|
ALLAH 'SEMBUNYIKAN' KUNCI
MOBILKU
LUPA' bisa menjadikan kita sedih, jengkel,
atau kecewa. Dan kita menjadi kerepotan karenanya. Dengan sering lupa, aktifitas
apa saja yang dilakukan seseorang menjadi tidak bisa berjalan lancar. Karena
terhalang oleh lupa.
Misalnya:
Salahkah orang yang lupa? Tentu tidak bisa
kita salahkan seratus persen. Sebab, ia memang lupa. Mau apa lagi? Begitulah
kira-kira jawaban yang sering kita jumpai di sekitar kita.
Bahkan, suatu ketika, saya pernah tidak
membayar makanan di sebuah rumah makan. Di tengah perjalanan pulang, baru
teringat kalau makanan yang baru saja kami nikmati itu belum terbayar.
Itu terjadi, karena pada saat kami selesai
makan, datang seorang teman lama bersama rombongannya. Selama beberapa menit
kami terlibat obrolan asyik. Setelah itu, langsung saja kami keluar mengambil
kendaraan untuk pulang.
Sang pemilik rumah makan rupanya juga tidak
memperhatikan keberadaan kami. Sehingga, ketika kami keluar dari rumah makan
tersebut, dianggapnya kami telah membayar di kasir. Barulah keesokan harinya
kami kembali ke tempat itu untuk mohon maaf atas kekhilafan kami. Tentu saja,
sekaligus membayar makanan yang belum kami bayar.
Baiklah, kita coba melihat 'kasus lupa' dari
sisi yang lain. Oleh karena 'lupa' adalah kejadian yang tidak kita sengaja, maka
sesungguhnya kejadian ini justru disengaja oleh Sang Pengatur kehidupan.
Tidak ada yang kebetulan di alam semesta
ini. Semuanya terkendali olehNya. Kaena itu, kita lantas bisa mencari hikmah
dari kasus lupa itu.
Apa saja yang sudah terjadi tidak bisa
diubah. Karena, kejadian itu sudah terekam dalam perjalanan waktu. Hari apa, jam
berapa, menit keberapa, dan detik keberapa, sudah tidak bisa berubah lagi.
Artinya apa saja yang sudah terjadi, baik
kejadian kecil maupun besar, semua sudah 'tertulis' dan kemudian kita menyebut
sebagai sebuah ketetapan atau takdir dari Allah Swt. Tetapi sebelum segalanya
terjadi, kita berhak untuk mengusahakan sesuai kehendak dan keinginan kita.
Berkaitan dengan itu semua, marilah kita
mencoba melihat peristiwa pada diri kita masing-masing. Dari banyak hal yang
kita sadari, ternyata aktifitas kita ini ada yang mengatur. Meskipun kita juga
mengatur sesuai dengan keinginan kita.
Paling tidak dari kejadian lupa, kita akan
bisa melihat bahwa, serentetan peristiwa lupa yang terjadi pada kehidupan
tidaklah selalu membuahkan hal yang menyedihkan atau menjengkelkan. Tidak jarang
kita jumpai peristiwa lupa, yang menyebabkan kita bersyukur dan berterima kasih
kepada Allah. Karena dari kejadian lupa itu kita menemukan manfaat.
Sebagai contoh sederhana, suatu ketika saya
betul-betul lupa dimanakah saya menaruh kunci mobil. Padahal mobil baru saya
pakai. Seisi rumah saya mintai tolong untuk mencarinya. Tetapi sampai 2 jam
lebih tidak juga ketemu.
Sampai-sampai dalam hati saya sempat
berburuk sangka kepada tetangga yang kebetulan membawa anaknya yang masih kecil
bermain ke rumah. Jangan-jangan di pakai mainan olehnya. Terus jatuh di tempat
yang tersembunyi.
Tetapi dengan menepis anggapan tersebut,
kami tetap mencarinya. Ketika kami semua mencari kunci yang 'hilang' mendadak
itu, tiba-tiba saya menemukan fulpen kesayangan saya yang sudah sekian tahun
tidak ketemu, yang saya anggap sudah hilang. Betapa senangnya hati saya. Fulpen
itu nilainya sangat mahal karena memiliki sejarah dan kenangan tersendiri.
Anehnya, begitu saya menemukan fulpen
tersebut, tidak lama kemudian kunci yang kami cari-cari itu pun ketemu di tempat
yang sangat mudah untuk dilihat dan ditemukan....
subhaanallah.
Allah Swt telah membantu mencarikan fulpen
yang hilang sudah sekian lama itu dengan cara yang sangat unik, yaitu `membuat
hilang' lebih dahulu benda yang lain.
Begitulah kira-kira salah satu cara Allah
menunjukkan kekuasaanNya. Memberikan kesenangan pada kita melalui peristiwa
lupa, yang mungkin saja kita tidak suka dengan kondisi tersebut.
Dengan adanya peristiwa lupa, kita kembali
bertemu dengan kekuasaan Allah. Tuhan yang mengatur segala persoalan hidup
manusia. Tuhan yang Maha Berilmu dan mengendalikan segala kejadian. Termasuk
ketika kita lupa. Karena IA selalu ingin memberikan yang terbaik untuk kita...
dari milis
cinta_rasul |

