Ada Apa dengan Gempa Bumi dan Bencana yang Menimpa Umat Islam
Sebuah Nasehat dan Peringatan oleh asy-Syaikh Muqbil bin Hadi
 
 
Judul Asli : Majmu'ah Rosail Ilmiyyah
Penulis : Asy Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadi'iy
Penerjemah : Ibnu Hamzah
Murajaah : Al-Ustadz Abu Umar Ibrohim
Cetakan : Kedua, Februari 2006
Penerbit : Darulilmi
Ukuran : 14,5 cm x 20,5 cm
Jumlah Halaman : 124
Cover : Kertas ivory cetak berwarna lapis kilap UV
Kertas Isi : HVS
Berat : 140 gram
Harga : Rp15.000
[RESENSI]
Pembaca, banyak kejadian musibah dan bencana yang menimpa negara kita Indonesia. Di Aceh dan sekitarnya, terjadi gempa dengan diikuti tsunami yang menyebabkan meninggal ratusan ribu orang dan hancurnya harta. Kemudian banjir di sebagian tempat di Jakarta dengan ketinggian sampai hampir satu meter. Di tempat lain pada waktu yang berentetan terjadi tanah longsor. Kemudian berita terakhir terjadi gempa di Palu, Sulawesi tengah. Dan kejadian-kejadian lain yang menimpa kita sebelum ini, seakan-akan Indonesia ini tak pernah terlepas dari bencana walau sebentar saja. Dan yang baru saja terjadi baru-baru ini yang terjadi di Yogyakarta dan Bantul yang menewaskan sekitar 5000 jiwa lebih (ed)

Sebenarnya apa yang menyebabkan semua ini? Mungkin ada yang berkata bahwa itu adalah bencana-bencana yang terjadi karena proses alam biasa. Atau yang lain berpendapat bahwa itu karena perbuatan tangan manusia yang kurang peduli dengan lingkungan. Atau yang lain lagi mengatakan bahwa itu karena dosa-dosa yang sudah sangat keterlaluan dari orang-orang yang tinggal di sana, sedangkan di daerah lain karena dosanya tak sampai seperti itu mereka tidak terkena bencana. Benarkah semua perkataan ini?

Pembaca, ada sebuah karya bagus yang mengulas tentang hakikat bencana-bencana yang menimpa kita. Karya itu adalah sebuah risalah seorang ulama dan ahli hadits masa sekarang dari Negeri Yaman. Beliau mengulas bencana gempa yang menimpa di daerah Dzamar, sebuah daerah di Negara Yaman. Kemudian beliau menyingkap apa sebenarnya di belakang bencana secara umum. Apa sebenarnya penyebab bencana ini? Bagaimana cara menghindarinya? Beliau membahas dengan pemahaman agama yang benar berdasakan Al-Qur'an dan As-Sunnah serta dengan pemahaman salafush sholih.

Karena ingin turut andil dalam menyebarkan pemahaman agama yang benar, maka penterjemah berusaha menterjemahkan risalah ini, karena di dalamnya ada manfaat, sekaligus obat bagi kaum muslimin khususnya. Karena kaum muslimin sekarang jauh dari pemahaman agama yang benar. Mungkin pembaca akan banyak menemukan kekurangan dalam terjemahan ini. Dan penterjemah pun menyadari hal itu. Sehingga bila ada kesalahan, kekeliruan, ataupun kekurangan, penterjemah mengharap bisa menyampaikan hal itu kepada penterjemah.

Kemudian semoga Allah membalas kebaikan semua yang membantu proses penterjemahan ini, khususnya kepada Al-Ustadz 'Abdul Mu'thi yang telah memberikan masukan yang berharga dan kepada Al-Ustadz Abu 'Umar Ibrohim yang bersedia untuk memeriksa terjemahan ini.

Penterjemah berharap amal ini bisa menjadi pemberat timbangan amal kebaikan kelak di hari akhir nanti. Akhirnya kita memohon kepada Allah untuk memberikan ampunan dan rohmah-Nya kepada kita. Dan kita berlindung dari adzab Allah yang merata. Ya Allah, janganlah engkau menimpakan adzab kepada kami, karena perbuatan-perbuatan orang-orang yang dungu di antara kami.

Wallahu a'lam. Dan akhir doa kami: Alhamdu lillah robbil 'alamin.

Sleman, Muharrom 1426 H
Penterjemah

[DAFTAR ISI]

Halaman Judul Indonesia
Copy Right
Kosa Kata (5)
Sepatah Kata Penterjemah (6)
Daftar Isi (9)

PENDAHULUAN (11)
* Perselisihan Manusia (11)
* Gempa adalah Perkara yang Sudah Ditetapkan Allah
* Dalil-dalil yang Menunjukkan gempa Terjadi dengan Kekuasaan dan Hikmah Allah (13)

KHUTBAH PERTAMA (18)
* Dalil-dalil yang Menunjukkan Penyebab Bencana (20)
* Melakukan Kemungkaran Menjadi Sebab Kebinasaan (26)
* Hukum Menyandarkan Bencana Kepada "Tabi'at" (40)

BANTAHAN TERHADAP ORANG-ORANG ATHEIS YANG MENYANDARKAN KEJADIAN KEPADA "TABI'AT" (43)
* Dalil-dalil Menunjukkan Adanya Hari Kebangkitan (64)
* Orang-orang Atheis Mengingkari Hari Kebangkitan (75)
* Perkataan Ibnul Qayyim Tentang "Tabi'at" (80)
* Perbedaan Makhluk-makhluk Menunjukkan Bahwa Bukan "Tabi'at" yang Menciptakan Segala Sesuatu (87)

KHUTBAH KEDUA (90)
* Pelajaran dan Nasehat dalam Kisah-kisah Orang Dulu (90)
* Merendahkan Diri Kepada Allah Agar Allah Memlihara Kita (93)
* Balasan Bagi Orang-orang yang Mati dalam Bencana Gempa (95)

KHUTBAH KETIGA (97)
* Sunnatullah bahwa Allah Menyiksa Orang-orang yang Zholim (97)
* Ujian Allah dalam Bentuk Kelaparan, Sakit, dan Lainnya (100)
* Adzab yang Turun Apapun Bentuknya Karena Sebab Dosa (101)
* Wajib Kita Kembali dan Merendahkan Diri kepada Allah, sebelum Turun Adzab (104)

KHUTBAH KEEMPAT (108)
* Sejarah Bencana Besar Yang Terjadi Pada Umat Islam (112)
* Fasal Tentang Kekeringan dan Kematian Yang Merata (112)
* Fasal Tentang Gempa dan Tanda-tanda (Kekuasaan Allah) (115)
* Banyaknya Gempa yang Terjadi di Dhouron, Dzamar, Pada Masa Raja Zholim Isma'il bin Al Qashim (121)

PENUTUP (123)


Kirim email ke