dari milis sebelah.
----------------------------------------
Romantisnya Rasulullah
Buat para suami-suami, seringkali kita memperdebatkan dan memperbincangkan
permasalahan yang berkaitan dengan kebahagiaan berumah tangga.
Seorang bapak (suami), pernah bertanya dalam sebuah dialog interaktif
konsultasi keluarga di sebuah situs Islam lokal, tentang bagaimana
mendapatkan kasih sayang dan pengabdian istri. Dan yang tidak kalah 'heboh',
tidak sedikit pertanyaan yang ujung-ujungnya ingin melakukan poligami dengan
berbagai alasan tentunya.
Poligami, jelas sangat diperbolehkan dan dicontohkan oleh baginda Rasul
meski pun dalam tradisi dan budaya masyarakat kita, beristri lebih dari satu
masih merupakan hal yang dianggap tidak lazim bahkan tabu.
Namun sepertinya, ada hal yang sering terlupakan oleh para suami, sudahkah
kita mencontoh Rasulullah dalam urusan romantisme berumahtangga? Sehingga
Nabi SAW -karena romantismenya yang luar biasa terhadap para istri beliau-
tidak pernah kita mendengar ada masalah yang besar dalam rumah tangga
bersama para istrinya.
Jadi, untuk sementara kesampingkan dulu masalah seperti ketidakbahagiaan
beristri yang usianya lebih tua, rumahtangga tidak harmonis, sehingga
memunculkan wacana yang saat ini sedang ngetrend; poligami.
Padahal sesungguhnya jika kita mau merenunginya kembali, bisa jadi
permasalahan utamanya sangat sederhana; kita kurang romantis!
Mari kemudian kita cermati tauladan dari Rasulullah, manusia agung yang
sangat romantis terhadap istri-istrinya sebelum kita bicarakan niat atau
kemungkinan untuk berpoligami.
Rasulullah SAW adalah contoh yang terbaik seorang suami yang mengamalkan
sistem Poligami. Baginda Nabi sangat romantis kepada semua istrinya.
Dalam satu kisah diceritakan, pada suatu hari istri-istri Rasul berkumpul ke
hadapan suaminya dan bertanya, "Diantara istri-istri Rasul, siapakah yang
paling disayangi?". Rasulullah SAW hanya tersenyum lalu berkata, "Aku akan
beritahukan kepada kalian nanti"
Setelah itu, dalam kesempatan yang berbeda, Rasulullah memberikan sebuah
kepada istri-istrinya masing-masing sebuah cincin seraya berpesan agar tidak
memberitahu kepada istri-istri yang lain.
Lalu suatu hari hari para istri Rasulullah itu berkumpul lagi dan mengajukan
pertanyaan yang sama. Lalu Rasulullah SAW menjawab, "Yang paling aku sayangi
adalah yang kuberikan cincin kepadanya". Kemudian, istri-istri Nabi SAW itu
tersenyum puas karena menyangka hanya dirinya saja yang mendapat cincin dan
merasakan bahwa dirinya tidak terasing.
Masih ada amalan-amalan lain yang bisa dilakukan untuk mendapatkan suasana
romatis seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW. Rasulullah SAW pernah
bersabda, "Apabila pasangan suami istri berpegangan tangan, dosa-dosa akan
keluar melalui celah-celah jari mereka".
Rasulullah SAW selalu berpegangan tangan dengan Aisyah ketika di dalam
rumah. Beliau acapkali memotong kuku istrinya, mandi janabat bersama, atau
mengajak salah satu istrinya bepergian, setelah sebelumnya mengundinya untuk
menambah kasih dan sayang di antara mereka.
Baginda Nabi SAW juga selalu memanggil istri-istrinya dengan panggilan yang
menyenangkan dan membuat hati berbunga-bunga. "Wahai si pipi
kemerah-merahan" adalah contoh panggilan yang selalu beliau ucapkan tatkala
memanggil Aisyah.
Itulah sedikit contoh romantisme Rasulullah SAW yang dapat kita teladani dan
praktekkan dalam kehidupan berumahtangga. Tentu, masih banyak contoh
romantisme lainnya.
Kepada suami-suami yang baik, mulailah bersikap lembut dan berupaya membuat
sang istri selalu mengembang senyumnya. Peganglah tangan istri anda setiap
waktu, setiap kesempatan. Begitu pula para istri-istri yang sholehah,
peganglah juga tangan suami anda untuk menghapuskan segala dosa-dosa.
Jadi, jika kita bisa meniru romantisme ala Rasul, sehingga istri pun
membalas dengan yang tidak kalah romantisnya, masalah mana lagi yang sempat
mampir dalam bahtera rumahtangga kita?
Ibarat kata, tidak ada makanan di rumah pun bisa diselesaikan berdua dengan
tetap tersenyum, bukan begitu?
--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com