|
----- Original Message -----
Sent: Monday, February 28, 2005 12:41 PM
Subject: [thejapanfoundation] Pekan Fim SAMURAI di Teater Kecil
TIM MARET
Pekan
Film ��Samurai�� 4-10
Maret 2004 di Teater Kecil TIM Kronik
film-film samurai produksi tahun 40-an hingga tahun 2000-an.
Tiket
GRATIS dapat diperoleh satu minggu sebelum pemutaran di : l
Kantor
Gedung Teater Kecil - Jl. Cikini Raya 73.Tel. (021)
314-4191 l
Kantor
the Japan Foundation, Jakarta �C Jl. Jend. Sudirman kav.61-62 Jakarta Selatan.
Tel (021) 520-1266 Jadwal
: Jumat 4
Maret | 16:00
Miyamoto Musashi | 18:30
Seven Samurai Sabtu 5
Maret | 14:00
Yagyu Ichizoku no Inbou | 16:30 Chushingura ( part 1 ) | 19:00 Chushingura (
part 2 ) Minggu 6
Maret |12:30
Seven Samurai|16:30 Jazu Daimyo|19:00 Ame Agaru Senin 7
Maret | 16:30
Miyamoto Musashi Yagyu Ichizoku no Inbou | 19:00 Yagyu Ichizoku no Inbou
Selasa 8
Maret | 16:30
Ame Agaru | 19:00 Fukuzawa Yukichi Rabu 9
Maret | 16:30
Chushingura ( part 1 ) | 19:00 Chushingura ( part 2 ) Kamis 10
Maret | 16:30
Fukuzawa Yukichi | 19:00 Jazu Daimyo Sinopsis
: Ame Agaru / Hujan Mereda (2001/92 menit )
Sutradara
: Takashi Koizumi | Pemain : Akira Terao | Yoshiko Miyazaki | Tatsuo
Matsumura Serombongan
pejalan kaki terjebak di sebuah penginapan karena luapan banjir akibat hujan
deras. Ihei Misawa, seorang samurai tak bertuan dan miskin ada di antaranya. Ia
merencanakan sebuah pesta bagi mereka yang berada di penginapan itu. Untuk
memperoleh dana ia mengikuti pertarungan antar samurai di kota terdekat. Walau
bersikap canggung, ternyata keterampilannya menarik perhatian Shigeaki, penguasa
wilayah tersebut untuk mempekerjakannya. Sayang, ia bertindak ceroboh saat
memperagakan kemampuannya. Jazu Daimyo / Dixieland Daimyo ( 1986/85 menit )
Sutradara
: Okamoto Kihachi | Pemain : Ikko Furuya| Ichiiro Zaitsu | Ai
Kanzaki Seusai
perang saudara di Amerika, Joe menemui saudaranya Sam, sepupunya Louis dan paman
Bob. Mereka memutuskan untuk pulang ke Afrika namun kapal yang mereka tumpangi
ternyata menuju Hong Kong. Tiba-tiba badai menghempaskan mereka di pantai Jepang
dan mereka pun ditangkap dan ditahan dalam sel bawah tanah istana Uminoga.
Suatu
malam, Uminoga yang suka musik memainkan alat tiup hichiriki. Para
tahanan pun mendengar suara aneh namun indah dan mencoba menyelaraskannya dengan
irama jazz. Segera saja Uminoga yang mendengarnya merasa tertarik. Ia pun turun
ke sel tahanan dan lebur dalam permainan clarinet. Setelah itu, semua orang
terlibat bermain musik sepanjang malam hingga menjelang fajar, saat Jepang memasuki era Meiji dan
mengakhiri sistem feodalisme. CHUSINGURA / Pengikut Setia ( 1942/ 106 menit (bagian 1), 111 menit (bagian 2)Sutradara
: Mizoguchi Kenji/ Skenario : Hara Kenichiro | Pemain : Kawarazaki Chojuro |
Nakamura Ganemon | Kawarazaki Kunitaro | Arashi
Yoshisaburo Asano
Takuminokami yang bersenjatakan pedang bertengkar dengan Kirakouzu Kenosuke yang
tak bersenjata. Sebuah duel timpang yang membuat keadaan istana menjadi kacau.
Karenanya, raja memerintahkan Asano untuk harakiri. Kematian Asano menyisakan kekacauan. Kekuasaannya di daerah dihapuskan. Keluarga maupun anak buahnya kehilangan hak mereka. Oishi
Kuranosuke, patih Asano yang setia bersumpah akan balas dendam dan membereskan
kekacauan ini. Beberapa pengikut lainnya bunuh diri untuk menunjukkan kesetiaan
mereka. Tidaklah
mudah untuk melakukan usaha balas dendam di zaman tenang karena suburnya
semangat bushido ada di masa peperangan. Namun Oishi beserta pengikut
lainnya yang berjumlah 47 orang akhirnya berhasil. Shogun Tokugawa Tsunatoyo
menjatuhkan hukuman mati terhadap mereka, sebagai langkah bushido yang
menunjukkan kesetiaan yang sebenarnya. Yagyu Ichizoku no Inbou / Siasat Keluarga Yagyu (
1978/130 menit )
Sutradara
: Kinji Fukasaku / Skenario : Tatsuo Nogami / Hiroo Matsuda
Pemain :
Kinnosuke Yorozuya | Hiroki Matsukata|Teruhiko Saigo |Shinichi Chiba
Shogun
Tokugawa Hidetaka meninggal secara tak wajar. Menurut hukum, Iemitsu, anak
lelaki pertamanya berhak menggantikan.Namun, Hidetaka lebih menyayangi putra
ke-duanya, Tadanaga. Isteri dan juga anak perempuannya yang menjadi isteri
kaisar pun mendukung. Tetapi perdana menteri muda Matsudaira dan ibu asuhnya
mendukung Iemitsu. Iemitsu pun meminta bantuan Yagyu Munenori dengan bantuan
putranya, Jubei sebagai pengatur strategi. Dua kubu ini saling bersaing untuk
menduduki jabatan shogun. Setelah berbagai usaha yang gagal keduanya
kembali berencana mendatangi kaisar. Di tengah perjalanan , saat melewati
kediaman Tadanaga, rombongan Iemitsu diserang oleh sekelompok ninja.
Mengetahui bahwa ini adalah siasat Yagyu Munenori, Iemitsu pun memutuskan perang
melawan Tadanaga. Munenori tidak mengakui keterlibatannya dan membunuh seluruh
ninja itu. Namun, Jubei yang akrab dengan mereka merasa marah atas
tindakan ayahnya. Fukuzawa Yukichi / Jalur ke Jepang ( 1991/123 menit )
Sutradara
: Shinichiro Sawai/ Skenario: Kazuo Kasahara/Chiho Katsura Pemain :
Yohei Shibata|Takaaki Enoki|Mizuho Suzuki|
Mayumi Wakamura Yukichi
Fukuzawa selalu berusaha menutupi kekurangannya. Ia terkesan oleh kemajuan
bangsa Amerika dan menyadari kekurangan sistim feodal Jepang dan pemikiran
tradisional bangsanya. Ia pun ke Amerika untuk menimba ilmu. Namun, sekembalinya
ke Jepang ia ditentang oleh sekelompok orang yang tidak menginginkan pengajaran
bahasa Inggris di Jepang yang dianggap mengancam keberlangsungan klan.
Yukichi tak gentar menghadapi hal ini. Tak berapa lama sistim feodal goyah dan perang saudara antara pemerintahan kaisar dan shogun pecah. Sementara menolak jabatan-jabatan berpengaruh yang ditawarkan padanya, Yukichi Fukuzawa justru mendirikan sekolah Keio Gijuku. Film ini
merupakan biografi Yukichi Fukuzawa (1835-1901) bapak pembaharu di dunia
pendidikan di Jepang yang menetapkan pengetahuan praktis dengan pandangan baru.
Ia juga memperjuangkan hak wanita yang memiliki pengaruh besar dalam masyarakat
Jepang. MIYAMOTO MUSASHI / Zen dan Pedang ( 1961/110 menit )
Sutradara
: Tomu chida/ Skenario : Masashige Narusawa | Naoyuki
Suzuki Pemain :
Kinosuke Nakamura | Satomi Oka | wakaba irie | Rentaro
Mikuni Takezo
dan seorang temannya ditemukan selamat di antara mayat-mayat korban pertempuran
Sekigara melawan Hideyoshi Toyotomi. Terlibat dalam pertempuran besar memang
merupakan impian Takezo yang masih belia. Suatu hari ia menghabisi laki-laki
yang menyerang seorang wanita. Orang di desa pun takut dan mencapnya sebagai
pembunuh. Hal itu membuat Takezo terpaksa menyendiri dan tinggal di kuil. Otsu
yang jatuh cinta padanya kerap datang menjenguk. Namun Takezo memilih pergi
meninggalkan desa dengan nama Musashi Miyamoto untuk memulai hidup baru. Otsu
berjanji akan tetap setia pada cintanya. Shichinin no Samurai / Tujuh Samurai ( 1954/207 menit )
Sutradara/Skenario
: Akira Kurosawa Skenario : Shinobu
Hashimoti|Hideo Oguni | Pemain : Takashi Shimura | Toshiro Mifune | Seiji
Miyaguchi | Yoshio Inaba Rakyat
desa sepakat menyewa samurai yang dapat melindungi mereka dari serangan
perampok. Kanbei menjadi ketua kelompok dan dibantu oleh Kyuzo,
Gorobei,Shichiroji, Heihachi, Katsuhiro serta Kikuchiyo. Ketujuh samurai dan
penduduk desa bertempur mempertahankan desa mereka. Walaupun harus mengorbankan
beberapa nyawa, akhirnya mereka dapat menumpas penjahat. Mahakarya
ini dibuat oleh Akira Kurosawa dengan adegan pertarungan dalam suasana hujan
lebat, yang belum tertandingi oleh film Jepang lain.Filmini memperoleh
penghargaan San
Marco Silver Lion Prize di Venice Film Festival.
__________________________________________________
Yahoo! Groups Links
|

