|
-----Original Message----- -----Original
Message----- Posting:
Jum'at [16/12/2005] ______________________________ Ahmadinejad
Kembali Kecam Holocaust Hanya
Pepesan Kosong eramuslim -
Presiden keras
terhadap Zionis holocaust yang selama ini dijadikan bagian dari sejarah
pembersihan etnis Yahudi hanyalah cerita bohong belaka. Cerita itu
direkayasa sebagai modal pendirian negara Zionis Israel di jantung dunia Islam,
Palestina. Menurut Nejad di hadapan rakyatnya di kota Zahdan, sisi
Tenggara Iran, "Hari ini, mereka menciptakan cerita baru tentang
apa yang mereka sebut sebagai holocaust atau pembantaian etnis Yahudi. Lalu
mereka meletakkannya di sebuah ruangan yang tinggi, lebih tinggi
dari Tuhan, agama, para nabi dan bahkan diri mereka sendiri." Ia menambahkan, "Kepada orang-orang Eropa, bila
kalian memang mengaku telah melakukan kriminalitas besar ini dalam membantai
orang Yahudi, kenapa kalian membiarkan bangsa Palestina yang kini
tertindas sebagai pihak yang harus membayar kesalahan kalian?" Karena itulah, sekali lagi Nejad mengutarakan agar
orang-orang Eropa, Amerika atau Kanada agar memberikan sebagian tanah mereka
untuk orang- orang Yahudi untuk mendirikan negara di sana.
"Inilah usulan kami kepada bangsa Eropa," tandas Nejad. Ia pun menyampaikan kegundahannya,
mengapa bangsa Barat cenderung memberi nestapa dengan
menjajah negeri Islam dan menguasai potensi alam dunia Islam. Menanggapi statemen ini, BBC melansir sikap Israel yang
segera memasang 'mata' untuk memperhatikan lebih seksama terhadap proyek
nuklir Israel. Mengutip pemberitaan Kantor Berita Perancis, tentang
ungkapan salah satu jubir Menteri Luar Negeri Israel Mark Regiv, "Kami
menginginkan agar pernyataan ekstrim yang disampaikan pemimpin Iran itu,
lebih membuka mata masyarakat internasional agar segera melepas diri
dari apapun yang terkait dengan pemerintah Iran." Seperti
diketahui, sebelum ini, Nejad juga menyebutkan bahwa kangker yang harus dihapus keberadaannya dari dunia. Dan
baru pekan lalu, ia juga mengatakan secara tegas agar Israel dipindah ke
wilayah Eropa. Statemen itu kemudian mengundang kritik dan protes
berbagai pihak. Namun, nampaknya Ahmadinejad tetap tegas menyuarakan sikapnya
terhadap penjajah Zionis Israel. Bahkan
beberapa hari lalu, Senin (12/12) kemarin, Ahmadinejad juga mengadakan pertemuan dengan seorang pejabat tinggi
Gerakan Perjuangan Islam Palestina (Hamas), Khaled Masy'al. Dalam
kesempatan tersebut Ahmadinejad
menyatakan bahwa, pembebasan
seluruh wilayah Palestina, pemulangan para pengungsi Palestina dan pembentukan
pemerintahan yang independen di Palestina, merupakan tujuan penting dunia
Islam. Ahmadinejad
menjelaskan bahwa, gerakan perjuangan Palestina tidak terbatas pada
wilayah geografis, melainkan sebuah gerakan yang mewakili seluruh umat Islam dan sekaligus titik penentu masa depan
Islam. (na-str/bbc) ----------[DKM-ANNAHL;
PT.SEIN]-------------
---- LSpots keywords ?>---- HM ADS ?> |

