berikut ini dari milis tetangga :

 

 

SYARAT-SYARAT IMAM SHALAT BERJAMAAH

 

  1. Diurutkan berdasarkan keutamaan yang dimiliki individu yang bersangkutan:
    1. Yang paling tua usianya
    2. Yang paling fasih (lancar bahasa Arab) dan dalam bacaan Al-Qur’an
    3. Yang paling banyak hafalan Al-Qur’an
    4. Yang paling mengerti tentang tata cara shalat berjamaah yang benar
    5. Yang baik kepribadiannya dan mengerti tentang shalat
  2. Jika syarat-syarat di atas masih belum didapatkan maka terpaksa boleh ber-imam kepada orang yang fasiq/munafik tetapi mereka mengerti tata cara shalat berjamaah. Dan hukumnya tetap dianggap sah serta tetap dapat pahala jamaah.

 

  • Dari Malik bin Al Huwairits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda: “Apabila (waktu) shalat telah tiba maka hendaklah kalina bedua adzan dan qamat, kemudian hendaklah yang paling tua di antara kalian menjadi imam.”

            [HR. Bukhari]

  • Dari Abu Mas’ud Al Ansyari dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda: “Yang mengimami suatu kaum adalah yang paling baik bacaannya terhadap kitabullah (Al-Qur'an). Apabila bacaan mereka sama (bagusnya), maka hendaklah yang mengimami mereka adalah yang paling dahulu hijrah di antara mereka. Apabila mereka sama dalam hal hijrah, maka hendaklah yang mengimami mereka yang paling tua usianya di antara mereka.”

            [HR. Muslim]

  • Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Shalat lima waktu wajib dikerjakan secara berjamaah bersama imam muslim yang shalih maupun yang fasiq, meskipun sang imam melakukan dosa-dosa besar.”

            [HR. Abu Dawud]

 

  • Dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Mereka (imam) shalat untuk kamu, apabila mereka benar maka untuk kamu (pahalanya) dan apabila mereka salah maka untuk kamu (pahalanya) dan (dosanya) menjadi tanggungan mereka.” [HR. Bukhari]
  • Dari Ibnu Umar, dia berkata: “Ketika kaum Muhajirin pertama mendatangi Ushbah (suatu tempat di Quba’) sebelum kedatangan Rasulullah SAW, maka yang menjadi imam mereka adalah Salim (bekas budak Abu Hudzaifah) dan dia (Salim) adalah orang yang paling banyak hafal Al-Qur'an di antara mereka.” [HR. Bukhari]
  • Dari Anas, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda: “Dengarkanlah oleh kalian dan taatilah, meski diangkat seorang Habasyah untuk memimpin kalian (sebagai imam), yang kepalanya seperti kismis.” [HR. Bukhari]

            Habasyah pada zaman sekarang ini adalah nama/sebutan untuk orang Afrika yang berkulit hitam dan berambut keriting menggumpal ibarat kismis. Pada zaman Nabi, orang-orang Afrika ini kebanyakan adalah budak. Dan budak-budak para sahabat Nabi umumnya memiliki keistimewaan dalam hal agama. Sehingga apabila mereka dimerdekakan, bekas budak itu bahkan dapat menduduki posisi imam masjid dan kedudukan dalam Khilafah Islam.

 

  • Dari Ubaidillah bin Adi bin Khiyar bahwasanya beliau masuk menemui Usman bin Affan yang saat itu terkepung. Ia berkata: ”Sesungguhnya engkau adalah imam bagi semuanya [Khalifah], sementara engkau ditimpa apa yang kita lihat, dan yang mengimami kami shalat adalah imam fitnah, lalu kami merasa berdosa”. Usman berkata: “Shalat adalah perbuatan terbaik yang dilakukan manusia. Apabila manusia berbuat baik, maka berbuat baiklah kepada mereka. Sedangkan apabila mereka berbuat buruk, maka jauhilah keburukan mereka.” [HR. Bukhari]
          
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, March 28, 2006 1:10 PM
Subject: Re: [Ar-Royyan-3854] Imam salah Piye?......

A.W.W
 
Memang pendapat Pak Amin dan Pak Jarot memang yang biasa kita tahu, tapi ada juga yang berpendapat yaaaaa..... biarkan saja, nanti juga ganti ayat atau langsung ruku' kecuali jika lupa rukun sholat, baru dibaca subhannallah bagi laki-laki.
 
Kalau ada hadist yang menyatakan pernah salah baca, lalu dibenarkan oleh ma'mum, mohon bapak-bapak kalau ada hadistnya tolong disampaikan di forum kita ini.
 
wassalam
 
 
almasdi

a - <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wa'alaikumussalam wrwb.

Setahu saya/biasanya yang saya lihat makmum yang
berdiri persis di blk imam kalau masih memungkinkan
membacakan koreksinya untuk mengingatkan/membantu
imam.

Makanya setahu saya orang yang di blk imam jg musti
dipilih yang punya kapasitas sbg deputi imam/cadangan
imam.

Wallahu a'lam.
Wassalam,
--amin

--- almasdi rahman <[EMAIL PROTECTED]>wrote:

> Ass.Wr.Wb
> Kalau imam salah yang kita tahu adalah laki2 baca
> subhanallah, wanita tepuk belakang
> tangan........kalau salah baca? apakah baca
> subhanallah juga atau kita biarkan saja sampai imam
> ingat kembali, atau ganti ayat? atau langsung ruku'
>
> Mohon saran bapak2.....
> Wassalam
> Almasdi Rahman


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com




New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your PC and save big.

Kirim email ke