dari milis sebelah.
================================================

Di bawah ini adalah jerit suara seorang karyawan
kecil, Yayah, akibat kenaikan ongkos transport.

Dengan gaji UMR (Rp 750 ribu/bulan), Yayah harus
mengeluarkan uang Rp 20 ribu sekali jalan (sebelumnya
Rp 12 ribu) karena kenaikan ongkos tranportasi.
Artinya, Yayah harus mengeluarkan uang Rp 440
ribu/bulan atau 58% lebih dari gajinya.

Kenaikan harga BBM sudah terjadi sebesar 30% pada
bulan April 2005. Bulan Oktober naik lagi sebesar
125%. Bulan Januari 2006, kata Aburizal Bakrie akan
dinaikan lagi (dari berita yang saya baca).

Jika harga BBM dan ongkos transport naik terus, bisa2
rakyat Indonesia tidak bisa bekerja karena gaji tidak
sebanding dengan biaya transport.

Pemerintah selalu melihat harga BBM di Singapura atau
AS, tapi lupa bahwa penghasilan warga di sana 30 kali
lipat dari di Indonesia.

Semoga pemerintah tidak hanya bisa menaikan harga BBM
saja, tapi juga bisa meningkatkan pendapatan
rakyatnya.

 -----Original Message-----
 From: Forum Komunikasi Muslim Mattel Indonesia
 [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Yayah Dariyah
 Sent: Tuesday, October 04, 2005 2:54 PM
 To: [EMAIL PROTECTED]
 Subject: [FKMMI] KETIKA PENDAPATAN TETAP PENGELUARAN
MENINGKAT



 Assalamualaikuum,Wr.Wb,..

 Sebagai karyawan yg pendapatannya sudah dikotakin
gaji perbulan sudah
 ketahuan dengan adanya kenaikan BBM ini sangat
memberatkan terutama bagi
 yg kemana - mana naik angkutan umum seperti saya.

 Betapa tidak setiap hari saya harus mengeluarkan
ongkos kurang lebih 20
 ribu rupiah pulang pergi ke Bekasi yg biasanya hanya
Rp 12.000,-

 Ketika saya menumpang mobil seorang teman dan
melewati jalur kali malang
 saya sempat menghayal untuk mengusulkan ke PEMDA
tentang angkutan umum yg
 murah meriah dengan memanfaatkan kalimalang sebagai
alur lintasnya, kenapa
 tidak kalimalang dibikin jalur seperti busswaynya
Jakarta ? dengan
 kendaraannya yg tidak usah menggunakan BBM cukup
dengan dayung dengan
 demikian membuka lahan pekerjaan untuk penduduk
sekitar kalimalang
 sepanjang Cikarang - Bekasi.

 Tinggal pihak tata kota pemda saja mengaturnya, demi
rakyat kecil seperti
 kami yg hanya berpendapatan UMR dan masih harus
membiaya pendidikan
 sendiri karena ingin mencari kerja yg lebih layak
lagi.Sebab kalau tidak
 demikian kami - kami terancam putus kuliah dari
mulai biaya kuliah yg
 naik, ongkos angkutannya juga naik, harga makanan
naik semuanya kena imbas
 ......Allahu Rabbi........

 Tapi kami bangga ditengah masa - masa yg sulit
seperti ini kami masih bisa
 melanjutkan menuntut ilmu walaupun dengan pengaturan
keuangan yg serba pas
 pasan kadang harus belajar dengan perut yg
keroncongan karena tidak ada
 anggaran untuk makan dikampus cukup hanya beli
cemilan terlebih dahulu
 setelah sampai dirumah baru makanan telah disediakan
oleh teman - 2 satu
 kost tercinta / ceritanya kami yg kuliah jatah
masaknya pagi dan yg tidak
 kuliah mereka masaknya sore.


 Itulah hidup..........seperti orang bijak bilang
Untuk Sukses itu
 memerlukan kerja keras dan bukan semata - mata nasib
baik tapi harus ada
 harga yg dibeli.Kita hanya wajib menyempurnakan
usaha hasilnya Allah yg
 menentukan. Amiiiin.....


 Wassalam
 Yayah



--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com


Kirim email ke