Salam sejahtera.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan
rakhmat dan hidayahNya kepada kita semua.
Amin.

Komunitas Audio Visual LKiS Yogyakarta kembali
mengundang kawan-kawan untuk menghadiri kegiatan
Pemutaran dan Diskusi Film. Pada kesempatan kali ini
kami menghadirkan sebuah film dokumenter dengan judul
�Kasus-kasus Tanah Di Bengkulu� yang diproduksi oleh
KoPI (Komunitas Perfilman Intertekstual) Bandung yang
bekerja sama dengan STaB (Serikat Tani Bengkulu) dan
P-KBHB. Film berdurasi 35 menit dan diproduksi pada
tahun 2004. 

Kegiatan ini akan diselenggarakan pada;
Hari/tanggal    : Sabtu, 26 Februari 2005
Waktu           : 19.30 WIB � selesai
Tempat          : Pendopo LKiS Sorowajan, Yogyakarta
                  Jl. Pura I/01, Plumbon, Sorowajan, 
                  Yogyakarta
                  Telp/Faks. (0274) 489 901
Narasumber      : Ahmad Shidqi 
                  (Aktivis Access to Justice LKiS)

Demikian undangan ini kami sampaikan dengan penuh
harapan kehadiran dan partisipasi aktif kawan-kawan
dalam diskusi. 
Terima kasih.

Yogyakarta, 21 Februari 2005


Ikhwan �Tagor� Syahlani
Panitia
Email: film at lkis dot or dot id
---------------------------------


Dan Perjuangan Masih Terus Berlanjut...

Film bertutur tentang kasus-kasus tanah yang dialami
oleh para petani yang ada di beberapa kabupaten
Bengkulu (Sukaraja, Talang Empat, Seluma, Air Baus).
Beberara petani kehilangan tanah karena diambil secara
paksa, anggota keluarga petani terbunuh karena mencoba
mempertahankan hak mereka, nasib keluarga yang anaknya
harus berhenti sekolah karena orang tua tidak
mempunyai penghasilan yang cukup untuk membiayai
sekolah mereka, adalah beberapa masalah yang
teridentifikasi dalam film ini. 

Kebijakan-kebijakan pemerintah lokal masih menggunakan
pola-pola kolonial dimana para pemilik modal diberi
ruang yang besar untuk mendapatkan hak atas tanah yang
dimiliki rakyat secara paksa. Tanah yang seharusnya
dimiliki rakyat dirampas sehingga menjadi hak
pengusaha untuk didirikan pabrik, agrobisnis. Hal ini 
secara langsung berakibat buruk bagi masyarakat yang
tadinya memiliki mata pencarian hanya sebagai petani.
Penduduk Bengkulu yang sebagian besar adalah petani
harus menanggung kerugian materi dan non materi. 

Karena sadar bahwa perjuangan harus dilakukan secara
bersama-sama dan terorganisir,  para petani yang
menjadi korban ketidakadilan dan eksploitasi tersebut
kemudian membuat sebuah perkumpulan yang terorganisir
bernama STaB (Serikat Tani Bengkulu). Mereka
mengadakan Kongres I pada tahun 1998. Setelah itu
semakin banyak petani yang berdatangan untuk bergabung
dengan gerakan ini. Kemudian, Kongres II diadakan pada
2001. Sekarang perkumpulan ini menjadi salah satu
serikat tani terbesar di Indonesia yang tanpa kenal
lelah memperjuangkan hak-haknya.   



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 





Semua orang adalah seniman setiap tempat adalah panggung ! 
Belajar dan berkarya senilah bersama Rakyat miskin untuk membangun budaya 
pembebasan !
Silakan kawan kawan kirimkan karya seni berupa tulisan sastra  seperti 
puisi,cerpen, gambar gambar berupa lukisan, kartun ,komik ,atau undangan 
kegiatan kebudayaan yang membangun budaya pembebasan
******Bergabung dan ramaikan diskusi Reboan di jaker (di dunia nyata) atau 
diskusi di [email protected] (di dunia maya)! Untuk bergabung di diskusi 
maya silakan kawan kawan kirim email kosong ke :
 [EMAIL PROTECTED] (langganan)
 
website  http://www.geocities.com/jaker_pusat
 ( underconstructions) 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jaker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke