Ingin Haji Mabrur? Perbanyaklah Sedekah

Setiap orang yang akan pergi me­nunaikan ibadah haji, mendambakan predikat tert­inggi yang disebut haji mabrur. Haji mabrur artinya haji yang diterima oleh Allah SWT. Dalam implemen­tasinya,seseorang yang mabrur hajinya adalah orang yang akhlak, ketakwaaan clan kesalehan ritual maupun sosialnya sesudah pulang haji jauh lebih baik daripada sebelum ia menunaikan ibadah haji.

Untuk menggapai haji mabrur, tak hanya harus diupayakan selama berada di Tanah Suci. Yakni, melaksanakan segala ritual haji (rukun, wajib clan ibadah-ibadah sunat) dengan sebaik mungkin. Tidak kalah pen­tingnya adalah melakukan ikhtiar selama berada di Tanah Air. Menurut Pimpinan Wisata Hati, Ustadz Yusuf Mansur, salah satu hal terpenting yang perlu dilakukan oleh calon jamaah haji adalah bersedekah. "Sedekah merupakan salah satu jalan untuk meraih haji mabrur. Jadi kalau ingin mendapatkan gelar haji mambrur, perbanyaklah sedekah, terutama sebelum berangkat ke Tanah Suci," kata Yusuf Mansur kepada Republika. Menurut ustadz muda yang gemar mengampanyekan sedekah itu, seorang calon jamaah haji sebaiknya mem­perbanyak sedekah."Jangan pelit bersedekah. Sebab, sedekah itu mengandung hikmah dan manfaat yang luar biasa," tandas Yusuf Mansur yang juga pengasuh Pondok Pesantren Tahfizul Qur'an; Karang Tengah, Kota Tangerang. la lalu mengutip hadis Qudsi yang ber­bunyi, "Siapa yang berniat sedekah, maka kecepatan Allah membalas sedekah itu lebih cepat dari gerakan sedekahnya." "Jadi, kalau kita bersedekah dengan harap­an meraih haji mabrur, Insya Allah, Allah SWT akan memudahkan jalan kita clan menolong kita, sehingga meraih haji mabrur," paparnya. Selain itu, tambah Yusuf Mansur, sedekah pun mengandung hikmah untuk menolak bahaya. Rasulullah SAW bersabda, "Bersegeralah untuk bersedekah, sebab yang namanya bala itu tidak bisa mendahului sedekah." "Insya Allah, kalau kita gemar bersedekah; kita akan dijauhkan dari segala penyakit dan maraba­haya. Semua ini akan memudahkan kita dalam menjalankan segala ritual ibadah haji yang menuntut kesiapan dan kekuatan jasmani maupun rohani," katanya. Jadi, menurut Yusuf Mansur, sedekah itu ibarat asuransi bagi seorang calon jamaah haji. "Sedekah yang tulus-ikhlas menjamin seorangjamaah haji untuk menggapai haji mabrur," tuturnya. Lalu, berapa banyakkah sebaiknya sede­kah yang harus dikeluarkan oleh seorang calon jamaah haji? Yusuf Mansur mengibaratkan polis asuransi. Kalau ingin mendapatkan uang pertanggungan yang besar, maka harus mengeluarkan premi yang besar pula. "

Catatan: Jadi, kalau ingin mendapatkan hikmah yang sebesar-besarnya, gelar haji mabrur, jangan sayang untuk bersedekah. Bukan sekadar 2,5 persen. Paling tidak 10 persen dari pendapatan atau uang yang kita miliki," tegasnya


www.wisatahati.com

--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com


Kirim email ke