Ass.WW
Penyelesaiannya sebaiknya dibikin gampang saja.
Kembalikan hukum kegiatan merokok itu menurut agama.
Kalau guru agama saya dan buku pendidikan agama yang
pernah saya pelajari sepanjang SD, SMP dan SMA hanya
menyatakan merokok makhruh hukumnya, artinya barang
siapa megerjakan tidak apa-apa, tetapi barang siapa
meninggalkan merokok mendapat pahala. Jadi biarkan saja
perokok tetap merokok, orang mencari nafkah melalui rokok,
negara cari pendapatan lewat cukai rokok . Untuk mengaturnya
cukup tempat-tempat tertentu dilarang merokok agar tidak mengganggu
orang lain. Jika hal ini dilakukan saya kira sudah sesuai
dengan keadaan yang ada di masyarakat saat ini. Hanya saja untuk perokok
janganlah merokok terlalu berlebihan, sebab semua yang berlebihan
sangat mungkin membuat tidak baik. Dan kalau perlu imbangi dengan makanan-
makanan yang lain yang sifatnya menetralkan akibat merokok.
Wassallam
.Djarot
"agus rasidi"
<[EMAIL PROTECTED] To: "MILIS ARROYYAN"
<[email protected]>
a.co.id> cc:
Subject: [Ar-Royyan-2275] Fw:
[kota-bogor] Rokok , sebuah dilema
09/10/2005 08:57
AM
Please respond
to jamaah
PRO KONTRA ROKOK... SEBUAH PERTANYAAN YANG MENUNGGU JAWABAN / SOLUSI.
----- Original Message -----
From: "Anton" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, September 10, 2005 8:09 AM
Subject: [kota-bogor] Rokok , sebuah dilema
> Bagi sebagian orang , rokok berarti gangguan yang tidak menyenangkan ..
> asapnya yang menyesakkan dada . Terutama apabila orang-orang yang merokok
> melakukannya di dalam angkutan umum , sangat menyesakkan dan mengganggu
..
> (katanya0
>
>
>
> Bagi sebagian orang yang lagi , rokok atau merokok adalah sebuah
kenikmatan
> walau entah kenikmatan yang seperti apa .. bagi mereka rokok kadang lebih
> penting daripada makan , bagi muslim perokok , waktu berpuasa , menahan
> keinginan merokok adalah teramat sangat sulit
>
>
>
> Bagi sebagian orang yang lain lagi , rokok adalah penghasilan .. pedagang
> asongan , buruh pabrik rokok yang puluhan ribu , bahkan pemerintah pun
> mendapat penghasilan dari cukai rokok ..
>
>
>
> Lalu kalau merokok dilarang , apa untung atau ruginya bagi kita
>
>
>
> - bagi yang merasa terganggu dan bukan perokok , mereka akan
senang
> karena tidak akan ada lagi asap yang menyesakkan dada dan hak mereka
untuk
> tidak menghirup asap rokok diberikan , begitu juga dengan hak mereka
untuk
> hidup sehat
>
> - bagi yang merokok , hak mereka untuk merokok berarti dibatasi
atau
> dikebiri bahkan bisa menyebabkan mereka yang kecanduan seakan sulit untuk
> berpikir (pengarang banyak yang tergantung rokok dan katanya tanpa rokok
> sulit untuk berpikir)
>
> - bagi orang-orang yang nafkahnya tergantung dari rokok , larangan
> merokok berarti terjungkirnya periuk nasi mereka , bagaimana mereka bisa
> menghidupi keluarga kalau produksi rokok menjadi semakin sedikit karena
> larangan merokok . Pemerintahpun akan kehilangan pemasukkan dari cukai
rokok
>
>
>
> Lalu bagaimana sebaiknya republikini mengatasi rokok ?
>
>
>
> Salam
>
>
>
> Anton
>
--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com
--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com