ASSALAMMU"ALAIKUM
| Rasisme Menjelang Piala Dunia |
| Jumat, 02 Juni 2006 - 13:36:20 WIB | |
| Sebuah T-Shirt yang bertuliskan penghinaan anti-Islam diedarkan oleh kaum sayap kanan dalam pertandingan menuju World Cup. Rasisme menjelang Piala Dunia? Hidayatullah.com--Kelompok sayap kanan melakukan provokasi terhadap kesebelasan-kesebelasan Muslim yang berpartisipasi dalam FIFA World Cup, yang yang akan dibuka 9 Juni 2006 depan. Fans-fans kesebelasan-kesebelasan Muslim dihimbau untuk tidak terjebak dalam
provokasi ini dan memilih untuk memberi contoh yang baik. Sebuah situs Muslim Jerman telah mendesak supporter sepakbola Muslim untuk tidak mengindahkan provokasi yang dilakukan oleh kelompok sayap kanan. Para fans Muslim harus memberi contoh yang baik dan menikmati pertandingan apapun hasil yang akan keluar, tulis situs Muslim Jerman tersebut Situs ini mengajak para fans Muslim untuk melaporkan kekerasan apapun yang mereka terima kepada polisi. Kelompok sayap kanan melakukan provokasi untuk membuat kericuhan, khususnya selama pertandingan kesebelasan Iran berlangsung. T-Shirt yang dihiasi kata-kata penghinaan anti Muslim telah diedarkan oleh kelompok sayap kanan. Salah satu T-Shirt itu berisikan kat-kata: Islamophobia dan bangga akan itu. Pertandingan sepakbola terbesar di dunia ini akan berlangsung mulia 9 Juni sampai 9 Juli dengan 32 kesebelasan yang akan bersaing memperebutkan penghargaan prestisius dalam jagad persepakbolaan. Anti Iran Beberapa hari sebelum even ini berlangsung, kelompok sayap kanan Jerman memobilisasi para pengikutnya untuk mengganggu kesebelasan-kesebelasan Muslim di Mondial. Kesebelasan Iran menjadi fokus utama gangguan tersebut. Kelompok sayap kanan memprovokasi suporter untuk berkumpul saat pertandingan kesebelasan Iran berlangsung dan mengibarkan bendera Israel untuk memberi dukungan pada kesebelasan yang bemain melawan kesebelasan Iran. Bendera Israel dipesan pada pabrik rumahan dengan harga 25 euro per bendera. Kesebelasan Iran bermain di Grup D dengan Meksiko, Angola dan Portugal. Kesebelasan Iran ini pertamaka kali harus menghadapi kesebelasan Meksiko pada 11 Juni. Kesebelasan Muslim lain yang berpartisipasi dalam even ini adalah Arab Saudi dan Tunisia. Hari Anti-Rasisme Sementara itu, FIFA telah menyusun rencana mengadakan Hari Anti Rasisme selama berlangsungnya World Cup demi menunjukkan perlawanannya terhadap rasisme dan diskriminasi. Tindakan ini akan dikoordinasi oleh komite penyelenggara turnamen, yang akan berlangsung selama seperempat final pada 30 Juni dan 1 Juli. Iklan-iklan televisi dan sebuah banner besar akan dibentangkan pada lingkaran pusat di 12 stadion World Cup yang juga dimasukkan dalam agenda anti rasisme dan diskriminasi. Dengan memuat moto Sebuah Tim yang Bersahabat , logo World Cup Jerman 2006 dan slogan Say No to Racism, banner-banner tersebut akan dibentangkan di setiap 64 pertandingan hingga segera setelah pembukaan World Cup. Tujuannya adalah untuk mengirim sebuah pesan yang jelas bahwa dunia menentang rasisme, jelas komite penyelenggara. Jerman menjadi sebuah kancah tindakan rasisme bernuansa kekerasan menjelang terselenggaranya World Cup. Beberapa minggu lalu terjadi insiden seorang politisi Turki yang dipukul dan dilukai dengan sebuah botol pecah di Lichtenberg, sebuah daerah pinggiran Berlin yang dikenal sebagai daerah yang paling banyak dihuni pengikut neo-Nazi. [iol/kar/cha] |
agus rasidi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
---------- Forwarded message ----------
From: herlin adnan asy syaraya <[EMAIL PROTECTED]>
Date: May 30, 2006 2:40 PM
Subject: [myQers] Istimewa yang dihancurkan
To: [EMAIL PROTECTED]
Assalamu'alaikum Warohmatullahi WabarokaatuhBagus buat renunganWassalamu'alaikum Warohmatullahi WabarokaatuhHerlin Adnan Asy Syaraya======================Istimewa yang dihancurkan
Berselang 1,5 tahun, cobaan kembali mendera bangsa
ini. Diujung tahun 2004 lalu, ratusan ribu rakyat Aceh
menjadi korban keganasan tsunami, kini pertengahan
tahun 2006 ribuan orang menjadi korban hentakan gempa
yang hanya bergetar 57 detik, Yokjakarta kota yang
sudah dimahfumkan keistimewaannya dalam berbagai hal,
luluh lantah dan manusianya begitu tak berdaya.
Gempa yang sama sekali tidak diperkirakan, padahal
dalam waktu yang bersamaan semua orang siaga untuk
menghadapi ancaman merapi yang sewaktu-waktu bisa
meletus. Pengungsi yang berjumlah ribuan akibat
letupan merapi masih hiruk pikuk dilokasi pengungsian.
Tiba-tiba disabtu pagi, Yokjakarta dibangunkan oleh
getaran gempa dengan kekuatan 5,9 Skala Righter.
Gunung yang tadinya daerah berbahaya, kini malah
menjadi tempat favorit untuk menghindari datangnya
tsunami. Isu adanya tsunami menggerakkan ratusan ribu
orang untuk mencari tempat yang lebih tinggi. Detik
demi detik korban terakumulasi, kini angka itu sudah
menembus 4000an orang yang meninggal dan ribuan orang
lain yang masih membutuhkan perawatan serius.
2 kota istimewa yang letaknya juga istimewa, dihadiahi
sebuah cobaan oleh maha Pencipta. Setidaknya kejadian
maha dahsyat didua kota yang berbeda yaitu Aceh dan
Yokjakarta menandakan Indonesia merupakan wilayah
khusus yang diperingatkan. Peringatan ini sangat wajar
mengingat manusia yang hidup dinegeri Indonesia ini
sudah mulai meninggalkan hakekat penciptaan NYA.
Bencana ini adalah cobaan dan sekaligus peringatan
penghudni di bentang Zamrut Khatulistiwa ini.
Kiamat Sudah Dekat, gambaran nyata dari lintasan
peristiwa di negeri kita. Manusia yang hidup dinegeri
ini mulai menunjukkan keserakahan dan ketamakannnya.
Ulama berubah menjadi Ummarah dan umatnya semakin
kehilang arah untuk mencari panutan. Korupsi seakan
manjadi barang biasa dan hukum tidak bisa menyentuh
mereka. Semua berteriak hancurkan korupsi dan banyak
pula yang membiarkan korupsi tetap langgeng. Amanah
merupakan barang mewah yang sulit ditemukan, dan kini
kita menjadi manusia yang hipokrit dengan bisikan
nurani.
Lembaran sejarah di negara kita tercatat dua daerah
Istimewa yaitu Aceh dan Yokjakarta, dan satu daerah
Khusus yaitu Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Dua
daerah istimewa sudah dihancurkan dan reengkarnasi ini
sudah mulai terlihat di Aceh. Tinggal satu lagi daerah
yang belum mendapat ujian tersebut Yaitu Jakarta.
Semua sudah mahfum Jakarta merupakan pusat dari
segalanya dinegara ini, termasuk pusatnya manusia yang
suka mengingkari pencipta NYA. 1,5 Tahun waktu sela
yang dibutuhkan gempa itu menjalari pantai pesisir
Sumatera menuju pesisir pantai selatan Yokjakarta, dan
poros diantaranya adalah Jakarta. Keseimbangan alam
akan menemukan titik jawabnya, bahwa teka-teki Jakarta
akan menghadapi bencana yang lebih dahsyat belum
terjawabkan. Setidaknya ujian itu bisa jadi akan
datang lebih cepat dari 1,5 Tahun.
Pertanyaannya Apakah kita sudah siap dikuburkan secara
massal ?
Arif H
www.sumbawanews.com
the first online news for sumbawa
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

