UNDANGAN PEMUTARAN FILM DAN DISKUSI :
HARI, TANGAL : 28 Oktober 2004
Jam : 09.00 wib
Tempat : Ruang Seminar F. Sastra UNS Solo
A. Pemutaran Film Sejarah
Ada beberapa Film yang sesungguhnya sangat menarik
untuk diputar dalam forum ini. Beberapa film adalah
terdiri dari film sejarah.
Film dan Sutradaranya :
1. Saya Kira Sulit Untuk Dilupakan, Sulit Untuk
Dilupakan
2. Memori Kolektif Artefak Kota Solo Masa Kerajaan.
Sutradara : Muhammad amien
3. Diantara Api dan Keping Rupiah
Sutradara : Pita Amurwabumi
( bila waktu cukup, sangat mungkin untuk diputar
beberapa film lain)
4. Seminar Film dan Sejarah
Seminar ini dibagun dengan tiga tema yang saling
berhubungan satu dengan yang lainnya.
Tema : Metode Sejarah dalam Pembuatan Film
A. Pembicara : Muhammad Amin, SS.
Profile : Alumni jurusan Sejarah UNS, Sutradara
di beberapa film, saat ini bekerja di Lembaga
Pendidikan Teknologi Pedesaan (LPTP) Solo.
B. Pembicara : Pita Amurwa, S. Kom
Profil : Alumni Jurusan Komunikasi Fisip UNS,
Sutradara dan editor beberapa film dan saat ini
mahasiswa komunikasi pasca sarjana UNS.
C. Pembicara : Drs A. Susanto, M. Hum Profile :
Sejarawan dan Pengajar di Jurusan Sejarah FSSR UNS
Acara ini diselenggarakn oleh : Jurusan Ilmu Sejarah
UNS, Rumah Baca Kerja Sinema, Forum Mahasiswa sejarah,
Toko Buku bumimanusia.
Catatan :
Sejak zaman dulu proses kreatif seringkali dimasuki
pesan pesan. Bahkan tidak jarang pesan tersebut mampu
memanipulasi fakta sejarah. Baik sebagai alat politik
untuk merebut atau mempertahankan kekuasaan, ataupun
sekedar memberi legitimasi. Dulu dikenal bentuk-bentuk
pembuatan babad, serat, prasasati yang kebenarannya
juga menjadi polemik. Bahkan sangat mungkin dilakukan
untuk menguatkan legitimasi sebagai raja yang
keturunan dewa. Di zaman pergerakan pra kemerdekaan
Indonesia juga terjadi hal yang sama. Ketika itu
disusun beberapa buku fiksi sebagai alat propaganda
yang saat ini dikenal dengan nama bacaan liar. Kita
bisa menyebut buku Hikayat Kadiroen, Tjambuk Berduri,
Student Hidjau, Syair Rempah-rempah dan lain
sebagainya yang ditulis oleh tokoh pergerakan.
Kencenderungan tersebut tentu saja juga masuk ke ranah
film yang lebih potensial untuk mempengaruhi publik.
Arifin C. Noer sutradara film G 30S/PKI, ditengah
kritikan sebagai sutradara dan penulis naskah flm
kontrofersial pernah mengatakan bahwa, Film ini adalah
alat pendidikan yang ampuh. Dalam sekejab laksana
sulapan, siapapun akan diperkaya oleh film atau
dipengaruhi oleh film. Film laksana keris pusaka yang
penuh tuah namun mengandung sumber bahaya (Kompas, 22
Oktober 1988)
Ada hubungan yang secara khusus terbangun diantara
film dan metode sejarah. Terutama film dengan tema
politik, film berdasarkan kisah nyata dan film
dokumenter. Namun tentu saja keduanya akan berdiri
dengan kaidah masing masing. Film memiliki kaidah
tersendiri yang pada mulanya berangkat atas nama
proses kreatif. Sementara sejarah, berangkat dari
kaidah ilmiah yang menggunakan metode kerja yang
ilmiah pula. Apakah metode ilmiah semacam metode
sejarah tersebut akan menjadi ancaman sebagai belenggu
bagi pembuatan film dengan tema tema tertentu
tersebut.
Dalam perfilman di Indonesia, ada beberapa film yang
berhasil membuat trauma kolektif yang panjang karena
telah masuk kewilayah politik yang sangat
kontrofersial. Bahkan beberapa film tersebut sempat
menjadi rujukan bagi kebenaran sejarah oleh banyak
kalangan. Kita sebut saja film Janur Kuning, Enam Jam
di Yogja G 30S/ PKI,Serangan Fajar adalah beberapa
contoh film politik yang cukup kontrofersial. Bahkan
Film Pengkhianatan G 30S/ PKI adalah salah satu film
yang telah berhasil mempengaruhi publik selama
bertahun-tahun. Film docudrama yang berduransi 271
menit tersebut semual berjudul Sejarah orde Baru.
Namun karena beberapa alasan, judul tersebut diganti
menjadi seperti apa yang selama ini diketahui.
Di Publik perfilman di Amerika baru-baru ini juga
dikejutkan dengan munculnya film kontrofersial "9/11
Fahreinheit" karya Michael Moore. Film tersebut
menjadi semacam "argumentasi" atas penyerangan ke Irak
oleh Amerika. Dalam film tersebut diduga kuat membawa
kebenaran sepihak yang menguntungkan pemerintahan
George Bush.
Dalam proses pra film dikenal istilah membuat scrip
atau skenario. Dalam proses inilah alur alur film
dibangun dengan menggunakan sumber sumber yang ada.
Seringkali karena kepentingan industri film atau
bahkan kepentingan politik, kebenaran-kebenaran fakta
diabaikan demikian saja untuk membentuk alur alur yang
lebih menguntungkan. Atau bahkan penyusunan skenario
tersebut memang direncanakan sedemikian rupa untuk
mengaburkan fakta. Kenyataannya memang proses
penyusunan skenario film tidak memungkinkan untuk
dipublikkan keseluruhannya.
Film real story, film dokudrama dan film dokumenter
yang memiliki kaitan erat dengan fakta, data dan
peristiwa juga sangat berkompeten dengan metode
sejarah. Untuk itulah forum seminar sejarah dan film
menjadi sangat penting bagi publik.
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IotolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Semua orang adalah seniman setiap tempat adalah panggung !
Belajar dan berkarya senilah bersama Rakyat miskin untuk membangun budaya pembebasan !
Silakan kawan kawan kirimkan karya seni berupa tulisan sastra seperti puisi,cerpen,
gambar gambar berupa lukisan, kartun ,komik ,atau undangan kegiatan kebudayaan yang
membangun budaya pembebasan
******Bergabung dan ramaikan diskusi Reboan di jaker (di dunia nyata) atau diskusi di
[EMAIL PROTECTED] (di dunia maya)! Untuk bergabung di diskusi maya silakan kawan kawan
kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] (langganan)
website http://www.geocities.com/jaker_pusat
( underconstructions)
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jaker/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/