Note: forwarded message attached.


Yahoo! Personals
Skip the bars and set-ups and start using Yahoo! Personals for free

JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>

People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"




SPONSORED LINKS
Corporate culture Organizational culture Culture change
Cell culture Organization culture Culture


YAHOO! GROUPS LINKS




--- Begin Message ---
Telah Terbit! Sebuah buku yang mengangkat hasil penelitian terhadap kelima buku Harry Potter: The Sorcerer’s Stone, The Chamber of Secrets, The Prisoner of Azkaban, The Goblet of Fire, dan The Order of the Phoenix. Buku tersebut berjudul: 
MITE HARRY POTTER
Psikosemiotika dan Misteri Simbol di balik Kisah Harry Potter.
 
Penulis: Audifax
Kata Pengantar: Dr. Edy Suhardono
Tebal : XXXV + 315 Halaman
ISBN : 979 – 3684 – 43 – 7
Penerbit : Jalasutra
Cetakan I, Desember 2005
Harga : Rp. 52.000,-
 
Sekilas tentang isi buku:
Harry Potter adalah bagian dari produk budaya, kisahnya sendiri diceritakan dalam nuansa mite – untuk selanjutnya diproduksi dan di-reaffirmasi oleh tema-tema arketipal yang ada pada collective unconscious – dan masyarakat mengonsumsi karena merasakan sesuatu yang “lekat” pada dirinya. Hasil analisis dalam buku ini menunjukkan, Harry Potter adalah mite baru dan merupakan simbol yang lekat dengan kehidupan keseharian.
Mite adalah salah satu entitas misteri yang eksis dalam kehidupan. Sebagian orang mendefinisikannya sebagai cerita isapan jempol, namun sebagian lagi dapat mencermatinya sebagai sebuah entitas yang hidup dan mampu mengomunikasikan berbagai hal bernilai. Selain itu, para pembaca juga dapat menemukan penjelasan mengenai berbagai hal fenomenal pada Harry Potter, mulai dari penjualan fantastis hingga penjelasan akan kontroversi okultisme pada pembahasan mite dalam budaya pop.
 
Bagi peminat psikologi, paparan-paparan dalam buku ini memberi tawaran terutama pada pengombinasian psikologi dan semiotika. Kunci dari metode yang digunakan terletak pada pengombinasian analisis simbol arkais Carl Gustav Jung dengan telaah tanda semiotika, terutama yang bersentuhan dengan pemikiran neo-freudian, seperti Jacques Lacan. Pembahasan-pembahasan menggunakan psikologi analitik Jung secara komprehensif, menunjukkan bahwa terdapat kemungkinan lain dari penggunaan pemikiran-pemikiran jungian lebih dari sekedar tipikalitas kepribadian seperti banyak diajarkan di Fakultas Psikologi. Pada beberapa area pembahasan, pembaca juga dapat menemukan perjumpaan semiotika dengan pemikiran Viktor Frankl serta Mental Imagery dalam suatu titik pandang pembahasan yang bisa jadi belum banyak dilakukan di Psikologi Indonesia.
 
Bagi penggemar Harry Potter, buku ini menawarkan suatu ‘petualangan’ serta ‘penjelajahan’ eksploratif akan makna demi makna yang sebenarnya hadir dan teraktivasi dari tataran nirsadar manusia ketika membaca Kisah Harry Potter. Hasil analisis dalam penelitian ini terutama mengafirmasi bahwa Kisah Harry Potter bukan sekedar kisah isapan jempol yang tak berarti, namun berkemampuan menyampaikan suatu filosofi kehidupan dalam cara yang lebih bisa diterima di era budaya posmodern. Pembaca akan menemukan makna apa yang sebenarnya hadir bersamaan dengan petualangan membaca Harry Potter beserta penjelajahan di dunia sihirnya.
 
Lebih jauh, buku ini mampu menghadirkan pula suatu cara pembacaan bagi Kisah Harry Potter yang mampu mengatasi polemik okultisme yang diresahkan kalangan agamawan. Temuan berbagai simbol mitologis dalam Harry Potter, bahkan menunjukkan pula kesejajaran Kisah ini dan kemampuannya menyampaikan ajaran moral yang tak berbeda dengan mite-mite lain, bahkan dengan mite yang terdapat dalam Kitab Suci. 


Yahoo! Personals
Let fate take it's course directly to your email.
See who's waiting for you Yahoo! Personals
--- End Message ---

Kirim email ke