radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
To: [EMAIL PROTECTED]
From: radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Mon, 5 Sep 2005 08:56:13 -0700 (PDT)
Subject: [nasional-list] Komunitas Utan Kayu (KUT) akan diserang dan dibubarkan!   

Baru saja saya terima sms dari pamanku yang kebetulan aktivis di KUT. Isinya sebagai berikut:

Komunitas Utan Kayu terancam diserang dan dibubarkan. Sampaikan solidaritas Anda pada hari Selasa (6 September 2005) pukul 15.00 WIB di Utan Kayu 68h.

 

=================================================================
Senin, 05 September 2005
Headline
Massa Mendemo Utan Kayu

Sekitar 200 warga Utan Kayu kemarin malam mendemo Jaringan Islam
Liberal (JIL) di kompleks Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur.

JAKARTA -- Sekitar 200 warga Utan Kayu kemarin malam mendemo Jaringan
Islam Liberal (JIL) di kompleks Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur.
Massa yang mengatasnamakan Forum Umat Islam Indonesia itu menuntut
agar Musyawarah Pimpinan Kecamatan Matraman turut menertibkan
keberadaan JIL.

Demonstrasi dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan akhirnya bubar dengan
damai sekitar pukul 23.30 WIB. Massa berkerumun di depan gerbang
kompleks Komunitas Utan Kayu. Sejumlah polisi dengan dua mobil patroli
tampak berjaga-jaga sepanjang aksi tersebut. Ketegangan sempat terjadi
di kawasan itu.

Untuk menyelesaikan masalah ini, diadakan pertemuan di Kedai Tempo di
dalam kawasan itu. Hadir dalam pertemuan itu Syafruddin Tanjung, imam
Masjid Al-Muslimin, Utan Kayu, sebagai wakil Forum Umat Islam
Indonesia.

Dari musyawarah pimpinan kecamatan hadir Camat Matraman Heril
Astapraja dan Kepala Kepolisian Sektor Matraman Komisaris Polisi
Sularno. Sedangkan Nong Darol Mahmada, Manajer Program Komunitas Utan
Kayu, hadir mewakili pihak Komunitas.

Dalam pertemuan tersebut, Syafruddin menyampaikan bahwa forum yang
dipimpinnya dibentuk warga seminggu yang lalu dengan tujuan
mempertanyakan keberadaan JIL. Ia datang ke sana sebenarnya untuk
menghadiri pertemuan yang difasilitasi oleh Radio 68H.

Soal adanya massa yang menunggu di luar kompleks selama pertemuan
berlangsung, Syafruddin menyatakan, "Itu spontanitas jemaah. Tak ada
yang menggerakkan."

Mereka, kata Syafruddin, mempertanyakan soal JIL berdasarkan fatwa
Majelis Ulama Indonesia yang melarang adanya sekularisme, liberalisme,
dan pluralisme.

Mereka menyatakan bahwa Utan Kayu adalah kawasan paling religius di
Matraman dan keberadaan JIL telah meresahkan warga di sana. "Saya
tidak meminta membubarkan JIL, tapi saya tidak menghendaki adanya JIL
di sini," kata Syafruddin.

Nong Darol Mahmada dalam kesempatan itu menjelaskan, pertemuan ini
sebenarnya bukan untuk membahas masalah JIL, melainkan mendiskusikan
soal posisi Radio 68H dan JIL.

"Kami tidak berkeberatan diusir dari sini, tapi itu harus sesuai
dengan proses hukum," kata Nong. Dia juga meminta penyelesaian masalah
ini melalui jalan damai dengan adanya dialog dengan warga.

JOJO RAHARJO
email: [EMAIL PROTECTED]

 

 





Ungkapkan opini Anda di:

http://mediacare.blogspot.com

http://indonesiana.multiply.com

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com


Yahoo! Messenger NEW - crystal clear PC to PC calling worldwide with voicemail

JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>

People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke