Akhirnya, pada tanggal 21 Agustus 2004, pkl 15.00 Saddam Husein meninggal dunia di RS Budi Rahayu-Pekalongan.
 
Kepada semua yang telah memberikan dukungan, disampaikan terima kasih.
 
Salam,
 
Shanty

irene shanty <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
                                BANTUAN SOLIDARITAS

UNTUK SADAM HUSEIN

SEORANG NARAPIDANA POLITIK

DI LP PEKALONGAN-JAWA TENGAH.

 

Kawan-Kawan yang budiman,

Nama Sadam Husein tentu seringkali kita dengar.Nama itu tentu sangat teramat tidak asing di telinga kita. Namun, Sadam Husein yang saya maksudkan dalam surat ini bukanlah Sadam Husein (eks) pimpinan Irak. Meski sama-sama pimpinan, namun Sadam Husein yang saya maksud ini adalah Sadam Husein (eks) pimpinan PRD Pekalongan-Jawa Tengah. Meski demikian nasib ke-dua Sadam Husein ini nyaris sama, sama-sama sedang �dirampas� kemerdekaan hidupnya. Sama-sama sedang berada dalam penjara.

Bedanya, pemerintahan AS berharap agar Sadam Husein (eks) pimpinan Irak dalam kondisi prima agar mudah mempreteli informasi yang diincar oleh AS. Sehingga berbagai upaya pasti dilakukan demi menjaga kesehatan Sadam Husein. Sementara Sadam Husein (eks) pimpinan PRD ini tak ada info yang diincar aparat dari dirinya. Pikiran Sadam hanya akan berbahaya bila ia berada dalam dunia bebas. Pikiran Sadam akan dapat dilumpuhkan bila ia ditempatkan dalam sebuah tempat yang selama ini oleh Orde Baru digunakan sebagai mesin yang paling efektif untuk menghentikan ancaman terhadap kekuasaan yakni: PENJARA! Sadam Husein si Pimpinan PRD Pekalongan pun oleh hakim divonis 5 tahun penjara. Bagi aparat/penguasa, lain-lain soal Sadam tentu bukan sesuatu yang menarik: Tak soal di LP si Sadam mau sakit atau sehat, Mau bahagia atau tidak, mau kurus atau tambun, tak ada urusan�!!! Itulah bedanya antara SADAM HUSEIN si Pimpinan Irak dengan SADAM HUSEIN si Pimpinan PRD Pekalongan.

Sadam Husein Pekalongan memang harus menjalankan masa hukumannya 5 tahun di LP Pekalongan. Ia dihukum atas �kesalahannya� berusaha membongkar kasus Mark Up Pembangunan Terminal Pekalongan tahun 2002 yang lalu di Jajaran Pemda dan DPRD.

Sekitar bulan Februari 2004 yang lalu, Sadam Husein harus dilarikan ke Rumah Sakit lantara sakit TBC Kronis yang diidapnya. Selepas dari rumah sakit, Sadam Husein nampak sehat kembali. Namun, pada hari Senin, 17 Agustus 2004, Sadam kembali harus dilarikan ke rumah sakit. Kali ini kondisinya jauh lebih memprihatinkan dibanding  kali pertama ia mondok di rumah sakit. Sadam Husein Lumpuh!!! Ia tak bisa lagi berkomunikasi dengan dunia luar. Ia sudah tidak dapat mengenali orang-orang. Bobot tubuhnya mungkin kini hanya tinggal 27 kg. Hanya detak jantung yang masih berdegup dan sesekali kelopak matanya terbuka lemah yang menandakan ia masih hidup!!!

Pada hari ini, 19 Agustus 2004, rumah sakit mulai memasangkan alat Bantu makan, air seni dan juga infuse� Sadam tetap belum mampu berkomunikasi dengan dunia luar. Dokter masih melakukan observasi terhadap penyakit yang dideritanya.

Kawan-kawan yang budiman,

Berpolitik bukan sebuah langkah yang salah. Sadam Husein bukan presiden, ia hanya seorang tenaga servis elektronik yang ditempatkan oleh PRD untuk membantu komunitas kaum miskin kota. Ia adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab dan keinginan sama dengan anda: �Memperbaiki Indonesia agar lebih demokratis, beradab, menghargai ham, berkeadilan, bebas dari para koruptor, dan bla bla bla�.�.

Ketika Sadam Husein masuk rumah sakit Budi Rahayu yang terletak di Jl. Barito, Kamar. No. 19 (Telp 0285-423491), tak ada uang yang dapat dijadikan uang muka untuk membayar rumah sakitnya. Hanya karena kebaikan rumah sakitlah, akhirnya Sadam dapat memperoleh perawatan.

Untuk itu, kami berharap bantuan kawan-kawan agar sudi kiranya berbagi simpati/empati dengan Sadam Husein. Ia membutuhkan pengobatan yang panjang agar dapat kembali pulih dan menjalankan masa hukumannya di LP Pekalongan.

Bila anda berkenan, silahkan mengantarkan bantuan langsung ke rumah sakit yang telah saya sebutkan di atas atau mengirimkan pada: Moh. Bambang Susilo. BNI Cab. Semarang No. Rek. 013.004474895.901. Atau Anda dapat menghubungi Bambang (kawan yang saat ini selalu berada di samping Sadam Husein) melalui telp 0817 951 4442.

Demikianklah dan kiranya kawan-kawan dapat memberikan bantuan dan meringankan derita yang kini dialami oleh Sadam Husein.

Atas bantuan dan dukungannya kami sampaikan terima kasih.

Irene Shanty.

 

 

 

 

 

 

 

 

 





> ATTACHMENT part 2 image/gif name=logo_sm.gif


> ATTACHMENT part 3 image/gif name=blackpix.gif


> ATTACHMENT part 4 image/jpeg name=sm1nurcholismadjid19x.jpg