Ass,
Dalam hal ini, Iran layak menjadi pemimpin negara-negara Islam lainnya dalam menghadapi hegemoni barat.
Dukungan SBY terhadap program nuklir Iran sedikit mengobati luka setelah blok cepu diambil Exxon Mobil.
 
Roziqin

agus rasidi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

----- Original Message -----
From: "Arif Fiyanto"Sent: Thursday, May 11, 2006 3:16 PM
Subject: Liputan Studium Generale Ahmadinejad di Universitas Indonesia

kebetulan hari ini saya berkesempatan hadir dalam kuliah umum Mahmoud
Ahmadinejad di UI, sebagai jurnalis amatir saya mencoba meliputnya :)

Selamat menikmati

*Ahmadinejad di Universitas Indonesia*

Pada hari kedua kunjungannya di Indonesia, Presiden Republik Islam Iran,
Mahmoud Ahmad Dinejad menyempatkan diri menjadi pembicara *Studium
Generale*di Universitas Indonesia.

Studium generale yang diadakan di Balai Sidang UI ini dihadiri oleh sekitar
300 orang, sebagian besar merupakan mahasiswa dan staff pengajar UI, serta
belasan jurnalis dari berbagai media. Dalam kesempatan ini Ahmadinejad
didampingi oleh Penasihat Republik Islam Iran,Menteri Komunikasi dan
Teknologi Iran serta Dubes Iran untuk Indonesia, selain itu *studium
generale *ini juga dihadiri oleh Menteri Riset dan Teknologi Indonesia,
Kusmayato Kadiman, Wali Kota Depok: Nurmahmudi Ismail, dan Duta besar
Indonesia untuk Iran : Basri Hasanudin.

Ahmadinejad sendiri seperti biasa, tampil sederhana dengan mengenakan kemeja
putih, yang dibalut oleh jas Hitam tanpa dasi. Tidak tampak penjagaan dan
pengamanan yang berlebihan baik dari pihak keamanan Indonesia maupun Iran.

Ketika memasuki ruangan, Ahmadinejad disambut dengan tepuk tangan yang
sangat meriah dari para peserta studium generale.

Acara studium generale tepat dimulai pada pukul 10:00, yang diawali oleh
sambutan singkat dari Rektor UI, Usman Chatib Warsa. Dalam sambutan
singkatnya Usman, berharap agar Pemerintah Iran dan UI khususnya, serta
pemerintah RI pada umumnya dapat bekerja sama tidak hanya dalam sektor
ekonomi, tetapi juga dalam sektor kebudayaan, kedokteran, teknologi dan
riset.

Mengawali kuliah umumnya, Ahmadinejad melontarkan gurauan , bahwa UI yang
lahannya seluas 320 Hektar, jika dibagi rata kepada seluruh mahasiswanya
maka masing-masing mahasiswa akan mendapatkan tanah seluas 100 M2 , dan ia
mengusulkan kepada rektor UI agar membagi rata tanah UI kepada mahasiswanya
agar tidak terjadi perselisihan antar mahasiswa. Gurauannya ini disambut
tepuk tangan meriah dari para hadirin.

*Keajaiban Dunia dan Keadilan Global*

Dalam pidatonya Ahmadinejad menekankan bahwa penguasaan ilmu dan teknologi
merupakan sumber kemajuan suatu bangsa, dan kunci kemajuan peradaban dunia.

Ahmadinejad juga menganggap bahwa Indonesia merupakan negara yang mempunyai
peranan sangat vital tidak hanya di kawasan Asia Tenggara tetapi juga di
tingkat Internasional.

Dalam bagian akhir pidatonya, Ahmadinejad mengatakan bahwa saat ini ada
suatu keajaiban dunia yang belum tercatat, yaitu pendirian suatu negara-
Israel-- dalam wilayah suatu negara lain-Palestina-- dengan cara
penghancuran dan penindasan, dan hal ini didukung oleh negara-negara barat.
Palestina yang berjuan untuk melepaskan diri dari penjajahan Israel justeru
dianggap teroris, sementara tindakan Israel yang menghancurkan dan menindas
Bangsa Palestina terus dibela oleh negara-negara barat.

Dalam sesi pertanyaan yang dimoderatori oleh Rektor UI, Ahmadinejad
mendapatkan berbagai pertanyaan dan dukungan atas pengembangan program
nuklir untuk perdamaiannya.

Menjawab pertanyaan dari salah satu peserta, yang menanyakan apakah tujuan
dari pengayaan uranium dan pengembangan nuklir di Iran hanya untuk tujuan
perdamaian atau ada tujuan-tujuan lain. Ahmadinejad menegaskan bahwa tujuan
pengembangan nuklir Iran adalah untuk perdamaian, karena kebutuhan energi
yang sangat besar bagi negaranya.

Ia mengatakan bahwa di masa depan cadangan bahan bakar dan energi yang
berasal dari Fossil suatu saat pasti akan habis, oleh karena itu harus
dicari upaya-upaya lain untuk mendapatkan energi yang bersih, murah, dan
tidak membahayakan lingkungan. Ia menegaskan Nuklir merupakan sumber energi
yang memenuhi kriteria diatas.

Selain itu Ahmadinejad juga menegaskan bahwa adalah hak setiap negara untuk
mengembangkan teknologi dan dan memilih teknologi apa yang akan
dikembangkan, tidak ada hak dari negara manapun untuk membatasi hak negara
lain untuk mengembangkan teknologi di negaranya sendiri.

Ahmadinejad juga mengatakan bahwa saat ini tatanan dunia sudah semakin tidak
adil, sebagian negara berlaku seenaknya menyerang dan menindas negara lain
dengan dalil untuk menjaga perdamaian dunia, padahal jelas-jelas tujuannya
adalah untuk semakin mengukuhkan hegemoninya di dunia Internasional. Oleh
karena itu adalah saatnya sekarang, keadilan global harus ditegakkan, karena
rezim-rezim jahat yang berkuasa saat ini suatu saat pasti akan hancur.
Karena itu Iran akan terus mempertahan haknya untuk mengembangkan terus
teknologi nuklir untuk perdamaiannya, Ia menegaskan, perjuangannya ini bukan
aja untuk Iran, tetapi Juga untuk Indonesia, Malaysia, Bagladesh, Tunisia,
Aljazair, dan Afrika Selatan.

Ia juga mengulang kembali idenya agar Israel dipindahkan saja dari Timur
Tengah ke wilayah Eropa, karena negara-negara Eropa lah yang bertanggung
jawab atas pembantaian bangsa Yahudi pada perang dunia kedua. Bukannya
bangsa Palestina.

Ahmadinejad juga menegaskan bahwa Liberalisme dan Demokrasi merupakan sistem
yang sudah gagal dalam menjawab berbagai permasalahan dunia saat ini.

Pada kesempatan ini Ahmadinejad juga memberikan beasiswa penelitian ke
Irankepada salah satu peserta yang bertanya dan meminta bea siswa langsung
kepadanya.

Ahmadinejad juga mendapatkan dukungan penuh dari para mahasiswa UI yang
menghadiri kuliah umumnya untuk terus mengembangkan energi nuklir untuk
perdamaian.

=================================


--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com




Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1¢/min.

Kirim email ke