Buat yang mengikuti perkembangan VMWare ESX tentu tahu kalau :
a. VMWare ESX 3.5, ESX 3.5i (Installable) dan 3.5i (Embedded) sekarang
sudah bisa mengguanakan storage SATA secara native. Driver SATA-nya akan
mengemulasi SCSI disk, sehingga kita bisa install binaries VMWare ESX di
situ maupun membuat datastore VMFS di atasnya. Hal ini membuat komputer
murah sudah bisa dijadikan VMWare ESX Server, karena tidak perlu lagi
menggunakan SCSI, Fiber Channel, iSCSI maupun SATA RAID yang hard
disknya SATA tapi keluarannya SCSI controller.
b. License buat ESX 3.5i (Installable) adalah free dan permanent.
Sementara ESX 3.5 masih demo 60 days only. Permanent license yang
diberikan oleh ESX 3.5i adalah : 1 CPU socket, NAS Usage, iSCSI usage.
Dari sini kita bisa membuat Whitebox (DIY, jangkrik, rakitan) ESX Server
sendiri dengan pengeluaran yg tidak terlalu besar. Cukup dengan membeli :
1. CPU yang powerfull untuk virtualization, dianjurkan dual core dan
punya VT instruction, seperti semua AMD Atlhon64X2, atau Intel Core 2
Duo series 7000 ke atas.
2. Motherboard yang menggunakan chipset SATA dari Intel ICH7, Intel ICH9
atau nVidia MCP 55 onwards ---> cuman ini yang dikenal oleh VMWare ESX
3. RAM minimal 1 GB, tapi toh sekarang 4 GB sudah murah.
4. Modal beli card Intel EtherExpress 10/100/1000, atau cari yang 10/100
bekas
Saya sendiri memakai motherboard Gigabyte G31M-S2L yang sudah ada VGA,
processor Intel Core 2 Duo 7200, dengan SATA chipset ICH7, RAM 2 x 2GB,
SATA disk 320GB, dam 2 x NIC Intel EtherExpress 10/100 bekas karena
onboard Gigabit Ethernetnya (Realtek 8111C) tidak dikenali. 1 NIC
dijadikan VM port, 1 NIC dijadikan Service Port dan VM Kernel port untuk
NAS dan iSCSI. Estimated costs sekitar S$450. Kemudian varian ESX
server yang saya pakai adalah ESX 3.5i (Installable) yg sedikit di hack
agar bisa ditembus pakai SSH, selain pakai VI Client. Sengaja pilih yang
ESX 3.5i (installable) daripada ESX 3.5 karena kepingin punya system
yang permanent, bukan demo license.
Secara keseluruhan penggunannya memuaskan sekali, bisa jadi alat
pembelajaran VMWare ESX untuk mengambil VCP certification, tapi selain
itu bisa dijadikan server beneran dengan overhead resource yang lebih
ringan dibandingkan dengan menginstall host based virtualization macam
VMWare Server 2.0, karena VMWare ESX ini cuman sekedar light hypervisor
layer.
Kelemahannya cuman sampe sekarang saya belum bisa mengaktifkan VT
instruction. Walau processor yang saya pakai sudah punya VT (Intel Core
2 Duo 7200), tapi BIOS motherboard Gigabyte saya tidak ada pilihan untuk
mengaktifkannya. Akibatnya di Linux shell kalau saya lihat di
/proc/cpuinfo, tidak ada instruksi vmx yg merupakan VTI-nya Intel
(dimana AMD adalah svm). Practically, saya tidak bisa menginstall 64 bit
Guest OS dalam system ini :(
Kalau ada yang bisa share motheboard yang murah meriah, based on chipset
Intel G31 (ICH7) dan bisa mengaktifkan VTI (vmx), tolong share saya yah.
------------------------------------
--
www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia
Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/