Innalillahi wainna illaihi roji'un

Kami keluarga besar Konfederasi SBSI mengucapkan turut berbelasungkawa atas wafatnya almarhum Bapak Munir, SH.

Semoga arwahnya diampuni, diterima segala amal ibadahnya serta ditempatkan disisi Allah SWT dengan layak.

Salam Solidaritas,
Idin Rosidin
Sekretaris Jenderal KSBSI
--------- Original Message --------
From: [EMAIL PROTECTED]
To: "Ben Abel" <[EMAIL PROTECTED]>, "Yunantyo Adi S" <[EMAIL PROTECTED]>, "Budiman Sudjatmiko" <[EMAIL PROTECTED]>, "Bung Willy" <[EMAIL PROTECTED]>, "Bung Wilson" <[EMAIL PROTECTED]>, "Zapa" <[EMAIL PROTECTED]>, "Zwastika" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mas Staenley" <[EMAIL PROTECTED]>, "Bung Mugi" <[EMAIL PROTECTED]>, "Bung Nezar" <[EMAIL PROTECTED]>, "NH" <[EMAIL PROTECTED]>, "Pak Kutut" <[EMAIL PROTECTED]>, "Offstream Lexi" <[EMAIL PROTECTED]>, "Christanty Linda" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ma'ruf" <[EMAIL PROTECTED]>, "Bung Max Lane" <[EMAIL PROTECTED]>, "Bung Meggy" <[EMAIL PROTECTED]>, "Van Klinken Gerry" <[EMAIL PROTECTED]>, "Van Gogol" <go21@ . >, "Atmojo Heru" <[EMAIL PROTECTED]>, "Bung HL" <[EMAIL PROTECTED]>, "Pak Isa" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mas Iwan Pilat" <[EMAIL PROTECTED]>, "Pak Jaap" <[EMAIL PROTECTED]>, "Balowski James" <[EMAIL PROTECTED]>, "Waluyo Jati" <[EMAIL PROTECTED]>, "JKB" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mac Dougall John" <[EMAIL PROTECTED]>, "Pontoh Coen" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mas Danang" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ditasari" <[EMAIL PROTECTED]>, "Reza Faisol" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mas Fajar" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mas Fay" <[EMAIL PROTECTED]>, "FMN" <[EMAIL PROTECTED]>, "Aditjondro" <[EMAIL PROTECTED]>, "Gondrong Agung" <[EMAIL PROTECTED]>, "Lenin Agus" <[EMAIL PROTECTED]>, "Romo Andang" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mas Andi" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mas Andreas" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ayu" <[EMAIL PROTECTED]>, "Utami Ayu" <[EMAIL PROTECTED]>, "Pursena Bagus" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mas Bonnie" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mas HHD" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mas Arief" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mas Ariel" <[EMAIL PROTECTED]>, "Heru Admodjo" <[EMAIL PROTECTED]>, "Moel" <[EMAIL PROTECTED]>, "Bung Kuok" <[EMAIL PROTECTED]>, "Pak Kutut" <[EMAIL PROTECTED]>, "Pak Liek" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "Kampoeng Percik" <[EMAIL PROTECTED]>, "Bung Priyo" <[EMAIL PROTECTED]>, "IKOHI" <[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, "sastra pembebasan" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [JAKER] Re: Nasib Munir
Date: 08/09/04 07:52

SELAMAT JALAN MUNIR,
BUDI BAIK HATINURANIMU,
ADALAH JEJAK LANGKAH INSANI
UNTUK MENCARI KEBENARAN.
 
KINI KAU TELAH TIADA,
NAMUN JASAMU TETAP EKSIS
UNTUK SEMUA ANAK BANGSA.

LA LUTA CONTINUA!

* CATATAN:
Menurut kabar terakhir sedang dilakukan otopsi oleh PIHAK KEHAKIMAN
JUSTISI BELANDA. Paling cepat hari sabtu, akan diserahkan ke KBRI-
Belanda. Sa�t ini Jenazah masih berada di penyimpanan jenazah - Schiphol.
 
Sehubungan dengan tujuan pendaratan pesawatnya di Schiphol, pihak pemerintah Belanda berwenang untuk meneliti dan mendapatkan bukti kebenaran atas akibat wafatnya Munir. Kebijakan tersebut dinilai wafatnya dalam pesawat GARUDA di daerah teritorial negara Belanda. Dan secara hukum di Belanda bahwa Maskapai Penerbangan GARUDA dan pemerintah Indonesia adalah pemegang wewenang atas tanggung jawab wafatnya Munir.
 
Jadi sangat diperlukan dukungan para kawan untuk ikut menghadiri proses serah terima Jenazah Munir dari pihak kehakiman Justisi Belanda kepada KBRI di Den Haag. Ini sekaligus bisa diketahui secara langsung atas kesaksian transparasi kebenaran. 
 
wass.
Mira

Ben Abel <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ini berita sangat mengejutkan. Bangsa Indonesia kehilangan salah satu
jawara kebudayaan-kemanusiaan, penganjur pemberadapan nilai kemanusiawian
dan hak-hak azasi manusia umumnya. Munir merupakan salah satu dari
segelitir tokoh depan yang meninggalkan tauladan bagi generasinya dan
generasi selanjutnya. Dialah pahlawan sesungguhnya yang patut dimakamkan di
taman makam pahlawan. Tetapi, mungkin sekali almarhum sendiri tidak begitu
hirau. Apalagi mengingat bahwa makam para orang-orang yang dinyatakan dan
menyatakan diri sebagai pahlawan itu, lebih banyak merupakan para
pembantai, yang bukan hanya membantai hak segala orang, juga menciptakan
teror yang merongrong hak-hak azasi kemanusiaan sebagian besar orang,
sampai pun melenyapkan tubuh dan nyawa. Padahal justru hal-hal inilah yang
dilawan, sampai membuat kawan satu ini menjadi Munir seperti dikenal dunia.
Tentu saja kita berharap, bahwa semua jerih payah yang telah dibaktikan
oleh Munir akan terus berlanjut. Karena obor perjuangan hak-hak azasi
manusia dengan cita-cita luhur untuk keadilan rata menyeluruh itu pastilah
akan diestafet-teruskan oleh kawan-kawan, pun kita sekalian.

Sebagai pribadi, aku setuju pada seruan bahwa untuk menghormati Munir,
kita harus menaikan bendera setengah tiang.

Serukan kepada semua !!!!

Kepada para teman dekat, handai taulan dan kerabat almarhumah, terutama
keluarga langsung, semoga tabah.


Terima kasih Munir, terima kasih.
Hormat dan salut untukmu, selamanya.

Yang dalam perkabungan : ben abel






Semua orang adalah seniman setiap tempat adalah panggung !
Belajar dan berkarya senilah bersama Rakyat miskin untuk membangun budaya pembebasan !
Silakan kawan kawan kirimkan karya seni berupa tulisan sastra  seperti puisi,cerpen, gambar gambar berupa lukisan, kartun ,komik ,atau undangan kegiatan kebudayaan yang membangun budaya pembebasan
******Bergabung dan ramaikan diskusi Reboan di jaker (di dunia nyata) atau diskusi di [EMAIL PROTECTED] (di dunia maya)! Untuk bergabung di diskusi maya silakan kawan kawan kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] (langganan)

website  http://www.geocities.com/jaker_pusat
( underconstructions)



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke