Date: Tue, 16 Aug 2005 01:36:02 +0700 (ICT)
From: "aliansi perjuangan rakyat" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: undangan peliputan dan kehadiran di aksi APR
Dirgahayu 60 Tahun Republik Indonesia
Ayo Bersatu, Rebut Kedaulatan untuk Kesejahteraan
Rakyat dan Kemerdekaan Sejati
Kepada
Yth : Kawan - kawan Media/Pers dan Kawan-kawan Seperjuangan Di Tempat
60 Tahun sudah Republik Indonesia Merdeka! Merdeka
dari penjajahan dalam bentuk fisik dengan cita-cita
menuju masyarakat yang berdaulat, adil dan sejahtera.
Akan tetapi kenyataan yang dihadapi Rakyat Indonesia
semakin jauh dari cita-cita luhur menuju masyarakat
yang berdaulat, adil dan sejahtera. Rakyat Indonesia
bahkan terbelenggu penjajahan bentuk baru, penjajahan
yang memaksa rakyat Indonesia untuk semakin miskin,
bentuk penjajahan tersebut dikenal dengan nama
neoliberalisme.
Rejim berganti rejim yang menyelenggarakan
pemerintahan sampai ke pemerintahan SBY-Kalla saat
ini, dalam setiap kebijakannya untuk kepentingan
Rakyat Indonesia belum sekalipun tegas dan berani
mengambil jalan keluar dari kemiskinan rakyat
Indonesia untuk lepas dari bentuk penjajahan
baru/neoliberalisme..
Bentuk-bentuk penjajahan baru/neoliberalisme dalam
kebijakan-kebijakan seperti:
1. Penghapusan Subsidi untuk rakyat (Subsidi
Pendidikan, Kesehatan, BBM, Listrik, Air, dll)
2. Privatisasi BUMN & BUMD (Indosat, Mandiri,
Pertamina, Telkom, PT DI, PDAM/PAM dll)
3. Komersialisasi pendidikan dan kesehatan (UU
Sisdiknas dan RUU Kesehatan)
4. Liberalisasi perdagangan (WTO)
5. Liberalisasi energi dan sumber daya alam dll (UU
Migas 22/2001, UU Privatisasi Air no. 7/2001, Perpres
36/2005, dll)
Semua kebijakan neoliberal pemerintah SBY-Kalla
tersebut dijerat (dampak langsung ke rakyat) oleh
HUTANG ke IMF, World Bank, ADB, CGI dan utang
multilateral serta bilateral negara-negara imperialis
G8 (Inggris, Amerika, Canada, Perancis, Jepang, Italy,
Jerman dan Rusia), serta liberalisasi perdagangan dan
keuangan melalui WTO.
Dampak yang dihadapi rakyat akan semakin nyata;
kehilangan lapangan kerja/PHK, tidak bisa
sekolah/putus sekolah, petani tidak punya lahan
garapan, Penggusuran PKL dan pedangan asongan, angka
penyakit dan kematian naik karena susah akses
kesehatan murah, harga-harga naik (BMM, Listrik, Air,
Bahan Pokok dll) , Industri Nasional hancur, kekerasan
dan pelanggaran HAM (konflik horizontal dan kekerasan
aparat negera) dll.
Akankah hal tersebut dibiarkan? Tentu Tidak!
Momentum Sidang Tahunan MPR pada tanggal 16 Agustus
yang berdekatan pada hari kemerdekaan Republik
Indonesia dan merupakan momentum Presiden Republik
Indonesia akan menyampaikan pidato kenegaraan di depan
Majelis Permusyawaratan Rakyat, akan menjadi panggung
politik penting bagi gerakan demokrasi untuk
memberikan solusi alternative kepada rakyat, yakni
Pemerintahan Persatuan Rakyat; Pemerintahan Kedaulatan
dan Kerakyatan.
Maka kami Aliansi Perjuangan Rakyat akan mengadakan
Aksi Massa pada:
Hari, tanggal : Selasa, 16 Agustus 2005
Waktu : 10.00 WIB
Tempat Kumpul : Taman Ria Senayan (dibawah fly over)
Tempat Aksi : Gedung MPR/DPR
Acara : Pidato, Happening Art, Penyerahan statemen
ke anggota MPR
Memerdekakan diri dari belenggu kemiskinan dan
penindasan adalah tugas seluruh rakyat tertindas,
untuk itu kami mengundang kawan-kawan media/pers dan
kawan-kawan seperjuangan untuk meliput dan hadir dalam
agenda tersebut. Atas perhatian & kerjasamanya
diucapkan banyak Terima kasih.
Ayo Bersatu! Bangun Pemerintahan Persatuan Rakyat!!
Pemerintahan Kedaulatan dan Kerakyatan!!
Rebut Kedaulatan Untuk Kesejahteraan Rakyat dan
Kemerdekaan Sejati!!
Aliansi Perjuangan Rakyat
LMND, PMII, GMKI, PMKRI, HMI, Hikma Budhi, GMNK, AMP,
GMNI UKI, GMNI Jakarta, FNPBI, NOVICO, AHIMSA, SCC
Jkt, REPDEM, PRD, SRMK, STN, GP 27 Juli, LS ADI,
FAMRED, PBB, GPK, PB, GOWA, SEKAR, Lapera Ind, BM PAN,
KASBI, ALNI Ind, FAM UI, KONTRAS, PKC
From: "aliansi perjuangan rakyat" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: undangan peliputan dan kehadiran di aksi APR
Dirgahayu 60 Tahun Republik Indonesia
Ayo Bersatu, Rebut Kedaulatan untuk Kesejahteraan
Rakyat dan Kemerdekaan Sejati
Kepada
Yth : Kawan - kawan Media/Pers dan Kawan-kawan Seperjuangan Di Tempat
60 Tahun sudah Republik Indonesia Merdeka! Merdeka
dari penjajahan dalam bentuk fisik dengan cita-cita
menuju masyarakat yang berdaulat, adil dan sejahtera.
Akan tetapi kenyataan yang dihadapi Rakyat Indonesia
semakin jauh dari cita-cita luhur menuju masyarakat
yang berdaulat, adil dan sejahtera. Rakyat Indonesia
bahkan terbelenggu penjajahan bentuk baru, penjajahan
yang memaksa rakyat Indonesia untuk semakin miskin,
bentuk penjajahan tersebut dikenal dengan nama
neoliberalisme.
Rejim berganti rejim yang menyelenggarakan
pemerintahan sampai ke pemerintahan SBY-Kalla saat
ini, dalam setiap kebijakannya untuk kepentingan
Rakyat Indonesia belum sekalipun tegas dan berani
mengambil jalan keluar dari kemiskinan rakyat
Indonesia untuk lepas dari bentuk penjajahan
baru/neoliberalisme..
Bentuk-bentuk penjajahan baru/neoliberalisme dalam
kebijakan-kebijakan seperti:
1. Penghapusan Subsidi untuk rakyat (Subsidi
Pendidikan, Kesehatan, BBM, Listrik, Air, dll)
2. Privatisasi BUMN & BUMD (Indosat, Mandiri,
Pertamina, Telkom, PT DI, PDAM/PAM dll)
3. Komersialisasi pendidikan dan kesehatan (UU
Sisdiknas dan RUU Kesehatan)
4. Liberalisasi perdagangan (WTO)
5. Liberalisasi energi dan sumber daya alam dll (UU
Migas 22/2001, UU Privatisasi Air no. 7/2001, Perpres
36/2005, dll)
Semua kebijakan neoliberal pemerintah SBY-Kalla
tersebut dijerat (dampak langsung ke rakyat) oleh
HUTANG ke IMF, World Bank, ADB, CGI dan utang
multilateral serta bilateral negara-negara imperialis
G8 (Inggris, Amerika, Canada, Perancis, Jepang, Italy,
Jerman dan Rusia), serta liberalisasi perdagangan dan
keuangan melalui WTO.
Dampak yang dihadapi rakyat akan semakin nyata;
kehilangan lapangan kerja/PHK, tidak bisa
sekolah/putus sekolah, petani tidak punya lahan
garapan, Penggusuran PKL dan pedangan asongan, angka
penyakit dan kematian naik karena susah akses
kesehatan murah, harga-harga naik (BMM, Listrik, Air,
Bahan Pokok dll) , Industri Nasional hancur, kekerasan
dan pelanggaran HAM (konflik horizontal dan kekerasan
aparat negera) dll.
Akankah hal tersebut dibiarkan? Tentu Tidak!
Momentum Sidang Tahunan MPR pada tanggal 16 Agustus
yang berdekatan pada hari kemerdekaan Republik
Indonesia dan merupakan momentum Presiden Republik
Indonesia akan menyampaikan pidato kenegaraan di depan
Majelis Permusyawaratan Rakyat, akan menjadi panggung
politik penting bagi gerakan demokrasi untuk
memberikan solusi alternative kepada rakyat, yakni
Pemerintahan Persatuan Rakyat; Pemerintahan Kedaulatan
dan Kerakyatan.
Maka kami Aliansi Perjuangan Rakyat akan mengadakan
Aksi Massa pada:
Hari, tanggal : Selasa, 16 Agustus 2005
Waktu : 10.00 WIB
Tempat Kumpul : Taman Ria Senayan (dibawah fly over)
Tempat Aksi : Gedung MPR/DPR
Acara : Pidato, Happening Art, Penyerahan statemen
ke anggota MPR
Memerdekakan diri dari belenggu kemiskinan dan
penindasan adalah tugas seluruh rakyat tertindas,
untuk itu kami mengundang kawan-kawan media/pers dan
kawan-kawan seperjuangan untuk meliput dan hadir dalam
agenda tersebut. Atas perhatian & kerjasamanya
diucapkan banyak Terima kasih.
Ayo Bersatu! Bangun Pemerintahan Persatuan Rakyat!!
Pemerintahan Kedaulatan dan Kerakyatan!!
Rebut Kedaulatan Untuk Kesejahteraan Rakyat dan
Kemerdekaan Sejati!!
Aliansi Perjuangan Rakyat
LMND, PMII, GMKI, PMKRI, HMI, Hikma Budhi, GMNK, AMP,
GMNI UKI, GMNI Jakarta, FNPBI, NOVICO, AHIMSA, SCC
Jkt, REPDEM, PRD, SRMK, STN, GP 27 Juli, LS ADI,
FAMRED, PBB, GPK, PB, GOWA, SEKAR, Lapera Ind, BM PAN,
KASBI, ALNI Ind, FAM UI, KONTRAS, PKC
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>
People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "jaker" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

