Laporan AMP Numbay:
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
Kronologis
Komite Solidaritas Papua &
Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Numbay di Jayapura
Kamis, 09 Septemeber 2004 AMP Numbay Report,
Aksi yang dilakukan oleh Komite Solidaritas Papua dan AMP Numbay, dilakukan sejak Pagi hari Pukul 09:00 Wit. Aksi yang diikuti oleh 700 massa aksi itu memulai aksi dari halaman parkir kampus Universitas Cenderawasih Papua, yang dilanjutkan dengan orasi Politik oleh Jefri dan Jafta berserta Jusak Pakage (Komite solidaritas Papua).
Dalam orasi politiknya Jefri mengatakan bahwa "pada tahun 1968 Ali Murtopo mantan agen Intelijen Indonesia mengatakan kepada para pemuda papua yang berkunjung ke Istana Negara disaat bertemu dengan mereka ia mengatakan pergi pulang dan katakan pada Allahmu bahwa kami hanya ingin tanah dan kamu pergi cari tanah lain di pasifik.. Yusak Pakage dari Komite Solidaritas Papua dalam orasinya mengatakan "Demokrasi yang dijalankan tidak sesuai dengan demokrasi dan hukum berlaku dinegara ini karena Pemerintah, aparat keamanan juga dapat meperkosa hukum yang mereka buat, artinya demokrasi dan hukum yang diatur oleh orang yang punya jabatan dan kedudukan sajalah yang layak menyampaikan aspirasi.. Tak ketingalan pula dari Sonamapa (Jeck) menyampaikan orasi politiknya suatu bangsa tanpa pembebasan. Suatu bangsa berjuang karena pembebasan sehingga mahasiswa adalah ujung tombak dari perjuangan tanah Papua.
Pada Pukul 10:30 Wit aksi masa dari halaman uncen-Jayapura melakukan "Long Mars" ke Kantor Otonom Kotaraja, sepanjang jalan raya dipenuhi oleh aksi massa mahasiswa, pemuda, masyarakat menyebabkan arus Lalintas sepanjang jalur Abe-sentani dan Abe � Japura mengalami lumpuh total. Dalam perjalanan aksi itu, massa demonstrasi meneriakan yel-yel, antara lain: (Papua " Merdeka, Otonomi no, Pemekaran no dan Freedom yes ) Tuntut Capres jangan hanya mengambil suara rakyat papua, sambil meneriakan yel-yel massa demonstrasi memberikan selebaran aksi kepada para pengguna jalan, sopir taxi dan penumpang taksi yang lewat sepanjang jalan Abe � kota raja yang ruas jalan kiri tutupi masa dengan berjalan kaki.
Massa aksi dilengkapai dengan 3 Spanduk yang bertuliskan: Tuntut PEPERA Ulang, Dialog Internasional dan Referendum adalah solusi untuk rakyat Papua Barat, juga diperlengkapi dengan poster-poster yang berisikan " Boikot Pemilu Aja" Pemekaran dan Otonomi Khusu untuk siapa ? Capres kasi apa untuk Papua ? Tolak Militerisme di seluruh tanah Papua. Massa aksi sampai di Kantor Otonom selama 15 menit melakukan orasi politik kemudian semua naik keatas 4 buah Truk menuju Jayapura dan tiba di Imbi Pukul 11:00 Wit aksi massa turun dari Truk sambil melakukan "long mars" yang diikuti oleh orasi Politik dari Jefri bahwa kami bukan bangsa Indonesia, karena Demokrasi Pancasila itu berpihak kepada orang yang punya jabatan dan kaya lah berhak untuk bebas menyampaikan aspirasi, apa yang akan diberikan Capresi mega-bambang untuk rakyat Papua, karena yang mereka inginkan adalah suara rakyat papua sementara orangnya yang berambut keriting, kulit hitam tidak disukai, Apakah ini membuktikan kita sebagai bagian dari RI ?, coba mama-mama, bapak-bapak lihat apakah kulit kita sama, kita sangat berbeda sekali dan memang kita ini bukan bagian dari bangsa Indonesia, orasi ini berjalan selama 25 menit setelah itu seluruh massa aksi naik truk menuju KPU Provinsi Papua dan tiba pada pukul 12:20 Wit. Korlap aksi , Jefri Pagawak dibantu oleh Jefta masa aksi ini sampai didepan Kantor KPU Provinsi Papua dan kemudian memberikan pangung politik kepada wakil-wakil orator dari AMP Numbay, LMND Papua, Komiter Solidaritas Papua, dan Tapol.
Dalam orasi Politiknya Jefri, mewakili AMP Numbay menyatakan bahwa aksi-aksi demokratik rakyat papua hari ini kita bicara untuk kami punya generasi 1.000 tahun yang akan datang bukan hari ini, karena pejabat Gubernur Papua, KPU Provinsi Papua sudah kena Virus Republik Indonesia dan sudah tidak murni lagi membela kepentingan rakyat Papua sebab setiap hari yang dipikirkan adalah uang dan perempuan. Dan para pejabat ini tidak akan pernah membuat perubahan, kira-kira dong punya anak-anak cucu mereka ini akan tinggal dimankah ?, Apakah mereka akan pergi dan tinggal di tanah Jawa ?. Dong harus tahu bahwa Justru anak-anak gembel, inilah yang akan merubah masa depan ini karena kami pikir bukan untuk diri kami tetapi untuk 1.000 tahun yang akan datang bagi manusia berkulit hitam, berambut keriting.
Pada pukul 12:40 pembacaan pernyataan sikap oleh Yusak Pakage dan pukul 12:45 penyerahan statement Politik ke Ketua KPU Provinsi Papua Ferry Kareth, SH. M.Hum. Sebelum penyerahan pernyataan sikap Korlap Jefri mengajukan bebarapa pertanyaan kepada Ketua KPU. Apakah KPU menjamin Capres Mega-Bambang akan memberikan kesejahteraan bagi rakyat Papua, Apakah KPU pemilu ini akan memberikan solusi bagi penyelesaian masalah Papua Barat. Menurut KPU bahwa aspirasi yang adik-adik sampaikan itu bukan dialamatkan kepada kami tetapi tolong kirim ke KPU Pusat Jakarta yang mempunyai kewenangan dan bukam kami disini. Lalu Mengapa KPU Provinsi Papua dibentuk untuk apa ?, Jawaban bapak Ketua KPU tidak benar sama sekali karena KPU Papua ini kenapa dibentuk ? KPU Provinsi Papua merupakan bagian dari Republik Indonesia yang sudah kena Virus dari Indonesia dan bukan untuk rakyat, yang dilajutkan dengan penyerahan Pernyataan Sikap.
Pada kesempatan tersebut, AMP-Numbay, Komite Solidaritas Papua, Tapol, Masyarakat, Pemuda dan Perempuan Papua menyampaikan sikap bahwa " Review Pepera 1969 dan "Segera lakukan Pepera ulang" .
Aksi kali ini berakhir pada pukul 13:00 Wit, massa aksi membubarkan diri depan Kantor KPU Provinsi Papua kota Papua. Pada pukul 13:15 kembali " Long Marsh" dari Dok II kantor Gubernur menuju Imbi, seluruh ruas jalan raya digunakan oleh massa aksi sambil berjalan kaki meneriakan yel-yel Papua Merdeka, Otonomi no, Pemekaran no dan sebuah lagu "
Kami bukan Indonesia 2 x
Kami bangsa Papua, bangsa Papua
Baru ko bilang, kami Indonesia
Massa aksi sebanyak 700 orang semakin ramai, yang penuh semangat berjalan kaki, sepanjang jalan utama kendaraan tidak bisa lewat karena penuh denga massa aksi, maju terus pantang mundur bagaikan lautan manusia memenuhi sepanjang jalan utama tidak ada satu pun kendaraan yang lewat semua ikut dari belakang, dalam perjalanan itu massa aksi sambil bergandengan tangan menutup jalan utama sambil berjalan pelan-pelan menambah kemacetan lalulintas yang cukup serius jantung kota Jayapura sampai Kantor DPRD Provinsi Papua, dan arakan massa aksi menuju Imbi pada pukul 14:00 Wit.
Setelah tiba di Imbi terjadi insiden kecil antara massa aksi dengan seorang anggota Polisi yang berusaha mengacaukan situasi demonstrasi. Anggota polisi ini kena pukulan dari massa. Hal ini menyebabkan pihak keamanan Polres dan Polda Papua kewalahan dalam menghadapi massa aksi. Akhirnya massa aksi dengan menggunakan 2 truk kembali ke Abepura pada pukul 16:00 Wit tiba di lingkaran , massa aksi kemudian membubarkan diri di Lingkaran Abe ke tempat masing-masing.
Demikian laporan AMP Numbay saat ini dari West Papua, Port Numbay
" Bersama Kebenaran Sejarah Sang Bintang Kejora "
AMP-Numbay Report
Do you Yahoo!?
Read only the mail you want - Yahoo! Mail SpamGuard.
Semua orang adalah seniman setiap tempat adalah panggung !
Belajar dan berkarya senilah bersama Rakyat miskin untuk membangun budaya pembebasan !
Silakan kawan kawan kirimkan karya seni berupa tulisan sastra seperti puisi,cerpen, gambar gambar berupa lukisan, kartun ,komik ,atau undangan kegiatan kebudayaan yang membangun budaya pembebasan
******Bergabung dan ramaikan diskusi Reboan di jaker (di dunia nyata) atau diskusi di [EMAIL PROTECTED] (di dunia maya)! Untuk bergabung di diskusi maya silakan kawan kawan kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] (langganan)
website http://www.geocities.com/jaker_pusat
( underconstructions)
| Yahoo! Groups Sponsor | |
|
|
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jaker/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

