--- In [EMAIL PROTECTED], Taqi Muntazheri
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Prediksi saya, buku yang anda tawarkan itu sangat bagus dibaca
generasi baru yang agak sulit untuk membedakan antara realita dan
kebenaran.  Namun yang perlu saya tanyakan di milis ini, kenapa itu
Xanana Gusmao terlalu cepat membuat konneksi dengan regim sekarang
yang juga warisan Suharto yang barbaris itu.  Sementara Yudhoyono
termasuk dedongkot yang barusaja mencuci tangan dari lumuran darah
bangsa Timor Larose yang tidak kepalang tanggung jumlahnya. Andaikata
semua penjahat-penjahat perang tersebut sudah diseret kemahkamah
Internasional untuk mempertanggung jawabkan kedhalimannya itu, barulah
oke untuk konneksinya, itupun kalau pemimpin sekarang fair dalam
kepemimpinannya, yang sudah barang pasi benar-benar berasal dari
kalangan oposisi.
 
Selanjutnya marilah kita renungkan sejenak, apakah belum saatnya bagi
bangsa-bangsa yang terjajah di kepulauan Melanesia ini untuk
bersatupadu menggulingkan dan menghapuskan "NKRI" pura-pura made in
"The Dutchment colony" itu dari peta dunia ?   Pertanyaan ini
khususnya kita alamatkan kepada bangsa Timor Larose, sedangkan bagi
bangsa Acheh - Sumatra, Papua Barat dan Maluku sudah okey, tinggallagi
menggabungkan seluruh pasukannya untuk meluluh lantakkan TNI/POLRI
yang makin lama makin buta mata hatinya.
 
Sayang bagi bangsa-bangsa yang lain dari dari 4 bangsa yang telah saya
sebutkan itu, nampaknya masih bertanya-tanya, antara ya dan tidak.
Mereka masih percaya kepada pembohong-pembohong Munafik itu yang
menamakan mereka sebagai "Suku" bukan "Bangsa"
 
Jalan yang terbaik memang KEPEDULIAN PBB untuk membawa masalah besar
itu kemeja Hijau Internasional, bukan meja hijau penjajah itu sendiri
(baca Indonesia pura-pura). Ini kalau memang PBB itu belum DEKADEN.
Kalau PBB tidak mau tau tentang PENJAJAHAN itu, ya terpaksalah apa
yang dapat kita usahakan demi KEMANUSIAAN yang berada di kepulauan
Melanesia ini.
 
Camkanlah yang satu ini; "BANGSA MANAPUN YANG TEGA MELIHAT SUATU
BANGSA DIJAJAH OLEH BANGSA YANG LAIN, BANGSA TERSEBUT LEBIH KEJAM DARI
PENJAJAH ITU SENDIRI".   Sekali lagi renungkan hai bangsa-bangsa yang
memiliki komitment dengan "KEMANUSIAAN"
 
Sekian dulu Laluta, tegugkan pendirian anda.

Mira Wijaya Kusuma <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Mengucapkan Selamat atas penerbitan buku Kesaksian
mantan NAPOL ORBA dan Aktivis PRD. 

Buku Catatan-catatan penjara Wilson yang berjudul
"Dunia Di Balik Jeruji: Kesaksian Perlawanan" memang
sudah lama dinanti penerbitannya. Buku tersebut
tentunya akan sangat bermanfaat buat konsumsi pembaca
untuk Mengetahui, Mengerti serta Memahami Kesaksian
Perlawanan terhadap K E J A H A T A N mekanisme Sistim
Pemerintahan ORBA berkarakter Militeristik dibawah
Rejim Fasis SOEHARTO... 

Ekspresi Perjuangan Politik dibawah Represi ORDE BARU
Rejim Soeharto telah mengajarkan kita semua sebagai
Perjuangan Generasi yang lahir di Alam Represi ORBA, 
disebut "Lost Generation". Yang mana Rakyat diajarkan
dan dididik untuk menjadi manusia yang apatis serta
takut untuk memperjuangkan Penegakan Hukum atas Hak
Sipil Warga Negara. Berapa Mahal Nilai Resiko
Perjuangan Anak Bangsa seperti Wiji Thukul dkknya yang
berhasil membebaskan dirinya untuk Berlawan dari
segala pengaruh Indoktrinasi Pemalsuan Sejarah
Perjuangan Kerakyatan dan pemalsuan Informasi Media? 

