Tambahan info: 

5 hadits di bawah hanyalah sebagian dari yang
tercantum di buku sumbernya ("Ada benalu di tubuh
Sunnah" by DR. 'Aa'id 'Abdullaah al-Qarnii). Cukup
bagus untuk kita, terutama yang sudah mulai tampil
sebagai kultum-er, dsb. Jangan sampai mengutip
hadits-hadits tersebut.

Namun buku tsb tidak sampai mengupas hadits-hadits
lemah/palsu yang (terlanjur) menjadi sandaran fiqh
ibadah di kalangan masyarakat. 

Saya dan teman-teman lintas-rw secara rutin tiap sabtu
malam (malam minggu) mengadakan ta'lim yang khusus
membahas fiqh ibadah dengan fokus telaah ke
hadits-hadits sandarannya (baik yang shahih, dloif,
hingga palsu). Silakan kontak saya via japri bagi yang
berminat ikut KSMA (Kajian Syari'ah Malam Ahad).
Tersedia juga handout ttg topik-topik yang telah
dibahas sbb, silakan kontak kalau mau ngopi:

- Faraidh (Waris), makalah 9 halaman; 
- Wasiat, 1 buku; 
- Thaharah-Wudlu, makalah 8 halaman; 
- Thaharah-Tayyamum, makalah 3 halaman; 
- Sholat, makalah 26 halaman; 
- Sholat Jama’ dan Qashar, makalah 6 halaman; 
- Sujud Sahwi, Syukur, Tilawah, makalah 3 halaman; 
- Penanganan Jenazah, 1 buku; 
- Shaum (Puasa), makalah 6 halaman; 
- Umrah dan Haji, makalah 6 halaman; 
- Risalah Qurban dan Aqiqah, 1 buku; 
- Ayat Muhkamat & Mutasyabihat, makalah 3 halaman;
- Seputar Bulan Muharram, makalah 3 halaman; 
- NTCR(nikah-talaq-cerai-rujuk), makalah 4 halaman; 
- Do’a dan Dzikir, makalah 18 halaman; 
- Qunut Nazilah & Shubuh (... halaman).
- Sholat-sholat Sunnah (belum selesai)

Wassalam,
--amin


--- Adjie Praz <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> ----- Original Message ----- 
> From: Irul Khoiruddin 
> 
> Beberapa Hadits Palsu
> 
> 
> Rosululloh SAW bersabda, "Barangsiapa yang berlaku
> dusta kepadaku dengan sengaja, maka hendaklah ia
> bersiap-siap untuk menduduki kursinya yang terbuat
> dari api neraka."
> 
> Alloh SWT berfirman, "Perhatikanlah, betapa mereka
> mengada-adakan dusta terhadap Alloh? Dan cukuplah
> perbuatan itu menjadi dosa yang nyata (bagi
> mereka)." (QS. An-Nisaa, ayat 50)
> 
> Melalui ayat ini Alloh SWT menegaskan bahwa berdusta
> itu adalah salah satu perbuatan dosa besar, terlebih
> lagi jika dilakukan terhadap Alloh dan rosul-Nya.
> 
> Ada beberapa hadits yang mayoritas umat Islam
> mengenalnya sebagai hadits Nabi Muhammad SAW,
> (terkenal) padahal tidak, sebenarnya hadits itu
> dhoif (lemah), bahkan maudhu' (palsu). Di akhir
> pembahasan, Insya Alloh, akan kami jelaskan tentang
> kedudukan dari hadits dhoif (lemah) ini. 
> 
> Alloh berfirman, "Dan janganlah kamu mengikuti
> apa-apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan
> tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan,
> dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan
> jawabnya. (QS. Al-Isra', ayat 36)
> 
> Di bawah ini akan kami uraikan beberapa
> hadits-hadits dho'if, maudhu, dan hadits-hadits di
> antara keduanya. Ini bertujuan agar setiap Muslim
> haruslah memberi perhatian khusus terhadap setiap
> hadits yang dibacanya. Ingat! Hadits-hadits ini
> banyak dimuat dalam kitab-kitab tafsir, cerita, dan
> kitab-kitab pendidikan Islam yang beredar:
> 
> 1. Tuntutlah ilmu walaupun ke negeri Cina!
> Ini bukanlah hadits Rosululloh SAW melainkan hadits
> maudhu' (palsu) yang diriwayatkan oleh 'Uday, Ibnu
> 'Abdu al-Bar di dalam Jaami' Bayaan al-'Ilm wa
> Fadhlih, dan Abu Naa'im di dalam Akhbaar Ashbahan.
> Di antara sanadnya adalah Thorif ibnu Salman,
> seorang yang, kata Al-Bukhari, ingkar Sunnah dan
> tidak dapat dipercaya.
> 
> 2. Beramallah untuk duniamu seakan-akan engkau akan
> hidup selama-lamanya dan beramallah untuk akhiratmu
> seakan-akan engkau akan mati esok pagi.
> 
> Perkataan ini bukanlah dari Rosululloh SAW sekalipun
> Ibnu Qutaibah menyebutkannya dengan sanadnya yang
> marfu' (disandarkan kepada Rosululloh SAW)
> 
> 3. Kita telah kembali dari jihad yang paling kecil
> menuju jihad yang paling besar
> Ungkapan ini bukanlah hadits Rosululloh SAW karena
> matan (nash) dan sanad (perawi) nya tidak shahih
> sama sekali. Juga karena jihad yang paling besar itu
> bukanlah jihad melawan hawa nafsu, melainkan jihad
> (berperang) melawan orang-orang kafir. Sebab,
> berjihad melawan orang kafir ini telah termasuk
> padanya jihad memerangi hawa nafsu. Maka, bagaimana
> mungkin Rosululloh SAW akan mengatakan, "Kita telah
> kembali dari jihad yang paling kecil (yakni
> berperang melawan orang-orang kafir) menuju jihad
> yang paling besar (berperang melawan hawa nafsu)
> 
> 4. Berpuasalah kalian, niscaya kalian akan sehat!
> Hadits ini sanadnya lemah. Ath-Thabrani menyebutkan
> di dalam al-Ausath dan Abu Naa'im di dalam ath-Thib
> an -Nabawi bahwa hadits ini termasuk hadits Abu
> Hurairah, namun sanadnya lemah.
> 
> 5. Ada 2 kelompok di kalangan umatku yang jika
> mereka baik, maka baiklah seluruh manusia, dan jika
> mereka rusak, maka rusaklah seluruh manusia. Mereka
> itu adalah para umaro' (pemimpin) dan ulama'.
> Ini bukanlah hadits Rosululloh SAW melainkan hadits
> maudhu' (palsu). Hadits ini disebutkan oleh Abu
> Naa'im dalam al-Hilyah dan Ibnu 'Abdu al-Bar dalam
> Jaami' Bayaan al-'Ilm wa Fadhlih. "Di antara
> sanadnya adalah Muhammad Ibn Ziyad, seorang yang
> buta matanya sebelah dan terkenal pendusta,'Kata
> Ahmad.
> 
> Diambil dari buku, "Ada benalu di tubuh Sunnah"
> Karya DR. 'Aa'id 'Abdullaah al-Qarnii 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com


Kirim email ke