Ass.WW Hal ini semakin mempertegas kebenaran tafsiran QS Huud ayat 40 sebagaimana tercantum dalam tulisan Gempa Tasikmalaya 28 November 2006 sebagai berikut : Hingga apabila perintah Kami datang dan dapur telah memancarkan air, Kami berfirman: "Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang , dan keluargamu kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya dan orang-orang yang beriman." Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit.(QS Huud ayat 40) Air dari dapur biasanya masih hangat atau panas. Untuk saat ini dengan mudah dapat diketahui keberadaan dapur itu di atas tanah Jawa. Lumpur Panas Lapindo Brantas di Porong itulah yang dimaksudkan ayat ini. Kembali dengan cantik Matematika Qur’an bertemu dengan Ramalan Jayabaya yang menurut seorang kawan mengatakan Pulau Jawa bagaikan perahu yang bocor dan kemudian akan tenggelam. Yang dimaksud bocoran pada perahu Jawa itu adalah Lumpur Panas Lapindo Brantas tersebut. Jadi jadwal tenggelamnya pesisir tanah Jawa tinggal sebentar lagi. Wass. Djarot D.

