Assl.wrwb.

Maaf nih, ikut urun rembug.

Ketika kita ingin "melawan" sebuah kemunkaran, lebih
efektif apabila kita sadarkan umat bahwa itu adalah
"real" kemunkaran. Jadi obyek kita adalah
"pembersihan" fikrah/pola pikir umat, bukan sekedar
mengalihkan perhatian mereka.

Secara umum, pola-pola pengalihan perhatian setahu
saya disamping menimbulkan kesan reaktif dan
tasyabbuh, juga kadang-kadang kalau dibumbui ritual
bisa mengarah ke -maaf- bid'ah.

Khusus valentine day, sia-sia kan kalau mereka hadir
di acara masjid pas v-day, tapi tetap saja
kirim-kiriman sms, coklat, dan bingkisan pinky ...

Sekedar usul: undang ustadz yang pas untuk remaja dan
menguasai soal ghazwul fikr.

Wallahu a'lam,
Wassalam,
--amin

--- IHB Jakarta - Jaeroni Setyadhi
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Ass.Wr.Wb.
> 
> Untuk meng-counter hal ini semestinya Pengurus yang
> membidangi Pemuda dan yang membina IKRAR (Ikatan
> Remaja Masjid Ar-Royyan) mengambil inisiatif untuk
> bikin acara bagi remaja-remaja kita. Misal, di
> tanggal 12 Februari 2006 (Ahad) diadakan Outing atau
> apa namanya!!!
> 
> Kalau perlu pas tanggal 14 Februari nya buat lagi
> apa gitu. Jadi nggak memberi kesempatan untuk
> melakukan kegiatan HARAM tersebut. Siapa sih anggota
> milis ini yang membidangi Remaja? Atau gimana kalau
> kita ambil inisiatif?
> 
> Wass / Jaerony.-
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com


Kirim email ke