Kumpulan puisi “Eksekusi”

        tentang tragedi nasional 65

 

 

Dalam rangka partisipasi untuk memperingati 40 Tahun Tragedi Nasional 65, maka  sejak awal September yang lalu website http://perso.club-internet.fr/kontak/ telah menyajikan kumpulan puisi penulis HD Haryo Sasongko. Puisi yang mengungkap secara baik – dan sering secara mengharukan – berbagai aspek dari tragedi nasional ini, telah dibuatnya setiap hari dan disiarkan melalui bermacam-macam milis. Walaupun dalam keadaan sakit yang tidak ringan, yang sudah diidapnya sejak lama, ia berkeras hati untuk  terus secara gigih menulisnya setiap hari hingga akhir Oktober yang akan datang, sampai mencakup sekitar 60 judul (sampai sekarang sudah yang ke-51).

 

Karya HD Haryo Sasongko, yang diberi judul « Eksekusi »  ini, termasuk salah satu di antara beberapa tulisan yang menonjol untuk menyemarakkan peringatan 40 Tahun Peristiwa 65.

Dalam puisi-puisi ini telah diangkat berbagai kisah tentang peristiwa pengumuman  Dewan Revolusi, instruksi Presiden Sukarno yang diboikot oleh Suharto mengenai Jenderal Pranoto, tentang Supersemar yang merupakan penyerobotan kekuasaan Presiden Sukarno oleh Suharto dkk.

 

Dengan cara-cara yang mengharukan ia juga telah  mengekspressikan kemarahannya atau rasa brontaknya terhadap berbagai perlakuan yang biadab golongan militer terhadap para korban yang kebanyakan tidak tahu apa-apa tentang G30S. Sebagian besar dari puisi-puisinya ini dirajutnya berdasarkan pengalaman-pengalaman yang nyata dari para korban atau berlatar-belakang peristiwa-peristiwa sejarah dalam masa 40 tahun.

 

Dengan sinisme yang tajam, dan olok-olok yang menggelitik perasaan dan menggugah fikiran, ia telah mengangkat banyak masalah pembangunan era Orde Baru, masalah keadilan, masalah  penjarahan kekayaan negara dan bangsa selama tiga dasawarsa, masalah moral dan demokrasi, dan masalah penderitaan  para tapol.

 

Kumpulan puisi « Eksekusi » merupakan karya utama di bidang sastra tentang peristiwa 65 beserta akibat-akibatnya, dan , karenanya,  sarat dengan  ungkapan-ungkapan kuat  (dan bagus sekali) yang menuding dan menghujat kebiadaban rejim militer Orde Barunya Suharto dkk. Dengan caranya yang tersendiri, « Eksekusi » membuat Orde Baru telanjang bulat sehingga kelihatan dengan jelas kejahatan-kejahatannya. Semuanya ini menjadikan kumpulan puisi ini sebagai bahan bacaan yang enak untuk disimak.

 

Karena itu, supaya sebanyak mungkin orang  bisa terus-menerus menikmati karya ini dan merenungkan isinya serta menangkap pesan yang dikandungnya, website http://perso.club-internet.fr/kontak/  akan terus menyajikannya secara permanen.

 

 



JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>

People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke