Ass.wrWb.

Alhamdulillah kmarin siang istri dan bayi kami sudah
kembali dari rumah sakit. 

Lahir : 
Caesar di Rsb. Restu Cililitan,
Sabtu, 13 May 2006 pukul 19.26

BB: 3.4Kg, 
TB: 51 Cm

Nama : Muhammad Taqy Ihsan

Trimakasih atas support dan doa dari bpk-bpk skalian

Wass.wr.wb.
Heryadi 






--- agus rasidi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> assl.wr.wb.
> 
> Selamat buat pak Yadi atas kelahiran anaknya. Semoga
> menjadi anak yang sholeh, beriman dan bertakwa serta
> berguna bagi masyarakat, agama dan bangsa. Amin ya
> robbal alamin.
> Berikut ini saya berikan sebuah bingkisan untuk
> bapak ( juga untuk mereka-mereka yang belum lama ini
> memperoleh generasi penerus dan cita-cita ).
> 
> wassl.wr.wb.
> 
> Agus Rasidi
> 
>
----------------------------------------------------------------------------------------
> Bingkisan Kasih untuk si Buah Hati
> 
> Setiap anak yang dilahirkan adalah atas dasar Islam
> dan inilah yang dimaksud dengan fithrah dalam firman
> Allah Ta'ala berikut ini,
> 
> 
> "Maka hadapkanlah wajahmu kepada agama yang hanif
> (tauhid). Fithrah (ciptaan) Allah, yang Allah telah
> fithrahkan (ciptakan) manusia atas dasar fithrah
> tersebut. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah.
> Itulah agama yang lurus akan tetapi kebanyakan
> manusia tidak mengetahui" (QS. Ar Rum : 30) 
> 
> 
> Berkata Imam al Bukhari, "Al Fithrah yakni Islam"
> (Kitab Fathul Baari' no. 4775). Al Hafizh Ibnu Hajar
> mengatakan bahwa pendapat yang paling masyhur
> tentang arti fithrah adalah al Islam. Dan berkata
> pula Imam Ibnu Qayyim, "Bahwa kaum salaf tidak
> memahami lafazh fithrah kecuali al Islam" (Kitab
> Fathul Baari no. 1385) 
> 
> 
> Demikian pula dengan sabda Nabi ShallallaHu 'alaiHi
> wa sallam berkaitan dengan masalah fithrah ini. Dari
> Abu Hurairah ra., Nabi ShallallaHu 'alaiHi wa sallam
> bersabda,
> 
> 
> "Kullu mauludin yuuladu 'alal fithrah, fa-abawaaHu
> yuHawwidaaniHi aw yunashshiraaniHi aw
> yumajjisaaniHi" yang artinya "Setiap anak dilahirkan
> atas dasar fithrah (al Islam), kemudian kedua
> orangtuanyalah yang menjadikannya Yahudi atau
> Nashara atau Majusi" (HR. al Bukhari no. 1358,
> Muslim 8/52-54 dan lainnya) 
> 
> 
> Maka dari itu ketika sang buah hati lahir ke dunia
> dari rahim ibu yang muslimah maka hendaknyalah kaum
> muslimin memberikan suatu bingkisan yang istimewa
> untuknya yaitu bingkisan yang indah yang sesuai
> dengan sunnah Rasulullah ShallallaHu 'alaiHi wa
> sallam agar keberkahan yang banyak tercurah
> kepadanya. 
> 
> 
> Adapun sunnah - sunnah yang mulia berkaitan dengan
> kedatangan sang buah hati adalah sebagai berikut :
> 
> 
> Pertama : Memberikan nama kepada anak pada hari
> pertama atau hari ketujuh.
> 
> 
> Dari Anas bin Malik ra., Rasulullah ShallallaHu
> 'alaiHi wa sallam bersabda, 
> 
> 
> "Telah dilahirkan untukku semalam seorang anak laki
> - laki, maka aku namakan dia dengan nama bapakku
> yaitu Ibrahim" (HR. Muslim 7/76)
> 
> 
> Imam Nawawi mengatakan bahwa di dalam hadits
> tersebut diperbolehkan memberi nama kepada anak pada
> hari kelahirannya dan juga diperbolehkan memberi
> nama dengan nama para Nabi (Kitab Syarah Muslim) 
> 
> 
> Dari Samurah bin Jundub ra., Rasulullah ShallallaHu
> 'alaiHi wa sallam bersabda,
> 
> 
> "Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelih
> (kambing) untuknya pada hari ketujuh dan dicukur
> rambut(nya) dan diberi nama" (HR. Abu Dawud no.
> 2838, at Tirmidzi no. 1522, An Nasai no. 4231, Ibnu
> Majah no. 3165 dan lainnya, dishahihkan oleh Syaikh
> al Albani dalam Irwaa-ul Ghalil no. 1165) 
> 
> 
> Sedangkan nama yang paling dicintai Allah Ta'ala
> adalah Abdullah dan Abdurrahman, sebagaimana sabda
> Rasulullah ShallallaHu 'alaiHi wa sallam,
> 
> 
> "Sesungguhnya nama - nama kamu yang paling dicintai
> Allah ialah Abdullah dan Abdurrahman" (HR. Muslim
> 6/169) 
> 
> 
> Kedua : Memberikan kabar gembira kepada kaum
> muslimin
> 
> 
> Karena kabar gembira itu dapat menggembirakan dan
> menyenangkan seorang hamba, maka seorang muslim
> disunnahkan segera menyampaikan dan memberitahukan
> kabar gembira kepada saudaranya, sehingga ia menjadi
> senang karenanya (Lihat Tuhfah al Wadud oleh Ibnul
> Qayyim al Jauziyyah) 
> 
> 
> Allah Ta'ala berfirman,
> 
> 
> "Maka Kami pun memberi kabar gembira kepadanya
> dengan lahirnya seorang anak yang penyabar" (QS. Ash
> Shaffat : 101)
> 
> 
> "Dan mereka memberikan kabar gembira kepadanya
> dengan lahirnya seorang anak yang alim (Ishaq)" (QS.
> Adz Dzariyat : 28) 
> 
> 
> "Hai Zakariya, sesungguhnya Kami memberi kabar
> gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang
> bernama Yahya" (QS. Maryam : 7)
> 
> 
> Ketiga : Mentahniknya ketika lahir atau sehari
> sesudahnya.
> 
> 
> Tahnik adalah menguyah sesuatu kemudian
> meletakan/memasukkan ke mulut bayi lalu menggosok -
> gosokkan ke langit - langit (mulut)nya (Fathul Baari
> Kitabul 'Aqiqah). Menurut Imam an Nawawi tahnik ini
> termasuk sunnah Nabi ShallallaHu 'alaiHi wa sallam
> dengan kesepakatan ulama (Syarah Muslim Kitabul
> Adab). 
> 
> 
> Dalilnya adalah dari Abu Musa ra., ia berkata,
> 
> 
> "Telah dilahirkan untukku seorang anak laki - laki.
> Lalu aku membawanya kepada Nabi ShallallaHu 'alaiHi
> wa sallam, kemudian beliau menamakannya Ibrahim,
> lalu beliau mentahniknya dengan sebuah kurma dan
> mendoakan keberkahan untuknya, lalu menyerahkannya
> kepadaku (kembali)" (HR. al Bukhari no. 5467 dan
> Muslim 6/175) 
> 
> 
> Keempat : Mendoakannya setelah ditahnik
> 
> 
> Yaitu mendoakan keberkahan untuknya ketika anak itu
> lahir dan waktunya sesudah tahnik sebagaimana hadits
> sahabat Abu Musa ra sebelumnya. Adapun lafazh doanya
> adalah, 
> 
> 
> "BaarakallaHu fiHi" yang artinya "Semoga Berkah
> Allah kepadanya" atau "AllaHumma baarik fiih" yang
> artinya "Ya Allah berkahilah ia" (Kitab Fathul
> Baari' no. 3909 oleh Al Hafizh Ibnu Hajar)
> 
> 
> Yang dimaksud dengan barakah adalah tetapnya
> kebaikan dan banyaknya kebaikan (Qaulul Mufid 'ala
> Kitabit Tauhid oleh Syaikh Utsaimin). 
> 
> 
> Kelima : Mengadakan 'Aqiqah pada hari ketujuh.
> 
> 
> 'Aqiqah menurut bahasa artinya sembelihan atau
> pemotongan. Ini arti yang dipilih oleh Imam Ahmad
> bin Hambal sehingga beliau mengatakan, "Aqiqah itu
> artinya tidak lain melainkan sembelihan itu sendiri"
> (Tuhfatul Maudud VI/5) 
> 
> 
> Sedangkan menurut istilah arti 'aqiqah ialah,
> "Menyembelih kambing untuk anak pada hari ketujuh
> dari hari kelahirannya".
> 
> 
> Hadits - hadits yang berbicara tentang
> disyariatkannya aqiqah terkumpul dari fi'il
> (perbuatan) 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com


Kirim email ke