-----BEGIN PGP SIGNED MESSAGE-----
Hash: SHA1
Dari beberapa kali acara anak-anak dimana-mana, saya sempat lihat
ada snack yang dibagikan yang sebenarnya cukup berbahaya karena
mengandung zat pengawet dan pewarna.
Tapi sepertinya sangat sulit ya, untuk merubah pola konsumsi anak-anak
apalagi kalau anaknya ngeyel minta. Mungkin mulai dari sekarang kita
harus bisa lebih selektif dalam memilih makanan untuk anak-anak kita.
- ----- Forwarded message -----
Subject: Daftar Makanan Anak Indonesia Biang Kanker ???
From: Temen
Date: Wed, 11 Oct 2006 12:03:35 +0700
Daftar Makanan Anak Indonesia Biang Kanker
> 1. Okky Jelly Drink
> 2. Okky Bolo Drink
> 3. Inaco Jelly
> 4. Happydent White
> 5. Alloy Jelly
> 6. Donna Jelly
> 7. Lotte Juicy Fresh
> 8. Hore
> 9. Jas Jus
> 10. Disney SegarSari
> 11. Nutrisari Hangat
> 12. Segar Dingin
> 13. Frutilo Magic
> 14. Fortiplus
> 15. Vidoran Freshdrink
> 16. Hemaviton Jreng
> 17. Pop Ice
> 18. Ice Milk Juus
> 19. Naturade Gold
> 20. MariMas
> 21. Finto
> 22. Buah Sari
> 23. MariTeh Instan
> 24. Teh Sisri
> 25. Marimas degan
> 26. Kola-Kola
> 27. Sparta
> 28. Pop Drink
>> Si Manis Peracun Anak
http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=260154>
Nyaris 1 juta dolar AS uang riset digelontorkan, sementara lebih
dari 1.900 ekor tikus dilibatkan. European Ramazzini Foundation on
Oncology and Enviromental, lembaga riset terkemuka di Italia itu,
ingin membuktikan, apakah betul Aspartam sejenis pemanis buatan itu
berbahaya bagi kesehatan.
Ramazzini tidak keliru. Bahkan, fakta yang mereka kantongi jauh
lebih lebih mengerikan ratusan tikus telah siap menunggu ajal.
Aspartam, pemanis nonkalori yang memiliki tingkat kemanisan 200
kali gula itu, membikin tikus-tikus tadi langsung dihajar kanker
mematikan. Riset yang digelar pertengahan 2005 lalu itu membuat Uni
Eropa kian yakin dengan keputusan mereka melarang penggunaan
pemanis buatan pada produk makanan. Jajanan anak-anak, terutama.
Jepang , Malaysia , Brunei , Vietnam , langsung mengekor langkah
Uni Eropa. Mereka haramkan pula Siklamat, jenis pemanis buatan
yang
diduga dapat memicu kanker. Bagaimana Indonesia ?
Alih-alih dilarang beredar, produk-produk ini sejak lama menjadi
kawan akrab anak-anak SD. Mudah ditemui di warung-warung, bahkan
dijajakan secara besar-besaran di supermarket. Survei Lembaga
Konsumen Jakarta (LKJ) sepanjang Juni hingga Juli di sejumlah titik
di DKI Jakarta membuktikan hal itu.'Dari 49 sampel yang kami ambil,
lebih dari separuhnya mengandung pemanis buatan dalam konsentrasi
tinggi,'' kata Lies Permana Sari. Anggota tim peneliti LKJ itu,
kemarin (9/8), membeberkan temuan mereka yang telah dikonfirmasi
laboratorium Sucofindo.
Disebut berkonsentrasi tinggi, sebab produk ini memuat kadar gula
berlipat-lipat. Selain mengandung gula murni, produk tadi juga
ditambahi pemanis. Padahal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
jelas-jelas mengatakan, pemanis buatan hanya digunakan pada pangan
rendah kalori dan pangan tanpa penambahan gula. Adapun sampel-sampel
yang disisir LKJ meliputi produk jelly, permen, dan minuman. Ini
produk jajanan anak-anak. ''Kami sengaja memilih jenis itu,'' dia
menambahkan. Ada 25 merek jelly, 16 merek minuman serbuk, dan
delapan merek permen. Kelebihan zat pemanis ditemukan bukan hanya
pada merek-merek tak terkenal, tetapi juga brand-brand yang sering
nongol di layar televisi.
Bukan cuma mengandung konsentrasi pemanis tinggi, produk itu juga
seperti berupaya menyembunyikan sesuatu. Beberapa produk, seperti
Okky Jelly Drink, Okky Bolo Drink, Happydent White, Yulie Jelly,
Donna Jelly, Lotte Juicy Fresh, Vidoran Freshdrink, Naturade Gold,
dan Mariteh Instant, tidak mencantumkan batas maksimum penggunaan
pemanis buatan Aspartam.
Ini, menurut Lies, menyangkut perkara cukup penting. Riset
European Ramazzini Foundation tahun silam membuktikan bahwa
pemanis buatan Aspartam berisiko memicu kanker dan leukimia pada
tikus percobaan bahkan pada dosis pemberian Aspartam hanya 20mg/kg
BB.
''Secara anatomis tikus mirip dengan manusia. Apa yang terjadi
tikus
amat mungkin terjadi pula pada manusia,'' kata dr. Nurhasan,
anggota
tim riset LKJ. Karena itu pencantuman komposisi pemanis pada produk
amat penting, sebab ada acceptable daily intake (ADI) atau batas
jumlah pemanis yang boleh dikonsumsi seseorang sepanjang hidup.
Bahkan, kata dia, jauh-jauh hari riset BPOM pada November-Desember
2002 sudah menunjukkan bahwa konsumsi Siklamat sudah mencapai 240
persen ADI, sementara Sakarin pemanis buatan pemicu kanker kemih
sebanyak 12,2 persen nilai ADI.
Tak pelak, kata Lies, anak-anak merupakan konsumen yang paling
rentan terhadap dampak negatif dari pemanis buatan.''Otak mereka
masih berkembang,' ' terang dia. Beragam riset menunjukkan bahwa
pemanis buatan, terutama Aspartam,berpotensi memicu keterbelakangan
mental akibat penumpukan Fenilalanin menjadi Tirosin pada jaringan
syaraf. Berbeda dengan tikus, efek dari pemanis buatan pada
manusia memang tak mewujud seketika. Ia terus berakumulasi
danakan dipanen setelah si anak beranjak dewasa. ''Karena itu, ini
boleh dibilang silent disease,'' tutur Lies seraya mengutip
riset di
Italia yang menunjukkan bahwa sudah ada bukti serangan kanker
akibat
konsumsi pemanis buatan.
Apa alasan produsen menaburi pemanis makanan? Sulit dipungkiri,
terang Lies, ini terkait dengan upaya mereduksi ongkos produksi.
''Kalau dengan sedikit pemanis saja sudah bisa menggantikan
konsentrasi gula, kenapa tidak dipakai?,'' kata Lies seraya
mengatakan bahwa Aspartam, Sakarin, dan Siklamat memiliki tingkat
kemanisan dari 30 hingga 300 kali gula.
Menurut tim LKJ, As'ad Nugroho, BPOM hingga saat ini berkeras
pemanis buatan masih aman dikonsumsi umum asalkan memenuhi
komposisi. Apalagi ada 50 negara yang masih memperbolehkan
meski soal aman tidaknya pemanis buatan masih diperdebatkan hingga
detik ini. Pada kenyataannya,
terang dia, soal komposisi aman ini banyak produsen yang membandel.
''Saat minta izin BPOM,
mereka memberikan produk yang komposisinya tepat. Ke pasar, mereka
meluncurkan produk yang
lain,'' kata dia
- ----- End forwarded message -----
-----BEGIN PGP SIGNATURE-----
Version: GnuPG v1.4.3 (Darwin)
Comment: Using GnuPG with Mozilla - http://enigmail.mozdev.org
iD8DBQFFLJVuD/GRRsiHHYoRArJgAJwODdnJ7P9vo6PzGwjw0Ya8ylIAwgCfbLOd
N8Hsibtyt0HXjcY8foE6JAg=
=3zef
-----END PGP SIGNATURE-----
--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com