|
Ass.Wr.Wb.
Dari 3 kali kegiatan Pasar Ahad, upaya sosialisasi
sudah kita lakukan, yaitu :
- Pasar Ahad I, momentnya sengaja dibarengkan
dengan Maulid Nabi.
- Pasar Ahad II, mengundang jamaah secara khusus
untuk ikut senam.
- Pasar Ahad III, penyebaran brosur.
- Pasar Ahad IV, insya Allah penyisipan brosur ke
dalam koran ditambah sosialisasi di RT 02 berupa himbauan lewat edaran kepada
warga untuk ikut senam "poco-poco".
Kalau kemarin P.Agus memasalahkan lesunya penjualan
non-makanan, mungkin perlu ada pemikiran yang menyangkut strateginya dan dapat
dituangkan di rapat ekonomi besok.
Trus, kalau memang potensi pasar terbesar adalah
jenis makanan, gimana kalau kita jadikan Pasar Ahad ini "Pasar Subuh"-nya BDB II
dan sekitarnya bahkan Cibinong yang mengkhususkan jajanan pasar murah? Tiap
keluarga yang akan berpartisipasi dibagi ke dalam quota berupa penyediaan 1-2
jenis kue saja. Sehingga katakan dari 20 peserta menghasilkan 20 macam kue
dengan harga yang relatif murah?
Gimana??
Wassalam / Jaerony.-
|

