Sastra ini udah disensor dan dihapus oleh sastrawan
Bang Heri Latief di milis Sastra Pembebasan.
Cemburu...
---
Safari Park
Haia Safari!! Kita ke rimba.
Ananda lihat, ada gajah!
Di sebelah sana jerapah.
Awas di kolam! - Banyak buaya.
Jangan terlalu dekat ke tepi,
nanti peleset, batunya licin.
Ananda, semuanya cuma ilusi.
Taman ini tak dihuni hewan liar,
anjing saja tak boleh masuk.
Hanya burung-burung merpati
dengan bebas bisa datang dan pergi.
Karna para birokrat belum bisa mengatur
kebebasan burung dan pikiran kita.
Mungkin ini ilusi lain lagi, ananda?
Sampai ke mana kebebasan itu?
Apa burung merpati di taman
simbol damai yang suci,
ataukah hama, tikus bersayap -
burung nazar di kota besar?
Ananda, aku takut sambil tak takut lagi.
Kataku ini tak masuk akal,
kamu tidak mengerti?
Bagus, kalau 'gitu, jangan bertanya.
Mencari penjelasan tidak boleh,
dosa berat menurut agama kamu.
Sudah malam, aku masih di taman,
sunyi, gelap, dan menakutkan.
Suara kelelawar tak terdengar
Badan demon tak terlihat
namun sangat terasa mereka dekat.
Imajinasi mengerikan,
begitu kecil dan lemahku.
Ananda, aku tak bisa melindungimu.
Demon-demon itu sudah mengejarku.
Orang bule di pondok sana
tak lihat aku menggigil,
tak dengar aku menangis.
Bisu dia, badannya dari batu.
Perempuan dekat sana,
tak dengar namanya dipanggil,
tak menduga aku di sini.
Merasa disakitiku,
tuli dia, hatinya menjadi batu.
Singa yang tinggal di gua sana
haus darah, suaranya besar,
tak terganggu aku di sini.
tak mau ke luar malam ini,
tadi sudah makan, dia tidak lapar.
Ananda, semuanya tinggal ilusi.
Rimba telah dibabat habis,
dan air di kolam sudah keruh.
Kehadiran kamu pula
akan menjadi ilusi.
Masa depanmu di rimba.
Harapan kita, dan cintaku mati.
Ananda, jangan ikut terus!
Kita perlu berpisah di sini.
Jalan yang aku pilih
haram buat kamu, sayang.
Impian aku terbukti bohong.
Bumi di sini, dan surga di sana.
Gajahnya ilusi, fata morgana jerapah.
Ananda, kamu telah belajar pula
lubang buaya ceritanya bohong.
Perempuan tak tari-menari
keliling mayat ditusuk matanya.
Singa kenyang, tak mau makan
tubuh dingin berbau asap dan bir.
Di sinar matahari pertama esok pagi
tinggal tertarik bau daging membusuk
ribuan lalat, berdansa tekno mengumbang
di wajah dan tubuhku.
Ananda, sampaikan pada Ibu
salam aku, dan minta maaf.
Jenazah tolong dikebumikan
di samping kucing sayangku
depan sana, di pohon besar.
Kucingnya dia sangat mencintai.
Mungkin suatu hari pulang dari pasar
dia akan terharu mengingat
berhenti jalan sebentar di makam kucing
Bisa jadi satu tetes air mata sayangku
dibawa angin akan jatuh atas kuburku.
___________________________________________________________
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB Speicher kostenlos - Hier anmelden:
http://mail.yahoo.de
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IotolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Semua orang adalah seniman setiap tempat adalah panggung !
Belajar dan berkarya senilah bersama Rakyat miskin untuk membangun budaya pembebasan !
Silakan kawan kawan kirimkan karya seni berupa tulisan sastra seperti puisi,cerpen,
gambar gambar berupa lukisan, kartun ,komik ,atau undangan kegiatan kebudayaan yang
membangun budaya pembebasan
******Bergabung dan ramaikan diskusi Reboan di jaker (di dunia nyata) atau diskusi di
[EMAIL PROTECTED] (di dunia maya)! Untuk bergabung di diskusi maya silakan kawan kawan
kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] (langganan)
website http://www.geocities.com/jaker_pusat
( underconstructions)
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jaker/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/