U N D A N G A N
Klik: http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/

Peluncuran Buku:

ANTOLOGI: PUISI, C E R P E N, ESAI DAN CURHAT

"TRAGEDI KEMANUSIAAN 1965 - 2005”

Peringatan:
40 Tahun Tragedi Kemanusiaan Terbesar, Pembantaian G30S-1965

Pembicara:
Ilham Aidit
Anak korban G30S- 1965

Pembahas:
KH. Abdurrahman Wahid
Mantan Presiden RI

Asvi Warman Adam
Sejarawan, peneliti

Eep Saefulloh Fatah
Penulis, columnis

Rieke Dyah Pitaloka
Artist, Pegiat Hak Asazi Manusia

Musik Oleh:
Franky Sahilatua
Musisi

UNDANGAN
Terselenggara atas kerjasama:
Sastra Pembebasan dan Penerbit/Toko Buku Malka

Tanggal: 29 September 2005
Jam: 19.00 - 22.00 WIB
Tempat: Pusat Dokumentasi Sastra HB. Jassin
Taman Ismail Marzuki (TIM)
Jl. Cikini Raya No. 73 Jakarta Pusat

Acara:

1. Peluncuran buku “Antologi 40 Tahun, Tragedi Berdarah 1965"
kumpulan puisi, cerpen, esai dan Curhat
Oleh: Ilham Aidit

2. Pembacaan Cerpen dan Puisi
Oleh: Rieke Dyah Pitaloka

3. Pembahasan
oleh:

- KH. Abdurrahman Wahid
- Asvi Warman Adam
- Eep Saefulloh Fatah
- Rieke Dyah Pitaloka

Moderator: Witaryono

4. Selingan Musik Franky Sahilatua

5. Refleksi diri dalam puisi, cerpen dan curhat oleh Narxcis, Yonathan, Sihar dkk

Ti-Ti Towuti
Kapal api masuk pagi
Trada cakalele trada dansa bakupele
Seribu orang rante
Turun tangga muka cele
Pikul ransel sio rambate
Jauh anak jauh bini
seribu soldadu pasang parlente
sepatu kilap senapan kilap
cuma berani bangsa sendiri
Cis!
...
Amarzan Ismail Hamid judul Mantra Teluk Kayeli*05. 1971 (1)
Mantra Teluk Kayeli (1971)

Synopsis

Pembantaian kian marak , ada temanteman
bapak yang sudah dibunuh. Situasi
makin mencekam. Mbah Putri
selalumenasehati “..teguh cekelan
waton…” Natal ini natal kelabu, banyak
orang yang diburu, dibui, dan dibunuh.

... .Suatu malam ibu mengatakan bahwa di
daerah Purworejo ada sungai besar
mengalir ke Samudra Hindia. Carilah
jembatan diatas sungai tersebut dan
kearah hilir ada surau ditepi sungai.
Disitulah ayahmu ditembak mati...

... Masa berkabungku tak akan pernah
berakhir sebelum kuketahui kebenaran
sekitar pembunuhan terhadap bapakku ,
dan sebelum kutemukan kuburannya
dimana aku bisa bersujud untuk
mengutarakan tidak saja kesedihanku tapi
juga rasa banggaku menjadi anaknya dan
mengucapkan selamat jalan sampai jumpa
dalam perjalanan menuju cita cita
bersama....

... Di sana kami pernah bermain,
bernyanyi, menangis, bercanda, makan
dan tidur bersama. Di sana ada Mama,
aku, empat kakak dan dua adikku.Di
sana ada orang-orang besar yang suka
berbisik-bisik sambil menggendong dan
menemani kami bermain. Di sana juga
ada orang-orang besar berbaju loreng
yang gemar mondar-mandir. Tempat itu
bernama Kodim. Di sana tak ada Bapak.
Ia pergi jauuuh sekali. Entah kapan
kembali...

Dua penggal PUISI karya Narcxist berjudul:

“MBACA LAGI BUKU CATATAN SEJARAH-”

Dituliskan begini:

Pernah dulu tahun ‘65
Pisau nyayat nadi Bekaskan jahitan
Sepanjang jaman
Katanya: Pemberontakan
Tak!
Dar! Der! Dor!
7 Jendral mati
di level tertinggi
satu perwira
jadi tumbal juga
Kabut kerubungi langit jakarta
1 Oktober 1965
Kepanikan ibukota
Jadi kepanikan seluruh kota
Hingga pelosok-pelosok desa kecil
Yang gak tau apa-apa
........
Jakarta Indonesia, 22 Agustus 2005

Panitia Penyelenggara:
Telp: (021) 743 1032
Email:
[EMAIL PROTECTED]

Acara ini terselenggara atas kerjasama:
Sastra Pembebasan dan Penerbit/Toko Buku Malka


Informasi tentang KUDETA 65/Coup d'etat '65
Klik:
http://www.progind.net/  
http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/
 


Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.

JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>

People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"




SPONSORED LINKS
Corporate culture Organizational culture Culture change
Organization culture Culture Culture shock


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke