|
Ass Wr Wb,
Sedikit Himbauan, ajakan dan pengalaman
sejati.
Kepada Semua Jemaah Sholat Wajib Masjid Ar-Royyan
(untuk pria Dewasa, Kepala Keluarga yang berakal sehat dst --> wajib sholat
berjema'ah)
Sebelumnya saya sangat memohon ma'af, tidak
bermaksud menggurui dsb, tetapi marilah kita bermawas diri. Mestinya kita semua telah mengetahui tentang tata
tertib Sholat berjemaah, terutama tentang ke khusuk an pada saat
sholat.
Terutama sebagai kepala Rumah Tangga yang Islami
hukumnya wajib sholat berjemaah ke Masjid dan memakmurkan Masjid.
Rasanya memang pas untuk mengajak anak-anak datang
ke Masjid agar mengenal sholat berjemaah di usia dini.
Tetapi alangkah baiknya bila anak-anak kita yang
belum aqil baliq, kita ajarkan rukun-rukun sholat, pakaian hingga gerakan
dsb sewaktu dirumah.
Sehingga sewaktu hadir di Masjid berniat untuk
mengerjakan sholat dan praktek langsung, bukankah Masjid untuk tempat
Sholat?
Suatu hari pada waktu sholat Isya' pernah terjadi?
anak-anak yang usia TK ketemu lebih dari tiga orang, telah lepas dari bimbingan
Ayahnya bermain berkejaran dan teriak-teriak/menjerit di dalam Masjid pada saat
Ayahnya dan kita semua sedang sholat, kenapa tidak bermain di depan kelas
TPA? Mungkinkah kita bisa khusuk di dalam sholat? Sedang seorang
khotib dari UIN yang sudah Sepuh, masih merasakan belum merasa khusuk pada waktu
sholat. Saya khawatir termasuk diri saya sendiri masih mendengar suara /
kata-kata yang berisik, artinya belum khusuk. Bagaimana dengan jemaah yang lain?
Mudah-mudahan tidak seperti yang saya rasakan sedang dalam taraf berusaha untuk "KHUSUK"
Mohon ma'af, janganlah kita selalu memakai falsafah
"NAMANYA JUGA ANAK-ANAK" (harus dinasehati, bukan dimarahi). Kita tinggalkan
istilah ini agar kita cepat maju, karena do'a kita diijabah Allah, karena sholat
kita khusuk, Amien Y.Al. Bukankah anak-anak akan dipertanggung jawabkan
oleh orang tuanya di akhirat nanti?
Kalau saya meminjam kalimatnya A Agym, mulailah
dari diri kita sendiri dst - dst.
Bersama milis ini: Saya mengajak, marilah kita
tetap datang ke Masjid untuk sholat berjemaah dan kita tertibkan anak-anak kita
untuk ikut memakmurkan Masjid dengan penuh kasih sayang. Sehingga keluarga kita
bisa menjadi Keluarga yang ISLAMI.
Sekali lagi "MOHON MA'AF" kalau ada kata-kata yang
tidak berkenan dengan harapan "SEMOGA BISA MENINGKATKAN UKUWAH ISLAMIYAH KITA"
Amien Y.Al.
Terimakasih atas perhatiannya.
Wass Wr Wb
Edhi Baratajaya.
Note: saya juga pernah mengajak anak saya sewaktu
kecil (usia TK) datang ke Masjid untuk Sholat berjemaah, meskipun tidak ikut
gerakan sholat tetapi dia tetap duduk disamping saya meskipun ada teman lainnya,
lama-lama memulai menirukan gerakan sholat dan do'a diperoleh dari kita dan TPA.
Persis disini yang juga ada TPAnya, tempat dia mengaji waktu itu.
|

