Catatan laluta:
 
Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan R.I ke 60 thn, saya kirimkan statemen Aliansi Perjuangan Rakyat menuju aksi 16 agustus 2005 di Jakarta.
 
La Luta Continua!
 
Date: Sun, 14 Aug 2005 18:31:11 +0700 (ICT)
From: aliansi perjuangan rakyat <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: statemen menuju aksi 16 agustus 2005
 

Dirgahayu 60 Tahun Republik Indonesia

Bangun Front Persatuan Perjuangan untuk Kedaulatan dan Kesejahteraan

 

Salam demokrasi,

60 Tahun sudah Republik Indonesia Merdeka! Merdeka dari Penjajahan fisik, dengan cita-cita menuju masyarakat yang adil dan sejahtera.

Ternyata Rakyat Indonesia semakin jauh dari cita-cita masyarakat adil dan sejahtera. Belenggu penjajahan bentuk baru, penjajahan yang membelenggu rakyat Indonesia dan memaksa rakyat untuk semakin miskin, penjajahan tersebut dikenal dengan nama neoliberalisme.

Rejim berganti rejim sampai ke pemerintahan SBY-Kalla saat ini, belum sekalipun tegas dan berani mengambil jalan keluar dari kemiskinan rakyat dengan lepas dari penjahan bentuk baru/neoliberalisme..

            Bentuk-bentuk kebijakan neoliberalisme;

-         Subsidi untuk rakyat dihapus (Subsidi Pendidikan, Kesehatan, BBM, Listrik, Air, dll)

-         Privatisasi BUMN (Indosat, dll)

-         Komersialisasi pendidikan dan kesehatan (UU Sisdiknas dan RUU Kesehatan)

-         Liberalisasi perdagangan (WTO)

-         Liberalisasi energi dan sumber daya alam dll (UU Migas 22/2001, UU Privatisasi Air, Perpres 36/2005, dll)

Semuanya sebagai upaya penjeratan dalam bentuk UTANG ke IMF, World Bank, ADB, CGI dan negara-negara imperialis G8.

Dampak yang dihadapi rakyat akan semakin nyata; kehilangan lapangan kerja/PHK, tidak bisa sekolah/putus sekolah, angka penyakit dan kematian naik karena susah akses kesehatan murah, harga-harga naik (BMM, Listrik, Air, Bahan Pokok dll) , Industri Nasional hancur, kekerasan dan pelanggaran HAM (konflik horizontal dan kekerasan aparat negera) dll.

Akankah hal tersebut dibiarkan? Tentu Tidak!

Momentum Sidang Tahunan MPR pada tanggal 16 Agustus yang berdekatan pada hari kemerdekaan Republik Indonesia dan merupakan momentum Presiden Republik Indonesia akan menyampaikan pidato kenegaraan di depan Majelis Permusyawaratan Rakyat, akan menjadi panggung politik penting bagi gerakan demokrasi untuk memberikan solusi alternative kepada rakyat, yakni Pemerintahan Persatuan Rakyat; Pemerintahan Kedaulatan dan Kerakyatan.

Maka  Aliansi Perjuangan Rakyat menyatakan bahwa:

-         Pemerintahan SBY-Kalla Gagal Sejahterakan Rakyat!

Aliansi Perjuangan Rakyat menyerukan:

-         Seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu mendesakkan tuntutan kesejahteraan dan berdaulat

-         Seluruh rakyat Indonesia untuk melakukan aksi massa pada tanggal 16 Agustus 2005 ke gedung DPR/MPR di Jakarta, ke instansi-instansi pemerintahan daerah di daerah masing-masing.

-         Seluruh rakyat Indonesia membangun posko-posko kesejahteraan untuk menjadi pusat penanganan secara dini masalah kesejahteraan serta pusat wadah aksi, pendidikan politik, diskusi politik dan terbitan politik.

-         Seluruh elemen gerakan rakyat (buruh, tani, nelayan, kaum miskin kota, perempuan, mahasiswa), LSM, ormas-ormas, partai politik progresif, ulama/agamawan, intelektual, tokoh masyarakat, tokoh politik, tokoh gerakan/LSM dll. untuk bersatu membangun Front Persatuan Perjuangan.

 

Ayo Bersatu! Bangun Pemerintahan Persatuan Rakyat!

Pemerintahan Kedaulatan dan Kerakyatan!

 

Aliansi Perjuangan Rakyat

Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi – LMND, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia – PMII, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia – GMKI, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia – PMKRI, Himpunan Mahasiswa Islam – HMI, Perhimpunan Mahasiswa Buddha Indonesia – Hikma Budhi, Gerakan Mahasiswa Nasional kemerdekaan – GMNK, Aliansi Mahasiswa Papua – AMP, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia – GMNI, Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia – FNPBI, Non-Violence Community – NOVICO, AHIMSA, Student Crisis Centre Jakarta-SCC Jkt, Relawan untuk Perjuangan Demokrasi – REPDEM, Partai Rakyat Demokratik – PRD

Serikat Rakyat Miskin Kota – SRMK, Serikat Tani Nasional – STN, Gerakan Pemuda 27 Juli-GP 27 Juli, Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia-LS ADI, Front Aksi Mahasiswa untuk Reformasi & Demokrasi- FAMRED, Putra Pembebas Bangsa-PBB, Gerakan Pemuda Kerakyatan-GPK, Partai Buruh – PB, Government Watch – GOWA, Senjata Kartini – SEKAR, Lapera Indonesia-Lapera Ind, Barisan Muda Penegak Amanat Nasional-BM PAN, Kesatuan Aksi Buruh Indonesia – KASBI, ALNI Indonesia – ALNI Ind. Front Aksi Mahasiswa Univ Ind – FAM UI, Komisi untuk Orang Hilang dan Kekerasan-KONTRAS




Yahoo! Mail
Stay connected, organized, and protected. Take the tour

JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>

People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke