saya diminta datang u/ mengikuti training di GFB selama 3 hari dengan penjelasan itu merupakan SOP di GFB. Aneh menurut teman saya, karena biasanya orang diterima kerja dulu baru kemudian training pengenalan perusahaan dan produk2 dari perusahaan tsb.
Karena saking butuhnya pekerjaan, maka tawaran tsb di-iya-kan olehnya. Singkat cerita selama training 3 hari tsb teman saya diperkenalkan dengan yang namanya index, cara-cara bermain index, cara membaca tabel dalam melakukan transaksi index - yang semuanya itu jauh dari harapan dia dengan posisi yang dilamar. Ketika ditanyakan ke instruktur-nya, dikatakan bahwa semua posisi yang dilamar harus mengikuti training tsb tanpa terkecuali. Pada waktu training tsb banyak juga yg ikut dan dikelompokkan per group, dan antar group tidak boleh ada interaksi. Hal yang aneh menurut saya waktu itu. Setelah berjalan 3 hari diadakan test ttg materi training yang diajarkan tsb; dan keesokan harinya teman saya dipanggil lagi u/ interview terakhir dengan Mr. X. Dikatakan oleh Mr. X bahwa hasil test teman saya tsb sangat bagus - outstanding malah; tapi karena kandidat lain jg banyak yang nilainya bagus salah satu aturan main yang harus dilalui oleh teman saya tsb adalah mencari NASABAH dengan nilai investasi US$ 10.000 (kurang lebih 100 juta rupiah) dan diberi waktu 2 minggu. Dan jika dalam waktu tsb tidak mendapatkan nasabah dengan otomatis dianggap gugur. Gila, kata saya. Benar-benar rapi kerja mereka ini. Seperti Maxgain saja. Alhasil teman saya sempat marah dengan Mr. X karena merasa dibohongi - sudah 4 hari buang2 waktu, tenaga dan ongkos... gak tahunya disuruh cari nasabah. Wharakadah... Ayak-ayak wae uey :) Buat rekan2 yang menemukan iklan di Kompas atau di koran manapun, biasanya loker yang dipasang u/ posisi2 yang cukup bagus - coba saja iseng2 telepon ke nomor hp tsb. Dan jika dipanggil u/ datang interview di Wisma BNI 46 sudah jelas itu pasti GFB. Semoga berguna info ini --------------------------------------- > BBJ Bekukan PT Graha Finesa Berjangka > > Manajemen Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), Jumat (2/11), membekukan > Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) milik PT Graha Finesa Berjangka > (GFB) mulai 31 Oktober 2007. Tim audit BBJ menemukan bukti bahwa GFB > melanggar aturan dasar, seperti membujuk nasabah dengan cara yang > tidak benar dengan iklan lowongan kerja di berbagai media massa untuk > menjaring nasabah, serta mengerahkan prospek nasabah untuk menyetor > dana terlebih dahulu sebelum diberitahukan adanya risiko serta > kesalahan-kesalahan lainnya. (*/joe) > > http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0711/03/ekonomi/3969734.htm > -- www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
