Ass.Wr.Wb.
Penyebab rukun? Hmmm ....
Mungkin karena lesehan di Cibinong salah satunya ya? he.. he.. he..

Wass / Jaerony.-

----- Original Message -----
From: "Lana Sularto" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Saturday, February 18, 2006 4:23 PM
Subject: Re: [Ar-Royyan-3561] Milis Ar-Royyan tidak islami


> AWW
> Saya setuju dengan pak Roziqin dan pak Jarot, memang kelemahan dari milist
ini adalah tidak adanya
> moderator yang mampu menyaring email terlebih dahulu sebelum
disebarluaskan, saya juga memahami
> posisi pak Yahya yang memang me-mantain milis kita tapi tidak sanggup
me-moderatori milis kita,
> karena mustinya maintenance dan moderator milis harus berbeda orangnya,
contoh milis yahoo, dimana
> yang ngurusin pendaftaran anggota, menjaga agar server lancar dll adalah
yahoo yang orangnya ada
> ratusan orang, sementara moderator bisa siapa aja.
> Oleh pak yahya, sebenarnya udah disiapin dua buah milis yaitu milis JAMAAH
dan milis DKM, yang
> mustinya anggota yang terdaftar di keduanya harusnya bisa memoderatori
sendiri, musti dikirim ke
> mana emailnya, karena dua milis tersebut berbeda.
> Saya juga setuju pada pak Jarot untuk meramaikan milis dengan email2 yang
kontroversialnya, karena
> kalo enggak, wah bakalan mbosenin, terus terang menurut survey kecil2an
dengan pengurus yang lain,
> pertanyaan tentang email siapa yang pasti dibaca, ternyata bukan email
dari pak Agus (yang termasuk
> punya GRP/good reputation posting), tapi email dari pak Djarot, alasannya
karena pasti seru isinya
> ..he..he..
> Terus terang, sebagai sekretaris DKM, saya sendiri merasakan kebersamaan
di kepengurusan dkm yang
> sangat harmonis. Memang kalo dilihat dari email2 yang saling menjatuhkan,
pasti yang bukan pengurus
> akan mengatakan bahwa pengurus arroyyan itu nggak pernah rukun...
> padahal kenyataannya itu BENAR-BENAR SALAH... contohnya, setelah
'berantem' dengan pak Jarot di
> milis, terus malemnya ketemuan, kami benar2 gak terbawa suasana milis
ketika bertemu langsung, malah
> kami tetap ketawa-ketiwi seperti biasa, seolah tidak terjadi apa2, kalo
ada yang gak percaya...
> silakan lihat saja sendiri deh...he..he..
> Malah, sebelum ada milis, kami (sesama pengurus) juga sering berdebat pada
rapat membahas masalah
> DKM, dan perdebatan itu sangat serius, tapi setelah rapat selesai, maka
kami biasa lagi, dan saling
> ketawa2 seolah gak pernah terjadi perselisihan pendapat.
> Bagi saya dan mungkin pengurus yang lain juga, segala bentuk penghinaan
adalah kritik, yang mungkin
> bisa diambil hikmahnya dan tidak perlu ditanggapi dengan emosional.
>
> WWW
> Lana's
> ------------- Original message follows -------------
>
>
> Assalamualaikum Wr.Wb,
>
>   Ini sekedar autokritik terhadap diskusi di milis Ar-Royyan ini. Saya
memiliki catatan terhadap
> pola diskusi di sini sebagai berikut:
>
>    Secara keseluruhan materi-materi yang didiskusikan relatif bagus dan
mendidik namun ada
> kecenderungan materi yang bagus tersebut terkadang diplesetkan untuk
"menyerang" baik secara
> langsung maupun tidak langsung individu tertentu baik pengurus maupun
jamaah.
>    Saya sebagai salah satu pengurus masjid yang relatif sering datang ke
masjid dan merasa cukup
> memahami karakter dari teman2 pengurus lainnya, paham betul bahwa sebagain
'statement' teman2
> tersebut tidak seserius tulisan yang terbaca. Namun mohon diingat bahwa
milis ini adalah milis umum
> yang tidak semua anggotanya memahami nuansa keakraban para pengurus DKM.
Sehingga bisa timbul kesan
> seolah-olah pengurus DKM tidak saling menjunjung ukhuwah dan bahkan saling
menjatuhkan. Padahal kita
> sendiri tentu merasakan bagaimana indahnya suasana diskusi, rapat-rapat
internal maupun persahabatan
> di antara para pengurus dan jamaah.
>    Satu hal lagi yang menurut saya patut menjadi perhatian kita semua,
bahwa yang kita gunakan dalam
> berkomunikasi adalah bahasa tulisan yang sangat berbeda dg bahasa lisan.
Guyonan-guyonan atau
> ledekan2 yang mungkin terasa wajar dalam bahasa lisan bisa menjadi 'tidak
wajar' atau bahkan
> dianggap melecehkan dalam bahasa tulisan. Oleh karena itu, tanpa bermaksud
merasa sudah benar, saya
> berharap agar bahasa-bahasa yg bisa ditafsirkan 'tidak wajar' atau
melecehkan tersebut dihindari.
> Ini semata-mata untuk menghilangkan kesan bahwa kita berdiskusi secara
tidak islami.
>    Sebenarnya apa yang saya sampaikan tersebut di atas, hanyalah rangkuman
dari beberapa kritik
> tentang pola diskusi di milis ar-Royyan yang secara tidak langsung telah
ditulis oleh Pak Ridof
> Saputra, P. Eep, P. Agus dan beberapa lainnya. Jadi ini hanya sekedar
penegasan saja.
>    Terakhir, judul di subyek email saya "Milis Ar-Royyan tidak islami"
jangan terlalu dianggap
> serius. Ini hanya metode penulisan judul yg 'eye catching' aja.
>   Wassalam,
>   M.Khoerur Roziqin
>   www.geocities.com/roziq2503
>
>
>
> ---------------------------------
>  Yahoo! Autos. Looking for a sweet ride? Get pricing, reviews, & more on
new and used cars.
>
>
> --------------------------------------------------------------
> Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
> Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com
>
>


--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com


Kirim email ke