Mudah-mudahan buku catatan dari Mantan NAPOL ORBA ini
akan memberi inspirasi baru bagi para pendukung
Gerakan Demokratisasi dalam menghadapi tantangan
kebijakan pemerintahan SBY beserta para pengikut dan
pengagum Rejim Soeharto yang dirasa masih eksis.

  
La Luta Continua!

--- In [EMAIL PROTECTED], wiwil wilson
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Sudah  terbit catatan-catatan penjara Wilson, 

mantan Napol Orde baru dan Aktivis PRD 

berjudul  "Dunia Di Balik Jeruji: Kesaksian
Perlawanan."  ( Resist Book, 2005).  Buku ini diberi
kata  pengantar oleh Xanana Gusmao, mantan napol dan
presiden Timor Lorosae dan Joesoef Isak, mantan tapol
1965 dan giat di penerbit perjuangan Hasta Mitra.

Menurut XanananaGusmao, presiden Republik Demokratik
Timor  Lorosae. "Buku ini adalah cerita mengenai
fakta
yang sering terjadi dan digambarkan dengan  nuansa
aktivisme politik yang menonjol serta  sensitivitas
manusia."

Menurut Joesoef Isak, mantan Napol 1965 dan pengelola
penerbit Hasta Mitra. "Sekarang kita menjadi banyak
tahu tentang isi penjara Cipinang yang minim
dibeberkan  terbuka kepada publik. Sebagai seorang
peneliti sosial, dia secara lugas mencatat apa yang
dia  alami dan lihat sendiri".

Sebagai epilog adalah tulisan Agung Ayu Putri, 
aktivis Ham yang aktif di Jaringan Kerja Budaya." 
Bahwa institusi negara, termasuk penjara, tidak 
pernah bersifat netral. Semuanya dibangun untuk 
melindungi tata sosial yang menguntungkan --  secara
langsung maupun tidak -- kelas yang  berkuasa."
  
Untuk mendapatkannya hubungi:
Penerbit Resistbook
Jl magelang KM 5 Gg Bima No 39, Kutu Dukuh 
Yogyakarta 55284
Phn/faks; (0274) 580439
email; [EMAIL PROTECTED] 

atau 

Hubungi distributor progresif yang dikelola mantan
napol PRD Petrus dan Roso:

CV Doea Lentera Agency
Jl Mampang Prapatan X/37-S-Jakarta-12790
Phn : 7919 4049 atau 924 3005
Fax : 791 94049
Email:  [EMAIL PROTECTED] 


PS: Peluncurannya akan diadakan bulan Maret 
nanti......tunggu pengumuman dan undangannya




            
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Yahoo! Mail - 250MB free storage. Do more. Manage less. 
http://info.mail.yahoo.com/mail_250

Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
document.write('');

---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kuasa_rakyatmiskin/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term'
--- End forwarded message ---









Semua orang adalah seniman setiap tempat adalah panggung ! 
Belajar dan berkarya senilah bersama Rakyat miskin untuk membangun budaya 
pembebasan !
Silakan kawan kawan kirimkan karya seni berupa tulisan sastra  seperti 
puisi,cerpen, gambar gambar berupa lukisan, kartun ,komik ,atau undangan 
kegiatan kebudayaan yang membangun budaya pembebasan
******Bergabung dan ramaikan diskusi Reboan di jaker (di dunia nyata) atau 
diskusi di [email protected] (di dunia maya)! Untuk bergabung di diskusi 
maya silakan kawan kawan kirim email kosong ke :
 [EMAIL PROTECTED] (langganan)
 
website  http://www.geocities.com/jaker_pusat
 ( underconstructions) 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jaker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke