bung donny smut yang baik, di eropa nyatanya banyak pengangguran...(jerman aja ada 5 juta pengangguran), trus? ya gitu mereka ada nyari makannya juga bisa dibilang: kerna tsunami dan konflik regional...
kunyuk2 nyang kayak gitu selalu ada, di sini juga ada, biasalah, alasannya ngawasin demokrasi, padahal ujung2nya kerna persoalan periuk nasi sendiri. ada istilahnya juga dalam bahasa ngindo lama: "seperti belanda minta tanah". kalok sekarang sekarang "seperti bule minta jatah". gitulah kira2 modelnya. parasit. memang, dari jaman ke jaman selalu ada yg berniat memanipulasi si miskin. salam buat teman2 di bekasi. merdeka atau "konsisten". salam, heri latief amsterdam, 7 juli 2005 --- In [email protected], Oktavian Snova <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Di Bekasi yg jenisnya "mereka yang berdasi yang mencuri semua mimpi reformasi!" banyak jumlahnya. Modal Kolor aja bisa punya banyak proyek. Yang penting deket sama "matahari" Bekasi dan preman jadi-jadian (berdasi juga sih). Kasian ra' yat. Nasibnya digadaiin untuk ngempanin pejabat2nya yang lebih sibuk ngurusin proyek ktimbang ngurusin ksejahteraan ra'yatnya....... Jalan dimana-mana rusak, perumahan warga ujan sebentar langsung kebanjiran, anak-anak terpaksa putus sekolah. Biaya pendidikan tetep mahal, Biaya berobat mahal, ongkos angkot mahal, BBM harganya nyusahin dan sekarang jarang bisa didapet. Apa sebab? Korupsi ngablak di seluruh pelosok kantor2 pjabat! Warga dipaksa idup konsumtif. sedang kemampuan produksinya makin rendah. Semoga Allah mengampuni Dosa rakyat kebanyakan dan memberi Azab pedih pada pejabat yg korupsi mulu dibuku agendanya....Amien Donny_SMUTs heri latief <[EMAIL PROTECTED]> wrote: To: SP <[EMAIL PROTECTED]> From: heri latief <[EMAIL PROTECTED]> Date: Mon, 4 Jul 2005 06:38:38 -0700 (PDT) Subject: [Jaker] siapa yang mencuri nasi dari perut si anak miskin? sodara-sodara sebangsa dan setanah air, kita taulah siapa mereka itu, yang masih menguras isi alam kita, dan menjualnya lagi kepada kita dengan harga yang berlipatganda! dalam kehidupan keras dunia perdagangan bebas, maka kekebasan itu juga berarti bebas menguras, bebas menindas, lalu kita diam saja? jangankan memikirkan ide samarata samarasa, pemikiran bebas yang menanyakan "kemana larinya kami punya devisa", pasti dituduh kiri sampai dengan ekstrim kiri. riwayatnya perlawanan ra'yat selalu berhadapan dengan para cecunguk penguasa, para penjilat "barat", yang mati-matian mempropagandakan kebebasan menguras isi alam kita demi yang namanya globalisasi. siapa yang mencuri nasi dari perut si anak miskin? mereka yang berdasi yang mencuri semua mimpi reformasi! salam, heri latief amsterdam, 4 juli 2005 JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat) *************************************** sekretariat: JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia telp/fax: +62218292842 email:<[EMAIL PROTECTED]> People's Cultural Network "Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!" Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jaker/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

