Harian Komentar 27 October 2004
GM Demokrat Laporkan Bukti KKN Yusril ke SBY Salah satu menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Yusril Ihza Mahendra digoyang Generasi Muda (GM) Demokrat. Mantan Menteri Menkeh dan HAM di era Megawati ini dilaporkan terkait KKN senilai 1 juta dolar AS. Kini surat dan bukti-bukti dugaan kasus KKN Yusril itu telah dilaporkan GM Demokrat ke Presiden SBY. Hal ini diungkapkan Penasihat GM Demokrat, Primawira dan Alex Asmasoebrata. Menurut mereka, seperti disampaikan kepada Komentar di Jakarta, kemarin (26/10), surat bukti itu telah diterima tim ahli kepresidenan di Istana Negara, Jakarta sejak 20 Okto-ber lalu. Bukti yang dilaporkan itu juga mencakup surat bukti resmi Yusril ke Pengadilan Negeri Sumatera Utara (Nomor M UM 01 06-08) tanggal 5 Januari 2000, yang waktu itu di-ketuai oleh H Mahjuddin SH. Dalam surat bukti itu, terkait permintaan Yusril melalui Djohan Tanary (Direktur PT Gunung Mas Gemilang-GMG, Jl Tubagus Angke Blok D I/15 Jakarta, 20/11/1999) agar Mahjuddin bisa melakukan perlindungan hukum dan mo-hon dapat diberikan izin untuk pelaksanaan putusan serta-merta perkara No 541/Pdt G/1998/PN Mdn jo No 541/Pdt G/1998/PN Mdn. Itu diduga merupaan bentuk intervensi Menkeh dan HAM waktu itu menyangkut barang bergerak, senilai 1 juta dolar AS tersebut, dan instruksi ini ditandatangani oleh Yusril Ihza Mahendra sendiri sebagai Menteri Hukum dan Perun-dang-undangan/HAM. Mahjuddin sendiri menurut Alex Asmasoebrata (Ketua Umum Dewan Penasihat GM Demokrat) pada Komentar di Jakarta, Selasa (27/10) kema-rin, telah menyatakan siap menjadi saksi atas dugaan KKN yang dilakukan oleh Yus-ril Ihza Mahendra tersebut. Dan, kalau ada pertanyaan me-ngapa diungkapkan sekarang, karena tidak mungkin diung-kap pada pemerintahan Mega-wati. "Malah Pak Mahjuddin khawatir kasus itu tidak saja dipetieskan, tapi ia juga ditang-kap dan penjara di mana saat itu Yusril menjabat sebagai Menkeh dan HAM," kata man-tan pembalap nasional ini. Alex Asmasoebrata sendiri meminta agar Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla benar-benar mengkaji dan meneliti bukti-bukti pembantunya yang ber-masalah sesuai instruksi presi-den yang ingin menuntaskan kasus-kasus KKN. "Sebab, tidak mungkin mem-bersihkan rumah yang kotor jika sapunya kotor," tutur Alex. Yusril sendiri ketika ditanyai wartawan beberapa waktu lalu, menyatakan masih akan men-dalami laporan terhadap dirinya. Yusril saat ini menjabat Men-sesneg.(zal) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IotolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Semua orang adalah seniman setiap tempat adalah panggung ! Belajar dan berkarya senilah bersama Rakyat miskin untuk membangun budaya pembebasan ! Silakan kawan kawan kirimkan karya seni berupa tulisan sastra seperti puisi,cerpen, gambar gambar berupa lukisan, kartun ,komik ,atau undangan kegiatan kebudayaan yang membangun budaya pembebasan ******Bergabung dan ramaikan diskusi Reboan di jaker (di dunia nyata) atau diskusi di [EMAIL PROTECTED] (di dunia maya)! Untuk bergabung di diskusi maya silakan kawan kawan kirim email kosong ke : [EMAIL PROTECTED] (langganan) website http://www.geocities.com/jaker_pusat ( underconstructions) Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jaker/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

