(Berita berikut di bawah ini juga disajikan dalam
website http://perso.club-internet.fr/kontak/ )
" Harapan yang dijunjung adalah agar kita
kembali bangkit sebagai bangsa yang beradab, di mana
kekerasan
tidak lagi mendapatkan tempat penting dalam budaya bangsa kita. Serta
memanusiakan
kembali
bangsa ini dengan penghargaan setinggi-tingginya akan hak-hak asasi manusia,
demokrasi
dan keadilan
sebagai tonggak nilai budaya kita di masa mendatang.
Misi
1.
Mengkampanyekan pesan-pesan kemanusiaan dan membuka perspektif masyarakat
tentang
tragedi
kemanusiaan 1965
2. Mengajak
masyarakat untuk berani melihat luka-luka sejarah masa lalu yang kelam dan
secara
sehat
mengakui dan bersama-sama mengupayakan pemulihannya.
3. Menggugah
kepedulian publik akan arti penting penyingkapan kebenaran sejarah sebagai
bagian
dari proses
bernegosiasi dengan masa lalu dan proses transisi menuju rejim yang lebih
demokratis
dan
menghargai HAM.
4. Mendukung
dan mempromosikan olah-kreatif para korban, terutama pada para
pekerja-seni
korban 65
maupun para pekerja-budaya pada umumnya mengenai nilai-nilai demokrasi,
keadilan
dan
kemanusiaan.
Tujuan
Tujuan utama
dari acara ini adalah menjadi wahana sosialisasi tentang tragedi kemanusiaan
yang
pernah
terjadi pada akhir tahun 1965 dan tahun-tahun yang menyusulnya, terutama kepada
generasi
muda
Indonesia. Dampak yang diharapkan adalah semakin besarnya dukungan terhadap
upaya
memperjuangkan
keadilan bagi para korban.
Pekan
Seni Budaya Peringatan 40 tahun Tragedi 1965
Menguak
Tabir Merajut Masa Depan
Merupakan
suatu peristiwa budaya yang diharapkan dapat mengkampanyekan semangat
nilai-nilai
kemanusiaan,
toleransi, demokrasi dan keadilan melalui berbagai aktivitas seni, yang
rencananya akan melibatkan
seniman-seniman berbagai kalangan dan disiplin seni, termasuk karya cipta
serta
performance
para seniman
korban 65. Kegiatan ini bukan untuk menuduh siapa yang salah dan benar pada
peristiwa tersebut, melainkan bahwa pembunuhan massal tahun 65/66 nyata terjadi
di bumi Nusantara.
Pernyataan Seniman Korban
65
Dalam rangka
memperingati 40 tahun peristiwa tragedi kemanusiaan di masa lampau, maka kami
para
pekerja
seni/ budaya khususnya para perupa yang saat peristiwa tersebut tidak luput
terkena imbas
prahara
peristiwa yang dikenal sebagai peristiwa G-30S, untuk ikut berpartisipasi dalam
kegiatan
pameran seni
rupa dalam kegiatan ini. Saat peristiwa tersebut kami para seniman, tidak hanya
terkena
amuk
penguasa, tapi dera dan penjara kami alami. Dalam kurun waktu yang cukup lama
hingga tahun
1998, kami
terbungkam untuk berbicara maupun berkarya. Setelah tabir terkuak, dengan
tergulingnya
penguasa
ORDE BARU, yang diprakarsai terutama oleh gerakan mahasiswa, maka udara
kebebasan
mulai
terhirup. Kami para seniman, merasa agak bebas
berekspresi.
Bagi kami
para seniman, yang selama ini merasa terpinggirkan, pelan-pelan tapi pasti, akan
meniti
kembali
aktivitas kami dalam kegiatan seni rupa dalam pengabdian kami sebagai warga
negara
Indonesia
untuk membangun atau merajut masa depan Indonesia.
Selanjutnya,
kami para perupa sadar bahwa mengubah tatanan yang rapuh untuk menjadi
tatanan
yang lebih
baik, manusiawi dan bermartabat, hendaknya dengan cara yang manusiawi,
bermartabat
tanpa
menggunakan kekerasan, yang akan hendak kami suarakan dalam event
nanti.
Tujuan utama dari acara ini adalah untuk menjadi wahana sosialisasi, khususnya bagi generasi muda, tentang tragedi kemanusiaan yang telah terjadi. Dampak yang diharapkan adalah semakin besarnya dukungan publik terhadap upaya memperjuangkan keadilan bagi para korban.
Didapat informasi bahwa pintu Kepanitiaan Bersama ini masih dibuka lebar-lebar bagi siapa pun atau organisasi yang mana pun yang berkomitmen dan bersedia bergabung. Juga nama-nama yang sudah diumumkan selaku anggota Dewan Penasehat kepanitiaan masih bisa bertambah.
Dalam kaitan ini ditegaskan bahwa Panitia Peringatan Tragedi Kemanusiaan '65 menyambut dengan tangan terbuka kesediaan lembaga/organisasi/bahkan perorangan yang hendak menyusul bergabung, untuk dicantumkan dalam bagan kepanitiaan bersama.
Untuk berhubungan dengan sekretariat Panitia,
bisa dikirim E-mail : [EMAIL PROTECTED]
JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>
People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "jaker" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

