Dear All,

berikut artikel mengenai Heuristic yang saat ini banyak digunakan di dunia 
Antivirus.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Introduksi
Heuristics pada dasarnya adalah teknik analisa yang digunakan untuk 
meningkatkan kinerja melalui proses komputasi. Di bidang ilmu komputer, 
heuristics adalah sebuah teknik yag dirancang untuk mampu menyelesaikan 
masalah, tanpa perlu pembuktian atas benar-tidaknya solusi yang diberikan, 
tetapi solusi yang dihasilkan biasanya merupakan solusi yang akurat, juga 
solusi atas masalah yang lebih sederhana tetapi berhubungan dengan permasalahan 
lain yang lebih kompleks

Pada periode waktu berikutnya, Heuristic juga digunakan sebagai mesin scanner 
bagi program anti-virus untuk menemukan virus dan malware yang memiliki 
karakteristik dan atribut tertentu —perangkat lunak yang mendeteksi virus-virus 
komputer, worms, trojan horses dan ancaman lain didalam system komputer— secara 
sederhana, heuristic bekerja dengan melakukan scanning terhadap file-file yang 
memiliki signature. Penggunaan signature ini cukup sederhana atau bisa menjadi 
kompleks seperti tiny macro atau subroutine yang akan memberitahu tentang 
dimana dan apa yang harus dicari kepada mesin scan. 

Scann atas signature berfungsi dengan sangat baik untuk mendeteksi 
ancaman-ancaman komputer yang sudah pernah dikenali sebelumnya tetapi bagaimana 
program-program antimalware tersebut mendeteksi ancaman-ancaman baru yang belum 
pernah ditemukan sebelumnya? Salah satu metode yang digunakan adalah dengan 
heuristics. Tetapi sebelum masuk lebih jauh, kita tentu perlu memahami lebih 
dahulu tentang apa itu heuristic? 

Definisi
Pada pemaparan berikut ini, Randy Abrams, Direktur Technical Education 
ESET-sebuah vendor keamanan komputer, menyajikan serangkaian penjelasan yang 
akan membantu kita memahami metode heuristic. 

Heuristic, atau dalam bahasa Yunani “Εὑρίσκω” yang berarti menemukan, adalah 
kata kerja yang digunakan untuk teknik analisa berbasis pengalaman yang akan 
membantu penyelesaian sebuah masalah, atau proses belajar dan menemukan.
Sumber: Wikipedia 

heuristic – kriteria umum, atau serangkaian kriteria yang ditujukan untuk 
meningkatkan peluang bagi penyelesaian masalah
Sumber: Princeton University Wordnet 

Dalam konteks sains komputer: Heuristic atau dikenal juga sebagai algoritma 
heuristic, adalah sebuah algoritma yang secara praktis mampu menghasilkan 
solusi atau penyelesaian atas sebuah masalah berkaitan dengan heuristik secara 
umum, tetapi untuk permasalahan yang mana, belum ada pengujian formal terhadap 
tingkat akurasinya.
Sumber: Wikipedia

Ilmu tetang heuristic mempelajari tentang bagaimana sebuah informasi bisa 
ditemukan dan dipelajari. Didalamnya juga menjelaskan tentang bagaimana 
memandang masalah dan menemukan solusi atas masalah tersebut dengan cara 
induksi. Seringkali heuristic juga dianggap sebagai “rule of thumb” yang harus 
dipelajari oleh seseorang. 

Dalam konteks komputer sains, heuristic sekaligus merupakan algoritma yang 
mampu bekerja cepat dan-atau mampu menyediakan hasil kerja yang baik. Tetapi 
jika dipahami sebagai perangkat lunak anti virus, maka ia punya makna yang 
lebih spesifik yaitu heuristic sebagai serangkaian kriteria —tetapi bukan 
instruksi— yang digunakan untuk mendeteksi perilaku malicious tanpa harus 
mengenali dampak program tersebut, dimana hal ini merupakan cara kerja scan 
atas virus lama berbasis signature, contohnya pada proses identifikasi terhadap 
program dan virus komputer yang spesifik. 

Pemrograman Heuristic memiliki peran ganda dalam mendukung kinerja Anti Virus 
yaitu kecepatan dan deteksi. Istilah heuristik juga diterapkan di bidang sains 
untuk konteks yang kurang lebih sama yaitu bertujuan untuk meningkatkan kinerja 
(khususnya yang terkait dengan kecepatan dan menyeluruh). Ketika jumlah virus 
yang berhasil dikenali mengalami peningkatan, maka kemudian muncul pula 
kebutuhan untuk meningkatkan kecepatan deteksi. 

Cara Kerja
Sebagian besar program antivirus yang menggunakan teknik analisa heuristic 
menjalankan fungsi mesin tersebut dengan cara menjalankan programming commands 
terhadap program yang mencurigakan atau script tertentu didalam mesin virtual, 
kemudian mengaktifkan program antivirus untuk melakukan simulasi secara 
internal, untuk mencari tahu apa yang akan terjadi jika file yang mencurigakan 
tersebut dijalankan. Sementara itu, code dari program yang mencurigakan 
tersebut tetap diisolasi agar tidak masuk ke dalam mesin komputer. Berikutnya 
adalah menganalisa perintah-perintah, me-monitor aktifitas viral yang umum 
seperti aktifitas replikasi-memperbanyak diri, file overwrites, dan upaya 
menyembunyikan keberadaan file yang mencurigakan. Jika ditemukan satu atau 
lebih aktifitas yang menyerupai aktifitas virus, file yang mencurigakan 
tersebut akan ditandai, dan dinyatakan sebagai berpotensi virus, dan pengguna 
komputer akan diberi peringatan 

Metode umum lainnya dari teknik analisa heuristik adalah untuk program anti 
virus akan melakukan de-kompilasi program yang mencurigakan, kemudian 
menganalisa source code yang terdapat didalamnya. Source code dari file yang 
mencurigakan tersebut kemudian dibandingkan dengan source code dari virus-virus 
yang sudah ada atau dikenal dan aktivitas viral. Jika diperoleh kesesuaian 
-pada tingkat persentase tertentu- dimana source code dari file tertentu dengan 
code dari virus yang sudah ada atau dikenal, juga dari aktifitas viralnya, maka 
file yang mencurigakan tersebut akan ditandai dan pengguna komputer akan diberi 
peringatan.

Mesin heuristic yang digunakan oleh program antimalware, dalam prosesnya 
mendeteksi dan mengenali virus, memiliki rules sebagai berikut : 

* Program yang mencoba meng-copy dirinya dan masuk ke dalam program lain 
(dengan kata lain, cara kerja ini merupakan cara klasik dari sebuah virus)
* Program yang mencoba menulis secara langsung ke dalam disk 
* Program yang mencoba untuk tetap berada didalam memory bahkan setelah tidak 
digunakan lagi.
* Program yang melakukan decrypts saat dijalankan (sebuah metode yang sering 
digunakan oleh malware untuk menghindar dari scanner signature) 
* Program yang menempel di port TCP/IP dan menyadap instruksi-instruksi dari 
koneksi didalam jaringan. (kurang lebih seperti inilah cara kerja bot—terkadang 
juga disebut drones atau zombies)
* Program yang berusaha memanipulasi (meng-copy, menghapus, memodifikasi, 
merubah nama, memindahkan atau mengganti dll) file-file yang dibutuhkan oleh 
sistem operasi 
* Program yang mirip dengan program-program jahat yang sudah lebih dulu ada. 

Beberapa kriteria pada mesin heuristic dalam proses mengenali, bisa lebih 
berat, oleh sebab itu scorenya lebih tinggi dari pada yang lain, artinya bahwa 
jika ditemukan ada kesesuaian dengan kriteria tertentu, akan diindikasikan 
sebagai kehadiran perangkat lunak jahat atau malicious software (malware), 
demikian pula bisa terjadi jika sebuah program memenuhi beberapa kriteria yang 
berbeda dalam rules tersebut.

diambil dari BLOG ESET Indonesia: 
http://blog.eset.co.id/index.php/heuristic-apa-dan-bagaimana-bagian-1/




___________________________________________________
Scanned by ESET Mail Security - 5992 (20110328) - www.eset.com



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

-- 
www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia 
Gabung, Keluar, Mode Kirim : [email protected] 

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke