Terlampir dibawah ini berita dari Harian Kompas & Republika terbitan 10 September 2005.
Berita tentang Gus Dur yang demo menolak MOU ini tidak saja dimuat di 2 Harian yang cukup punya pengaruh di Indonesia tapi juga di seluruh media cetak dan elektronik. Kalau Gus Dur yang humanis, humoris, demokratis saja sudah menolak MOU gimana dengan anda-anda. Kalau yang pro penolakkan MOU mari kita persiapkan Legal action sekaligus Political action Yang Pro MOU terserah aja mau ngapain . Terima Kasih Eko Darminto Harian KOMPAS Politik & Hukum Sabtu, 10 September 2005 Abdurrahman Wahid Ikut Unjuk Rasa Jakarta, Kompas - Mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) hari Jumat (9/9) pagi ikut berunjuk rasa untuk menentang penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka. Ketua Umum Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa ini berada di baris paling depan dengan menggunakan kursi roda. Unjuk rasa yang diikuti beberapa elemen mahasiswa itu mendapat pengawalan secara ketat dari aparat kepolisian. Sekitar pukul 10.50, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani ikut hadir mengamankan unjuk rasa. Dengan menggunakan kursi roda dan dipayungi oleh simpatisannya, Gus Dur ikut serta dalam long march ke Istana Merdeka. Akan tetapi, ketika sampai di Jalan Veteran, Gus Dur kemudian naik ke mobil Toyota Land Cruiser hitam untuk beristirahat. Ratusan orang dari Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Bersatu, Jumat, berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, menolak kenaikan harga BBM karena hanya menyengsarakan rakyat. Rencana pemerintah untuk kembali menaikkan harga BBM akan memicu kenaikan harga bahan pokok yang ujung-ujungnya membuat rakyat susah, kata juru bicara Front Aksi Mahasiswa Universitas Indonesia, Echie. Ia menambahkan, rencana pemerintah tersebut hendaknya dibatalkan dan jangan menggunakan alasan pengurangan subsidi untuk menaikkan harga BBM. Ratusan orang yang berasal dari Front Aksi Mahasiswa UI, Front Aksi Mahasiswa Trisakti, Front Kota, serta beberapa mahasiswa universitas lainnya itu memulai aksi di Bundaran HI sejak pukul 09.00, kemudian massa melakukan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Istana Merdeka. Pengunjuk rasa masih berjalan mengelilingi Istana Kepresidenan dari Jalan Juanda menuju Jalan Veteran menjelang shalat Jumat. Unjuk rasa dipimpin oleh orator yang berteriak-teriak menyampaikan tuntutannya di atas mobil bak terbuka, yang sekaligus tempat mengusung perangkat pengeras suara. Pengunjuk rasa, seperti biasanya, membentangkan spanduk dan mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera kelompok yang mereka wakili. Anggota Polri mengawal unjuk rasa itu. Beri tanggapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pernyataannya sesaat setelah memasuki Kantor Presiden, Kompleks Istana, Jakarta, Jumat pagi, memberikan tanggapan atas unjuk rasa tersebut. Pada mereka yang hari ini melaksanakan unjuk rasa berkeliling Istana, saya katakan, ini adalah bagian dari demokrasi. Mudah-mudahan dalam hatinya yang paling dalam mereka juga mengerti bahwa ekonomi kita saat ini menghadapi tantangan yang sangat berat, ujar Presiden. Presiden mengatakan, Dengan kematangan pribadi beliau masing-masing, diharapkan ada pemahaman yang utuh mengenai situasi yang dihadapi negara saat ini sehingga kita bisa berbuat yang terbaik untuk negara ini semuanya. (har/inu/ant) Disalin dari : http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0509/10/Politikhukum/2037065.htm Republika Sabtu, 10 September 2005 Koran ยป Berita Utama Gus Dur Turun ke Jalan, Demo BBM dan MoU JAKARTA -- Mantan presiden, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) turun ke jalan. Gus Dur ikut longmarch bersama para mahasiswa dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Istana Kepresidenan. Sambil berkursi roda, Gus Dur mengelilingi Istana Kepresidenan. Dia memprotes rencana kenaikan harga BBM dan nota kesepahaman (MoU) perdamaian. Gus Dur turun ke jalan membawa bendera Gerakan Nusantara Bangkit Bersatu (GNBB), organisasi yang dia deklarasikan bersama mantan wapres Try Soetrisno; mantan ketua DPR Akbar Tandjung; dan suami mantan presiden Megawati, Taufik Kiemas. Selama berdemo, Gus Dur tidak banyak berkomentar. Sepanjang jalan dia diam saja. Sebelum bertolak dari Bundaran HI, Gus Dur hanya menjelaskan maksud demonstrasi. ''[Demonstrasi ini] bukan anti-siapa-siapa. Bukan untuk gerakan oposisi,'' kata Gus Dur di Bundaran HI. Menurut dia, MoU Helsinki telah membuka peluang Aceh lebih cepat merdeka. ''Soal harga BBM dan harga-harga, itu urusan pemerintah dan DPR.'' Saat Gus Dur turun ke jalan, jalan-jalan seputar kawasan Monas dan Istana menjadi macet. Para pengendara motor beralih ke jalur Bus Way untuk menghindari kemacetan. Kapolda Metro Jaya, Firman Gani, langsung turun ke jalan untuk mengamankan situasi. Tiba di lapangan, di langsung bertemu koordinator lapangan demo itu, Eggi Sudjana. Meski Gus Dur sudah mewanti-wanti agar diam, namun di depan Istana para mahasiswa tetap berorasi. Para mahasiswa antara lain berasal dari Front Aksi Mahasiswa UI, Front Aksi Mahasiswa Trisakti, dan Front Kota. Gus Dur pun akhirnya ikut berorasi. Lalu Gus Dur naik ke mobil Toyoto Land Cruisher hitam dengan nomor polisi B 1926 AW untuk istirahat. Dari dalam Istana, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan demonstrasi yang dilakukan ''senior'' nya itu merupakan perwujudan hak demokrasi. Tapi,''Mudah-mudahan dalam hatinya yang paling dalam juga mengerti bahwa ekonomi kita memang menghadapi tantangan yang berat,'' kata Presiden, kemarin. Dengan kematangan kepribadian yang dimiliki tokoh-tokoh yang mendemonya, Presiden berharap mereka memahami persoalan negara secara utuh. ''Itu saja harapan saya, terima kasih,'' katanya. (osa/ant ). Disalin dari : http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=212690&kat_id=3 ______________________________________________________ Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort. http://store.yahoo.com/redcross-donate3/ __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/IotolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat) *************************************** sekretariat: JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia telp/fax: +62218292842 email:<[EMAIL PROTECTED]> People's Cultural Network "Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!" Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jaker/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

