di jalanan masih banyak pengangguran, yang perutnya lapar melilit mimpi jadi ilusi, sedangkan perjalanan dari rumahnya ke kantor adalah nilai bensin mobilnya yang sejajar dengan upah buruh per hari, riwayat negeri yang konon katanya kayaraya, tapi kemiskinan sudah menjadi kewajaran, seperti rumah susun orang kaya yang berdampingan dengan perumahan kumuh ra'yat miskin perkotaan.
di perjalanan hidup kita, bukan hanya ibadat digalakkan tapi juga rasa sosial terhadap lingkungan yang ternyata terlalu banyak kemiskinan, dan kemelaratan akhirnya hanya akan mencetak kriminalitas dan karakter ganas orang-orang yang lapar.
di kotamu, di perempatan jalan masih kita lihat anak-anak mengemis, dieksploitasi, sedangkan anak-anak mustinya pergi ke sekolah, bukan ke perempatan jalan untuk mengemis.
Mimpi
Ngeri!
di suatu magrib menjelang macet berat
ada anak pengemis di perempatan jalan pramuka
kalap, kaca jendela mobil tertutup rapat
jangankan pengemis debu pun tak bisa masuk!
mengemis adalah ilmu bela dirinya lapar
para politisimu mengencingi janji pemilu
lupalah pada kemiskinan ra'yatnya
kekuasaan itu berarti berlimpahan materi
di suatu senja kehidupan dunia fantasi
siapakah kita yang hanya punya puisi
salam, heri latief
amsterdam, 8 desember 2005
Yahoo! Shopping
Find Great Deals on Holiday Gifts at Yahoo! Shopping
JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>
People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"
SPONSORED LINKS
| Corporate culture | Organizational culture | Culture change |
| Cell culture | Organization culture | Culture |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "jaker" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

