He...he... pasti yg senyum bukan pramuniaga cowok kan.....

[EMAIL PROTECTED] wrote:

saya tambahkan pak,

saya juga lihat tu pak, wajah pramuniaga senyum-senyum mengundang untuk datang . . . . . . . . . . . . . . . . .  ketokonya tentu

Erdinal Nazir   Project Management Department PT. Thames PAM Jaya Perkantoran Pulomas Satu Gd.I Lt.1, Jl. Jend Ahmad Yani No.2 Jakarta-13210 Phone (021) 47867941-42-45 Ext. 2104  fax. (021) 47867946 E-mail : [EMAIL PROTECTED]


----- Forwarded by Erdinal Nazir/Indonesia/ThamesWaterAsia on 04/26/2005 03:57 PM -----

"IHB Jakarta - Jaeroni Setyadhi" <[EMAIL PROTECTED]>

04/26/2005 02:29 AM
Please respond to jamaah

       
        To:        <[email protected]>
        cc:        
        Subject:        [Ar-Royyan-1373] Re: [DKM-318] persiapan terjun ke bisnis



Ass.Wr.Wb.
 
Menarik juga artikel yang dikirim P.Agus ini. Saya baru saja (jam 12:30WIB) jalan-jalan ke WTC dan sempat melihat-lihat hypermarket "Club Store" untuk survey harga sekaligus memperhatikan pedagang-pedagang yang punya kios/los di situ. Terlihat mereka dengan sabar menunggu (calon) pembeli. Sebagai sebuah mal yang baru beberapa bulan berdiri tentu saja sangat jauh keramaian pengunjungnya dibanding dengan ITC Mangga Dua. Ketekunan, keuletan, pengorbanan dan kesabaran tergambar dari raut-raut wajah mereka baik si pramuniaga dan pekerja toko maupun para pemiliknya langsung. Saya yakin, keberhasilan mereka bukan pada saat ini tapi di masa yang akan datang entah berapa lama lagi. Tapi yang jelas, mereka sedang merintis dengan keadaan yang tidak menyenangkan karena masih sepinya pengunjung pada saat sekarang.
 
Nah, agar para pedagang yang ikut dalam Pasar Ahad juga punya mental yang demikian, kelihatannya perlu semacam brain-storming untuk para pedagang pemula bagi pengembangan wirausaha apakah bentuknya pelatihan, seminar atau apapun namanya dengan mendatangkan nara sumber. Yang jelas, sebagaimana dicontohkan keadaan di WTC, kita sebagai pihak Pengelola harus mendukung dan mengkondisikan berdatangannya para calon pembeli se BDB dan sekitarnya. Contohnya, rencana pendekatan ke Pak Made untuk mengadakan senam pagi untuk Ahad mendatang.
 
Wassalam / Jaerony.-
 
----- Original Message -----
From: agus rasidi
To: DKM
Sent: Tuesday, April 26, 2005 1:39 PM
Subject: [DKM-318] persiapan terjun ke bisnis

Persiapan Terjun ke Bisnis
Senin, 24 Sep 2001 08:19 WIB


Di jaman yang masih penuh ketidakpastian ini menuntut anda untuk selalu siap menghadapi kemungkinan terburuk. Kalau perusahaan anda tengah heboh dengan isu-isu PHK, nggak ada salahnya anda mempersiapkan diri untuk terjun ke bisnis, walau cuma kecil-kecilan. Nah mulai sekarang pikirkan deh bisnis apa yang bisa anda jalani.

Kalau anda jago masak, coba aja anda bisnis rumah makan. Kalau anda gape menjahit, terima jahitan boleh juga tuh dicoba. Tapi tentu saja ada sejumlah persiapan sebelum anda memutuskan untuk berbisnis. Ingat, persiapan untuk menghadapi bisnis begitu panjang. Selain modal dan riset pasar, anda juga perlu memperhatikan hal-hal lain yang menyangkut kapabilitas untuk mengelola bisnis sendiri. Hal-hal tersebut adalah:

- Siap menghadapi resiko
Kesiapan untuk menghadapi berbagai resiko adalah hal mutlak untuk suatu bisnis. Jangan pernah menganggap angin lalu masalah yang anda hadapi dalam bisnis. Pikirkan solusi untuk menyelesaikan masalah anda. Misalnya bagaimana cara menghadapi kenaikan harga-harga bahan pokok. Kalau perlu diskusikan masalah yang anda hadapi dengan rekan-rekan bisnis anda.

- Hadapi realitas
Dalam dunia bisnis, kepuasan pelanggan adalah hal utama. Maka anda harus mengetahui apa yang diinginkan pelanggan, bukan apa yang anda inginkan. Perhatikan apa saja yang diinginkan pasar. Jika anda memenuhi keinginan pasar dan pelanggan, mereka akan puas. Sebaliknya jika bisnis yang anda jalankan hanya berdasarkan keinginan anda, bisnis anda akan sulit maju.


- Perkuat jaringan usaha
Semakin kuat dan luas jaringan usaha anda semakin besar pula kemungkinan bisnis anda untuk sukses. So, jangan berhenti untuk memperluas jaringan bisnis anda. Dalam setiap kesempatan jangan ragu untuk memperkenalkan bisnis anda. Ikuti kegiatan atau acara yang memungkinkan untuk memperkenalkan bisnis anda.

- Jaga Kepercayaan
Kepercayaan merupakan hal penting dalam bisnis. Tanpa kepercayaan anda tidak akan pernah memperoleh pelanggan. Untuk menjaga kepercayaan ini antara lain dengan cara menjaga kualitas produk dan kualitas pelayanan. Berikan servis atau pelayanan yang memuaskan kepada pelanggan. Jangan lupa tersenyum setiap kali berhadapan dengan pelanggan. Dan dengarkan keluhan serta saran dari mereka. Jangan sekalipun menurunkan kualitas produk ketika anda sudah mendapatkan banyak pelanggan. Sekali mutu kualitas produk anda menurun, pelanggan akan berpikir untuk berpaling dari bisnis anda.

Selanjutnya, bersikaplah optimis. Yakinlah kalau usaha anda akan sukses. Toh jika anda ulet dan tekun, sukses berbisnis bukanlah hal yang mustahil. Selamat berbisnis...!


----------------------------------------------------
EMAIL DISCLAIMER

This email and any files transmitted with it is
confidential and intended solely for the use of
the individual or entity to whom it is addressed.
Any personal views or opinions stated are solely
those of the author and do not necessarily
represent those of the company.

If you have received this email in error
please notify the sender immediately.
Please also delete this message and
attachments if any from your computer.

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

Kirim email ke