Catatan La Luta:
 
"... Untuk dapat menyelesaikan persoalan ini saja telah perintahkan supaja segera ditjiptakan satu suasana yang tenang dan tertib, dan untuk itu perlu dihindarkan segala kemungkinan bentrokan dengan sendjata...Untuk melaksanakan pemulihan keamanan dan ketertiban jang bersangkutan dengan peristiwa 30 September tersebut telah saja tundjuk Maj.Djen. Suharto, Panglima Kostrad sesuai dengan kebidjaksanaan jang telah saja gariskan..." [Selanjutnya silahkan baca uraian pidato amanat bung Karno yang pernah terdengar melalui RRI, tgl. 03/10/65; Jam 01:30]
 
Juga kulampirkan karya puisi Fadjar berjudul "KAMI KENANG HARI BERDARAH  1965", yang  dibacakan pada acara Peringatan  "40 YEARS AFTER THE MASSACRES" tgl. 18 December 2005 di Amsterdam.
 
 
La Luta Continua!
 
***
 
KAMI KENANG HARI BERDARAH  1965
.................................................................................................................................................
Wahai  tulang  tulang yang  bersebaran
diseluruh penjuru tanah air kita
kalian semua
putra putri terbaik rakyat Indonesia
yang telah dibantai rezim militer fasis Suharto
tanpa alasan
tak sedikitpun kesalahan
akan selalu kami kenang
akan kami teruskan juang demi cita cita mulia
membangun  Indonesia
merdeka, demokrasi ,makmur dan bahagia.
 
Wahai tulang tulang yang bersebaran
diseluruh penjuru tanah air kita
yang berjumlah jutaan
dibantai dihutan hutan, ditembak mati tenggelam dirawa rawa
didasar jurang yang dalam dipenggal kepala
kebiadaban pembunuhan massal
yang terbesar sepanjang jaman diseluruh dunia
algojo algojo dan otaknya
masih bebas berkeliaran kemana kemana
seolah olah tak bersalah apa apa
mereka masih dilindungi imperialis dunia.
 
Kami kenang hari berdarah ini  30 September 1965
kami hapus air mata
walaupun masih terus berduka
kami simpan terus dendam membara
menempa jadi kekuatan tak terhingga
berjuang , berjuang
demi hari depan Indonesia yang cerah ceria
berjuang , berjuang
hingga setan setan yang berkuasa
hancur lenyap dari bumi Indonesia.
 
                                                                        Fadjar Sitepu.
                                                                                    Stockholm Swedia.
***
 
Date: Tue, 27 Dec 2005 12:41:45 +0000 (GMT)
From: Geni S <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: AMANAT BUNG KARNO MELALUI RRI PADA TGL.3 OKTOBER 1965
 
AMANAT P.J.M. PRESIDEN/ PANGLIMA TERTINGGI ABRI PEMIMPIN BESAR REVOLUSI BUNG KARNO JANG DIUTJAPKAN MELALUI RRI PADA TGL.3 OKTOBER 1965 DJAM 01.30.

Saudara-Saudara sekalian.

Mengulangi perintah saja sebagai Presiden/Panglima Tertinggi Angkatan Bersendjata/Pemimpin Besar Revolusi jang telah diumumkan pada tanggal 1 Oktober '65, dan untuk menghilangkan semua keragu-raguan dalam kalangan rakjat, maka dengan ini saja sekali lagi menyatakan bahwa saja berada dalam keadaan sehat wal'afiat dan tetap memegang tampuk pimpinan Negara dan tampuk pimpinan Pemerintahan dan Revolusi Indonesia.
Pada hari ini tanggal 2 Oktober '65 saja telah memanggil semua Panglima Angkatan Bersendjata bersama wakil Perdana Menteri kedua Dr. Leimena dan para pejabat penting lainnya dengan maksud untuk segera menyelesaikan persoalan apa yang disebut peristiwa 30 September.
Untuk dapat menyelesaikan persoalan ini saja telah perintahkan supaja segera ditjiptakan satu suasana yang tenang dan tertib, dan untuk itu perlu dihindarkan segala kemungkinan bentrokan dengan sendjata. Dalam tingkatan perdjoangan Bangsa lndonesia sekarang ini, saja perintahkan kepada seluruh rakyat untuk tetap mempertinggi kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam rangka meningkatkan pelaksanaan Dwikora.
Kepada seluruh Rakjat lndonesia saja serukan untuk tinggal tetap tenang dan kepada semua menteri dan petugas- petugas negara lainnja untuk tetap mendjalankan tugasnya masing-masing seperti sediakala.
Pimpinan Angkatan Darat pada dewasa ini berada langsung dalam tangan saja dan untuk menyelesaikan tugas sehari-hari dalam Angkatan Darat sementara saja tundjuk Maj. Djen. Pranoto Reksosamodra, Ass keIII Men/ PANGAD. Untuk melaksanakan pemulihan keamanan dan ketertiban jang bersangkutan dengan peristiwa 30 September tersebut telah saja tundjuk Maj.Djen. Suharto, Panglima Kostrad sesuai dengan kebidjaksanaan jang telah saja gariskan.
Saudara-saudara sekalian.
Marilah kita tetap membina semangat persatuan dan kesatuan Bangsa; marilah kita tetap menggelorakan semangat anti nekolim.

Tuhan bersama dengan kita semua.


Sumber dari buku : Memoar Mayor Jendral Raden Pranoto Reksosamodra.
BAGIAN KE EMPATBELAS
Halaman 239 sampai dengan 240, ip
Penerbit Syarikat Indonesia. ISBN 979-96819-3-6.


Mira Wijaya Kusuma <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Date: Tue, 27 Dec 2005 12:06:20 -0800 (PST)
From: Mira Wijaya Kusuma <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Doc. GESTOK '65] AMANAT BUNG KARNO MELALUI RRI PADA TGL.3 OKTOBER 1965;INDONESIA TRAGIS
To: sastra pembebasan <[EMAIL PROTECTED]>

Catatan La Luta:
 
"... Untuk dapat menyelesaikan persoalan ini saja telah perintahkan supaja segera ditjiptakan satu suasana yang tenang dan tertib, dan untuk itu perlu dihindarkan segala kemungkinan bentrokan dengan sendjata...Untuk melaksanakan pemulihan keamanan dan ketertiban jang bersangkutan dengan peristiwa 30 September tersebut telah saja tundjuk Maj.Djen. Suharto, Panglima Kostrad sesuai dengan kebidjaksanaan jang telah saja gariskan..." [Selanjutnya silahkan baca uraian pidato amanat bung Karno yang pernah terdengar melalui RRI, tgl. 03/10/65; Jam 01:30]
 
Juga kulampirkan karya puisi Fadjar berjudul "INDONESIA  TRAGIS", yang  dibacakan pada acara Peringatan  "40 YEARS AFTER THE MASSACRES" tgl. 18 December 2005 di Amsterdam.
 
 
La Luta Continua!
 
***
 
INDONESIA  TRAGIS
...........................................................
 
Siapa saja bilang Indonesia negeri yang kaya
dari usa sampai eropa
meneteskan air liurnya
dari intrik pembunuhan usa
mengadu domba memecah belah
ingin membagi bagi kekayaan indonesia
ditangan Soeharto
mereka bergembira berpesta ria
kayu, minyak, dan pelikan lainnya
ramai ramai digadaikan sampai ludas.
 
Presidennya kini tak tahan dicela
marah bagai srigala
diputar ekornya
atau macan dicabut kumisnya
pura pura kesakitan
tapi berkata dengan kebanggaan
jangan katakan rakyat miskin dan sengsara
terpaksa berdusta
dia katakan
negara kita ini kaya dengan sumber daya alam
matanya pura pura buta
terhadap keuntungan bertimbun timbun imperialis dunia.
 
Sejak dulu ketika dinamakan kolonialis
dijaman Jakarta disebut batavia
bangsa asing membagi bagi negeri kita
spanyol, inggris dan belanda semua sama saja
membikin tani dan seluruh rakyat menderita
sampai kapitalis berkembang jadi imperialis
usa berbuat jahat dimana mana
menghisap rakyat sedunia dimana mana
dari dalih membasmi komunis
hingga membasmi teroris
mereka kerahkan serdadu serdadu kemana mana
dari afganistan hingga keirak
Indonesia belum saja
karena masih banyak budak dan anteknya
dipekerjakan menggadaikan negeri kita
menguras hutan bumi yang kaya raya
sampai ludas rakyat miskin sengsara
aduhai Indonesia sungguh tragis.
 
Kemerdekaan
selagi merah putih  melambai diudara
sungguh tragis
rakyatnya lapar menangis
ibu pertiwi menangis
dan mereka anggota dewan perwakilan rayat(singkatan orang orang yang tamak)
tertawa tergelak gelak
mari , mari
kita bagi rezeki
langit makin suram
di Indonesia siang bagaikan malam
rakyat lapar menangis
ibu pertiwi menunduk sedih menangis
indonesia, tragis, tragis.
 
Fadjar desember 2005
 
***
 
Date: Tue, 27 Dec 2005 12:41:45 +0000 (GMT)
From: Geni S <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: AMANAT BUNG KARNO MELALUI RRI PADA TGL.3 OKTOBER 1965
 
AMANAT P.J.M. PRESIDEN/ PANGLIMA TERTINGGI ABRI PEMIMPIN BESAR REVOLUSI BUNG KARNO JANG DIUTJAPKAN MELALUI RRI PADA TGL.3 OKTOBER 1965 DJAM 01.30.

Saudara-Saudara sekalian.

Mengulangi perintah saja sebagai Presiden/Panglima Tertinggi Angkatan Bersendjata/Pemimpin Besar Revolusi jang telah diumumkan pada tanggal 1 Oktober '65, dan untuk menghilangkan semua keragu-raguan dalam kalangan rakjat, maka dengan ini saja sekali lagi menyatakan bahwa saja berada dalam keadaan sehat wal'afiat dan tetap memegang tampuk pimpinan Negara dan tampuk pimpinan Pemerintahan dan Revolusi Indonesia.
Pada hari ini tanggal 2 Oktober '65 saja telah memanggil semua Panglima Angkatan Bersendjata bersama wakil Perdana Menteri kedua Dr. Leimena dan para pejabat penting lainnya dengan maksud untuk segera menyelesaikan persoalan apa yang disebut peristiwa 30 September.
Untuk dapat menyelesaikan persoalan ini saja telah perintahkan supaja segera ditjiptakan satu suasana yang tenang dan tertib, dan untuk itu perlu dihindarkan segala kemungkinan bentrokan dengan sendjata. Dalam tingkatan perdjoangan Bangsa lndonesia sekarang ini, saja perintahkan kepada seluruh rakyat untuk tetap mempertinggi kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam rangka meningkatkan pelaksanaan Dwikora.
Kepada seluruh Rakjat lndonesia saja serukan untuk tinggal tetap tenang dan kepada semua menteri dan petugas- petugas negara lainnja untuk tetap mendjalankan tugasnya masing-masing seperti sediakala.
Pimpinan Angkatan Darat pada dewasa ini berada langsung dalam tangan saja dan untuk menyelesaikan tugas sehari-hari dalam Angkatan Darat sementara saja tundjuk Maj. Djen. Pranoto Reksosamodra, Ass keIII Men/ PANGAD. Untuk melaksanakan pemulihan keamanan dan ketertiban jang bersangkutan dengan peristiwa 30 September tersebut telah saja tundjuk Maj.Djen. Suharto, Panglima Kostrad sesuai dengan kebidjaksanaan jang telah saja gariskan.
Saudara-saudara sekalian.
Marilah kita tetap membina semangat persatuan dan kesatuan Bangsa; marilah kita tetap menggelorakan semangat anti nekolim.

Tuhan bersama dengan kita semua.


Sumber dari buku : Memoar Mayor Jendral Raden Pranoto Reksosamodra.
BAGIAN KE EMPATBELAS
Halaman 239 sampai dengan 240, ip
Penerbit Syarikat Indonesia. ISBN 979-96819-3-6.





Information about KUDETA 65/ Coup d'etat '65click: http://www.progind.net/  
http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/

Yahoo! DSL Something to write home about. Just $16.99/mo. or less



Information about KUDETA 65/ Coup d'etat '65click: http://www.progind.net/  
http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/


Yahoo! DSL Something to write home about. Just $16.99/mo. or less

JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>

People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke